GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Tengah Program MBG, Siswa MI Mulia 5 Surabaya Ikuti Simulasi dan Sosialisasi Hadapi Bencana Gempa

Ratusan siswa siswi Madrasah Ibtidahiyah Mulia 5 Surabaya mengikuti simulasi dan sosialisasi menghadapi bencana gempa bumi yang digelar BPBD Kota Surabaya.
Jumat, 17 Januari 2025 - 16:12 WIB
Siswa MI Mulia 5 Surabaya Ikuti Simulasi dan Sosialisasi Hadapi Bencana Gempa
Sumber :
  • sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Ratusan siswa siswi Madrasah Ibtidahiyah Mulia 5 Surabaya mengikuti simulasi dan sosialisasi menghadapi bencana gempa bumi yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya. Dengan simulasi dan sosialisasi pengenalan bahaya gempa bumi kepada anak-anak, diharapkan bisa mengantisipasi dan meminimalisir banyaknya korban jiwa, terutama pada anak-anak.

Para siswa siswi Madrasah Ibtidahiyah Mulia 5 Surabaya ini langsung berlarian keluar dari ruang kelas dan menuruni tangga, saat mendengar suara sirine meraung-raung tanda adanya bahaya bencana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka berhamburan berupaya menyelamatkan diri dari bahaya bencana gempa bumi dengan keluar dari dalam gedung sekolah.

Simulasi dan sosialisasi penyelamatan dari bencana gempa ini salah satu bentuk edukasi sejak usia dini kepada anak-anak sekolah dasar. Sehingga saat terjadi bencana, anak-anak ini bisa mengambil langkah cepat dan tepat untuk menyelamatkan diri dari bahaya gempa. Simulasi dan sosialisasi ini dinilai penting agar anak-anak memiliki bekal saat menghadapi bencana alam.

“Simulasi dan sosialisasi menghadapi bencana gempa ini merupakan edukasi kepada anak-anak didik kita, agar mereka bisa mengambil tidakan cepat dan tepat untuk menyelamatkan diri dari gempa,” ujar Netty, guru pembimbing Madrasah Ibtidahiyah Mulia 5 Surabaya.

“Dalam simulasi dan sosialisasi ini, mereka dibekali pengetahuan tentang migitasi gempa. Harapan kami anak-anak bisa percaya diri dan tidak panik saat terjadinya gempa sehingga bisa menyelematkan diri,” imbuhnya.

Pihak BPBD Kota Surabaya menyebutkan, perlunya pengenalan dan pemahaman bahaya bencana gempa kepada anak-anak, dengan dibiasakan melakukan simulasidan sosialisasi menghadapi bencana alam atau gempa untuk mengantisipasi dan meminimalisir korban jiwa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita tidak tahu kapan terjadinya bencana gempa. Tapi kita harus bisa mengantiisipasinya dengan terus menerus melakukan simulasi dan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk kepada anak-anak. Simulasi dan sosialisasi kepada anak ini upaya mengenalkan sejak dini bahaya gempa dan bagaimana upaya menyelamatkan diri,” ungkap Anang Kustiawan, Korlap BPBD Surabaya Timur. 

Diharapkan dengan menggelar simulasi dan sosialisasi menghadapi bencana alam diantaranya gempa bumi ini, para siswa sekolah dasar ini bisa percaya diri dan tidak panik saat terjadinya bencana sehingga mereka bisa mengamankan diri di tempat yang lebih baik. (msi/far)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Maung Garuda Diboyong ke Lokasi KTT ASEAN di Cebu

Kisah Maung Garuda Diboyong ke Lokasi KTT ASEAN di Cebu

Mobil kepresidenan Maung Garuda yang merupakan desain dan rakitan PT Pindad "diboyong" hingga sampai di Cebu, Filipina, dan menjadi ajang unjuk diri industri pertahanan Indonesia selama KTT Ke-48 ASEAN, sekretariat Presiden mengungkap cerita di belakang kisah tersebut. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Gubernur Sherly Tjoanda Ajak Seluruh Warga Maluku Utara Langitkan Doa untuk Siti Totou Umar yang Wafat di Tanah Suci

Gubernur Sherly Tjoanda Ajak Seluruh Warga Maluku Utara Langitkan Doa untuk Siti Totou Umar yang Wafat di Tanah Suci

Suasana duka menyelimuti rombongan jamaah haji asal Maluku Utara. Salah satu jamaah, Ibu Siti Totou Umar, dikabarkan wafat di tanah suci Medinah pada Jumat (8/5) siang Waktu Arab Saudi (WAS). 
Terungkap Isi Chat Kiai Ashari Minta Temani Tidur dan Ancam Santriwati, Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban

Terungkap Isi Chat Kiai Ashari Minta Temani Tidur dan Ancam Santriwati, Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, terungkap begini isi chat Kiai Ashari modus minta temani tidur hingga ancam santriwati agar menuruti perkataannya.
Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Kesal Pada Kepala Sekolah ‘Asbun’, hingga Dedi Mulyadi Borong Kue Harga Fantastis

Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Kesal Pada Kepala Sekolah ‘Asbun’, hingga Dedi Mulyadi Borong Kue Harga Fantastis

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda kesal hingga memberi teguran kepada kepala sekolah. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memborong kue dengan harga fantastis
Terungkap Ritual 'Aneh' Kiai Ashari yang Diduga Melecehkan Santri di Ponpes Ndolo Kusumo

Terungkap Ritual 'Aneh' Kiai Ashari yang Diduga Melecehkan Santri di Ponpes Ndolo Kusumo

Dunia maya tengah dihebohkan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang ahli agama, disapa Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT