Kebakaran Hebat Ludeskan Toko Sembako Madura di Gresik, Dua Motor Ikut Hangus
- m habib
Gresik, tvOnenews.com - Diduga si pemilik lalai saat memindahkan bensin dari motor ke dalam botol, sebuah toko sembako madura di Jalan KH. Syafi’i, Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, terbakar hebat.
Amukan api yang dikabarkan mulai membesar dan melalap habis isi toko sembako Madura pada Jum'at pukul 17.35 tersebut, akhirnya baru bisa dijinakkan petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 19.07 WIB.
Tak hanya membakar barang dagangan di dalam toko madura, amukan si jago merah juga menghanguskan dua unit sepeda motor yang terparkir di halaman toko kelontong tersebut
Dari keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, kebakaran awalnya jelang maghrib sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu pemilik toko, Mohammad Zunaedy (30), tengah memindahkan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dari tangki sepeda motor Yamaha Bison ke botol literan menggunakan selang.
Nah tanpa disadari rupanya kontak sepeda motor masih dalam posisi "on" hingga akhirnya menyebabkan korsleting listrik dan memicu percikan api.
"Percikan api langsung menyambar bensin yang sedang dipindahkan. Api dengan cepat membesar dan melalap material mudah terbakar di dalam toko serta dua unit sepeda motor, yaitu Honda Megapro dan Yamaha Jupiter," kata Zunaedy, pemilik toko.
Ketika melihat kobaran api yang semakin besar, warga sekitar segera berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, sementara sebagian lainnya menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik dan Polsek Manyar.
Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman. Sementara itu tim patroli Polsek Manyar mengamankan lokasi dan mengatur lalu lintas agar tidak menghambat akses petugas damkar.
"Berkat gerak cepat tim damkar, api berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah hampir satu jam upaya pemadaman," ujar Kapolsek Manyar AKP Dante pada awak media.
Kapolsek menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sementara kerugian materiil masih dalam proses pendataan,
"Kami masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta mengamankan lokasi untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan," tutupnya.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan bahan bakar, terutama di dekat sumber listrik atau mesin yang masih aktif, guna mencegah kejadian serupa di masa depan. (mhb/far)
Load more