GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Pick Up Jatuh ke Jurang Sedalam 150 Meter

Diduga sopir mengantuk, sebuah mobil pick up terjatuh ke jurang sedalam 150 meter di Lumajang, Jawa Timur pada Sabtu (1/2).
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 1 Februari 2025 - 13:40 WIB
evakuasi penumpang pick up dari dasar jurang
Sumber :
  • tvOne - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com - Diduga sopir mengantuk, sebuah mobil pick up terjatuh ke jurang sedalam 150 meter di Lumajang, Jawa Timur pada Sabtu (1/2). Akibat insiden ini, 2 orang yakni sopir dan kernet mengalami luka serius. 

Kedua korban merupakan sopir dan kernet yang diketahui bernama Rozikin (27) dan Alif Alfan Ubaidillah (23), warga Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, yang sedang dalam perjalanan pulang usai antar muatan telur ke wilayah Tanggul Jember. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses evakuasi korban berlangsung dramatis lantaran kondisi medan jurang sangat curam dengan kemiringan hingga 90 derajat. Petugas dibantu warga setempat harus turun menggunakan tali untuk melakukan evakuasi korban. 

Diketahui, kronologi kejadian bermula saat pick up yang dikemudikan korban hendak melewati hutan di blok Watu Tulis. Usai melewati tikungan, tiba-tiba mobil jatuh ke jurang. Diduga, sopir mengantuk hingga insiden tersebut tak terhindarkan.

Menurut keterangan warga, sebelum kecelakaan mobil tanpa muatan tersebut usai mengantar pesanan telur ke wilayah Kabupaten Jember. Saat hendak kembali ke Malang, sopir diduga mengantuk dan kejadian nahas tersebut tak terhindarkan. Beruntung 2 korban masih selamat namun mengalami luka patah tulang akibat insiden tersebut. 

"Ini penyebabnya sopir ngantuk. Sebenarnya korban ini beriringan dengan mobil temannya yang di belakang. Saat tiba di lokasi, mobil korban terlalu ke kanan dan sempat diklakson sama temannya namun ndak dengar hingga akhirnya jatuh ke jurang," kata Subur, salah satu warga di lokasi, Sabtu (1/2). 

Melihat mobil korban jatuh ke jurang, teman korban berusaha memanggil namun tidak ada respon, sehingga teman korban berusaha mencari bantuan warga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah kurang lebih 3 jam, kedua korban akhirnya bisa dievakuasi warga. Kini, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Tumpang, Kabupaten Malang untuk mendapat pertolongan medis. Sementara, mobil pick up masih belum bisa dievakuasi lantaran kondisi jurang yang curam menjadi kendala ditambah minimnya peralatan untuk proses evakuasi. 

"Kedua korban kritis, salah satunya mengalami patah tulang di bagian kaki dan bahu. Tadi korban sudah dibawa ke Puskesmas untuk mendapat pertolongan. Sementara, mobil pikapnya masih dibawah (jurang) ini menunggu bantuan alat berat untuk evakuasi," pungkasnya. (wso/gol) 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa Indonesia resmi masuk dalam proses awal bidding Piala Dunia Futsal 2028 untuk menjadi tuan rumah ajang futsal dunia yang berada di bawah naungan FIFA.
Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman manis, bakteri di mulut dengan cepat mengubah sisa gula menjadi asam yang dapat merusak enamel gigi. Tingginya
KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan masih melakukan pengejaran terhadap buron kasus suap pergantian antar waktu, Harun Masiku.
Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Mees Hilgers memasuki musim terakhirnya bersama FC Twente. Drama transfer bek tengah Timnas Indonesia ini memang sudah ramai sejak musim lalu. 
KPK dan Ombudsman RI Lakukan Pertemuan, Bahas Pencegahan Kasus Suap dan Gratifikasi Melalui Peningkatan Layanan Publik

KPK dan Ombudsman RI Lakukan Pertemuan, Bahas Pencegahan Kasus Suap dan Gratifikasi Melalui Peningkatan Layanan Publik

Wakil Ketua Ombudsman RI, Rahmadi Indra mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (12/6/2026).

Trending

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT