News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terburu-buru Mundur Sebagai Guru Akibat Video Syurnya Viral, Nasib Bu Salsa Akan Perjuangkan PGRI

Berlatar belakang keluarga guru, Bu Salsa juga mengikuti jejak kakek dan orang tuanya. Bu Salsa mengajar di sebuah SDN yang berada tidak jauh dari rumahnya.
Jumat, 7 Maret 2025 - 14:12 WIB
Bu Salsa (tengah) saat meminta maaf dan curhat di rumah Ilham wahyudi, Humas PB PGRI
Sumber :
  • sinto sofiadin

Jember, tvOnenews.com - Berlatar belakang keluarga guru, Bu Salsabila Rahma juga mengikuti jejak kakek dan orang tuanya. Bu Salsa mengajar di sebuah sekolah dasar negeri yang berada tidak jauh dari rumahnya. Di sekolah tersebut, Bu Salsa mengajar mata pelajaran matematika. Statusnya adalah guru honorer alias guru tidak tetap (GTT). 

"Dia mengikuti jejak orangtuanya menjadi guru. Dan sekolahnya masih satu kecamatan di Ambulu," jelas LY, tetangga Bu Salsa di Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Jember. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak video syurnya viral, Bu Salsa tidak lagi mengajar di sekolah tersebut. Bu Salsa memilih mengundurkan diri sebagai tenaga pengajar. Sejak itu juga, Bu Salsa jarang terlihat keluar rumah. 

Hingga akhirnya, Bu Salsa menggelar akad nikah pada Jumat (28/2) lalu. 

"Sejak videonya viral, saya tidak pernah melihat Bu Salsa lagi. Baru dia akad nikah, baru lihat dia lagi," terang LY.

Sebagai guru honorer, Bu Salsa ikut 'bertempur' agar bisa lolos menjadi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Semua syarat pengajuan PPPK dipenuhi Bu Salsa. 

Perjuangan Bu Salsa beradu nasib dengan ribuan honorer lain akhirnya membuahkan hasil. Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, meloloskan Bu Salsa di seleksi berkas PPPK tahap II tahun anggaran 2024.

Namun sayang, sebelum dinyatakan lolos seleksi PPPK, Bu Salsa mengundurkan diri sebagai guru. 

Mundurnya Bu Salsa terkait video syurnya yang viral di jagad maya. 

Menurut Ilham Wahyudi, Humas PB PGRI, dirinya sempat berkomunikasi dengan Bu Salsa terkait pengunduran dirinya sebagai guru. 

"Saya sempat menanyakan kepada Bu Salsa, mengapa kok mengundurkan diri apakah keputusan tersebut dipikir dengan matang atau cuman grusa grusu (terburu-buru)," terangnya pada Kamis (6/3) malam. 

Jawaban Bu Salsa, lanjut Ilham, keputusannya mundur sebagai guru karena videonya mendadak viral. Bu Salsa tidak berpikir panjang untuk mengambil keputusan tersebut. 

Keputusan mundur tersebut terjadi pada 7 Februari 2025 lalu. Namun beberapa hari kemudian muncul hasil ujian seleksi PPPK dan menyatakan Bu Salsa lolos seleksi. 

"Sangat disayangkan jika Bu Salsa mundur. Terlebih dia lolos PPPK yang notabene idaman setiap honorer. Perjuangan lolos PPPK tidak main-main lho," kata Ilham. 

Selain sebagai humas PB PGRI, Ilham juga aktivis pendidikan akan mengupayakan agar Bu Salsa tetap menerima haknya sebagai guru yang lolos PPPK tahap II tahun 2025.

"Dia masih layak menjadi guru. Toh dia sudah minta maaf telah membuat video syur itu. Lagi pula dia juga korban penipuan pacar onlinenya. Intinya, video syur tersebut bukan kesengajaan Bu Salsa untuk disebar dan diperjualbelikan. Dia hanya korban," terangnya panjang lebar. 

Ilham berharap Bu Salsa bisa kembali mengajar sesuai bidangnya. 

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Pemkab Jember, Sukowinarno mengaku telah menindak lanjuti ketika video guru tersebut menyebar di beberapa platform digital. 

Menurutnya, Panselda rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemkab Jember telah, mengkonfirmasi terhadap kepala sekolah tempat guru perempuan ini mengajar. 

"Kami konfirmasi langsung kepada kepala sekolahnya dan hadi ke BKPSDM. (Kepala Sekolah) menyampaikan kalau yang bersangkutan sudah mengundurkan diri (tidak aktif) kerja per-7 Pebruari 2025," ujarnya. 

Suko mengatakan, Kepala Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Ambulu Jember telah membuat surat pernyataan bermaterai yang menegaskan, kalau guru perempuan ini sudah tidak aktif berkerja. 

"Sudah kami mintai pernyataan tertulis bermaterai terkait sudah tidak aktifnya (guru perempuan)," ungkapnya. 

Berdasarkan keterangan tertulis pihak sekolah itu, Suko pastikan guru perempuan ini tidak memenuhi syarat mendaftar PPPK Pemkab Jember tahap II. 

"Sebagai dasar pertimbangan TMS, sebagai  pendaftaran PPPK," imbuhnya. 

Sebatas informasi, nama Bu Salsa dinyatakan lolos seleksi berkas PPPK, berdasarkan Pengumuman Nomor:800.1.2.2/664/35.09.414/2025 yang ditandatangani Plt Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman pada 13 Februari 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guru perempuan tersebut masuk 3844 pelamar yang lulus seleksi administrasi PPPK Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember Pra Sanggah. 

Nampak, perempuan ini mengambil formasi tenaga teknis adminitrasi perkantoran di Satuan Pendidikan Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ambulu Jember. (sss/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Disorot Eropa, Anak Asuh John Herdman Dianggap Lebih Baik Ketimbang Tim Peringkat 93 dan 99 FIFA: Garuda Punya Keunggulan

Timnas Indonesia Disorot Eropa, Anak Asuh John Herdman Dianggap Lebih Baik Ketimbang Tim Peringkat 93 dan 99 FIFA: Garuda Punya Keunggulan

Timnas Indonesia mulai mencuri perhatian pengamat sepak bola Eropa setelah dinilai memiliki kualitas yang tak kalah, bahkan lebih unggul dari rival regionalnya.
Bojan Hodak Sampaikan Kabar Buruk Jelang Duel Persib Vs Bali United, Ada Apa?

Bojan Hodak Sampaikan Kabar Buruk Jelang Duel Persib Vs Bali United, Ada Apa?

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, ungkap kabar buruk jelang pertandingan krusial pekan ke-27 Super League 2025-2026 melawan Bali United pada Minggu (12/4/2026).
Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Duel Dua Tim Pesakitan akan Buka Hari Kedua Seri Solo

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Duel Dua Tim Pesakitan akan Buka Hari Kedua Seri Solo

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026 Jumat 10 April yang akan menyuguhkan dua laga dari sektor putra dan putri.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Tim Raksasa Ini di FIFA Matchday Juni

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Tim Raksasa Ini di FIFA Matchday Juni

Media Vietnam mulai mencurigai langkah PSSI dalam memilih lawan untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, bisa jadi merupakan tim besar yang jadi lawannya.
Meski Tertinggal Jauh dari Persib di Klasemen, Jordi Amat dan Dony Tri Pamungkas Optimistis Persija Masih Bisa Mengejar

Meski Tertinggal Jauh dari Persib di Klasemen, Jordi Amat dan Dony Tri Pamungkas Optimistis Persija Masih Bisa Mengejar

Persija wajib menang atas Persebaya demi jaga asa di papan atas. Jordi Amat optimistis 8 laga sisa jadi peluang, Jakmania diminta terus percaya.
Wanita Tewas Diduga Digorok di Cibitung, Polisi Ungkap Identitas Korban

Wanita Tewas Diduga Digorok di Cibitung, Polisi Ungkap Identitas Korban

Polisi mengungkapkan fakta baru di balik penemuan wanita yang tewas bersimbah darah diduga digorok di sebuah rumah wilayah Desa Kertamukti, Cibitung, Bekasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT