GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejumlah SPBU di Pacitan Terpantau Layani BBM Bersubsidi Gunakan Jerigen, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Sejumlah SPBU di Kabupaten Pacitan terpantau melayani pembelian BBM bersubsidi jenis pertalite dan solar menggunakan jerigen dalam jumlah besar.
Selasa, 21 Januari 2025 - 13:33 WIB
Layani BBM Bersubsidi Gunakan Jerigen
Sumber :
  • tim tvone - agus wibowo

Pacitan, tvOnenews.com - Sejumlah SPBU di Kabupaten Pacitan terpantau melayani pembelian BBM bersubsidi jenis pertalite dan solar menggunakan jerigen dalam jumlah besar. 

Saat dikonfirmasi salah seorang pengemudi pembawa BBM ini mengatakan, hanya sebatas melakukan pengantaran ke sejumlah kios dari SPBU. Sedangkan pelayanan penjualan pertalite dan solar ini sudah sesuai dengan rekomendasi pihak terkait dan sepengetahuan pihak SPBU.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masyarakat konsumen BBM meminta pihak Pertamina untuk melakukan pengawasan penjualan BBM bersubsidi jenis pertalite dan solar menggunakan jerigen yang dilakukan pihak SPBU.

“Ya sebenarnya ada rekomendasi dari Dinas Perikanan Kelautan mas. Cuma kok kadang tidak dilayani atau dikesampingkan. Ketika BBM di SPBU nelayan habis kami harus membeli ke SPBU lain kan. Kalau tidak begitu kami tidak bisa melaut,” jelas Suranto, nelayan Pacitan.

Pihak Pertamina diminta untuk mengeluarkan surat teguran dan memberikan sanksi kepada SPBU yang memang melayani penjualan BBM menggunakan jerigen tanpa ada rekomendasi dari pihak manapun yang diberi kewenangan.

Pertamina Patra Niaga menerangkan sebetulnya pembelian menggunakan jerigen tersebut diperbolehkan bagi usaha micro, nelayan dan petani terutama yang memiliki surat rekomendasi dari Dinas Kelautan Perikanan, Kepala Desa /Penyuluh Pertanian Lapangan.

“Wilayah Pacitan merupakan wilayah yang konturnya pegunungan dan pesisir pantai. Tidak semua garis pantai yang ada nelayannya terdapat SPBU nelayan, tidak mungkin juga mereka membawa mesin kapal / mesin traktor pertanian ke SPBU. Oleh karena itu diatur oleh BPH Migas pembelian menggunakan jerigen di SPBU Umum,” terang Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus.

Ahad Rahedi menambahkan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) sudah menyampaikan pemanfaatan teknologi informasi melalui aplikasi XStar, yang digunakan untuk menerbitkan surat rekomendasi, telah memudahkan  usaha micro, petani dan nelayan untuk mendapatkan BBM subsidi dan kompensasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penerbitan surat rekomendasi dengan aplikasi XStar bertujuan agar pendistribusian BBM subsidi dan kompensasi tepat sasaran dan tepat volume.

"Aplikasi ini diharapkan dapat membantu konsumen pengguna dari berbagai sektor usaha mikro, pertanian, perikanan, transportasi umum, dan pelayanan umum mendapatkan kemudahan untuk penerbitan surat rekomendasi,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo geleng-geleng kepala setelah sering menerima laporan bahwa orang-orang yang dipercaya dan diangkatnya menjadi pejabat ternyata mencuri uang rakyat.
John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman akhirnya buka suara soal Teja Paku Alam yang belum dipanggil Timnas Indonesia meski tampil impresif bersama Persib dan mencatat 17 clean sheet.
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Media Inggris menyebut Timnas Indonesia mengalami peningkatan pesat jelang Piala Asia 2027. Skuad Garuda bahkan jadi sorotan dalam grup neraka.
Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan sebanyak 12 calon haji asal Sumut gagal berangkat ke Tanah Suci
John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman menegaskan pemain diaspora muda tetap jadi bagian penting Timnas Indonesia, namun seleksinya akan lebih ketat dari sebelumnya demi proyek Garuda.
WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT