GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Jalan Poros Sampang, Diduga Korban Pembunuhan

Seorang pria ditemukan warga sedang terbaring di jalan poros Desa Bapelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura dengan luka serius di sejumlah tubuhnya.
Selasa, 28 Januari 2025 - 15:51 WIB
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Jalan Poros Sampang, Diduga Korban Pembunuhan
Sumber :
  • dimas farik

Sampang, tvOnenews.com - Seorang pria ditemukan warga sedang terbaring di jalan poros Desa Bapelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura. Korban yang memakai sarung dan membawa sepeda motor tersebut diketahui mengalami luka serius di sejumlah tubuhnya karena diduga terkena sabetan senjata tajam.

Petugas kepolisian yang mengetahui informasi tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian dan memasang garis polisi. Hal ini dilakukan supaya lokasi steril dari kerumunan warga. Di lokasi, petugas kemudian menutup wajah dan tubuh korban dengan menggunakan kain. Kasus dugaan pembunuhan inipun viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari keterangan polisi, dugaan kasus pembunuhan terjadi pada Senin (27/1) di Dusun Melkok Timur, Desa Bapelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang.

"Kasus pembunuhan yang viral di media sosial memang terjadi di wilayah Dusun Melkok, Desa Bapelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang terjadi tanggal 27, Senin kemarin," Kata AKBP Hartono Kapolres Sampang, Selasa (28/1)

Menurut Hartono, kejadian berawal saat korban berinisial Y memakai sepeda motor dengan anaknya, tiba-tiba di tengah perjalanan dihadang oleh dua orang tak dikenal. Sementara sang anak kemudian melarikan diri dan memberitahu ibunya, namun setelah istri korban mendatangi TKP, sang suami diketahui dalam kondisi sudah meninggal dunia.

"Pada saat itu korban dihadang oleh dua orang, kemudian anaknya melarikan diri ke rumahnya yang jauhnya sekitar dua kilometer untuk memberitahu kepada sang ibu (istri korban). Sang istri kemudian ke TKP, dan diketahui korban sudah meninggal dunia," terangnya.

Ia mengatakan, kasus pembunuhan diduga bermotif asmara, namun petugas masih belum memberikan keterangan secara gamblang karena masih dalam proses penyelidikan.

"Ini masih dalam proses pendalaman terkait motifnya. Namun yang beredar persoalan asmara," lanjut AKBP Hartono Kapolres Sampang kepada awak media.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AKBP Hartono menambahkan, pelaku saat ini belum tertangkap. Namun petugas telah mengantongi ciri-ciri para pelaku.

"Saat ini kami telah mengantongi (identitas) para pelaku yang diduga melakukan pembunuhan termasuk ciri-ciri pelaku. Semoga dengan cepat, para pelaku segera tertangkap. Namun untuk saat ini para pelaku tidak ada di tempat," pungkasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

32 Anak Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta Rampung Jalani Visum Secara Bertahap

32 Anak Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta Rampung Jalani Visum Secara Bertahap

Sebanyak 32 anak yang diduga menjadi korban kekerasan di sebuah tempat penitipan anak (daycare) Little Aresha Yogyakarta telah selesai menjalani proses visum et repertum secara bertahap oleh tim medis bersama pihak berwenang.
Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Dugaan Pelanggaran Distribusi BBM di Jambi, Ambil Langkah Investigas dan PHK

Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Dugaan Pelanggaran Distribusi BBM di Jambi, Ambil Langkah Investigas dan PHK

Pertamina menindak tegas dugaan pelanggaran distribusi BBM yang melibatkan mobil tangki di wilayah Jambi. Saat ini, investigasi dan penindakan terhadap AMT telah dilakukan.
ASN Pemkab Sleman Ditemukan Tewas dengan Leher Tergorok, Polisi Temukan Pisau di Samping Korban

ASN Pemkab Sleman Ditemukan Tewas dengan Leher Tergorok, Polisi Temukan Pisau di Samping Korban

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di rumahnya wilayah Seyegan, kabupaten setempat, Jumat (15/5/2026) pagi.
Pujian Berkelas Media Korea Setelah Megawati Hangestri Pilih ke Hillstate daripada CLBK dengan Red Sparks

Pujian Berkelas Media Korea Setelah Megawati Hangestri Pilih ke Hillstate daripada CLBK dengan Red Sparks

Keputusan Megawati Hangestri yang akhirnya bersedia untuk comeback ke V-League namun gabung ke Hillstate bukan balik ke Red Sparks mendapat pujian media Korea.
Bursa Transfer: Dikabarkan Jadi Target Persib Bandung, Selangor FC Langsung Panas Dingin dan Pagari Pemecah Rekor Legenda Timnas Indonesia

Bursa Transfer: Dikabarkan Jadi Target Persib Bandung, Selangor FC Langsung Panas Dingin dan Pagari Pemecah Rekor Legenda Timnas Indonesia

Selangor FC bergerak cepat memagari Chrigor Moraes setelah tampil menggila dan mematahkan rekor 19 tahun Bambang Pamungkas, di tengah rumor minat Persib Bandung
Pontjo Sutowo Buka-Bukaan soal Sengketa Hotel Sultan, Minta Duduk Berunding: Kami Bayar Pajak Rp80 M per Tahun

Pontjo Sutowo Buka-Bukaan soal Sengketa Hotel Sultan, Minta Duduk Berunding: Kami Bayar Pajak Rp80 M per Tahun

Bos Hotel Sultan Pontjo Sutowo buka-bukaan soal sengketa dengan Pemerintah dan PPKGBK. Iamempertanyakan alasan kenapa hotel yang dikelola PT Indobuildco terus dipersoalkan.

Trending

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Dugaan child grooming oleh kepala sekolah SMK swasta di Pamulang viral di media sosial. Yayasan langsung menonaktifkan kepala sekolah tersebut.
Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengubah total cara pandang terhadap peninggalan sejarah Sunda. Pria yang akrab disapa KDM ini tegas
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT