GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Surabaya Pionir Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik, Menteri PU Apresiasi Inovasi TPA Benowo

Pengelolaan sampah di Indonesia memasuki babak baru dengan terobosan inovatif yang dilakukan oleh Kota Surabaya.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 9 Maret 2025 - 13:41 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo Apresiasi Inovasi TPA Benowo
Sumber :
  • tvOne - zainal

Surabaya, tvOnenews.com - Pengelolaan sampah di Indonesia memasuki babak baru dengan terobosan inovatif yang dilakukan oleh Kota Surabaya. Melalui Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, Surabaya berhasil mengolah sampah menjadi energi listrik, sebuah langkah yang diapresiasi oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dalam kunjungannya ke lokasi tersebut.

Dalam kunjungan yang dilakukan pada hari Jumat lalu, Menteri Dody disambut hangat oleh Walikota Surabaya, Ery Cahyadi, yang turut memaparkan capaian luar biasa kota ini dalam pengelolaan sampah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

TPA Benowo kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembuangan sampah, tetapi juga menjadi pusat pengolahan sampah yang mengubah 1.200 ton sampah setiap harinya menjadi energi listrik melalui teknologi Waste-to-Energy (WTE). 

Setiap hari, proses tersebut menghasilkan 12 Mega Watt (MW) energi listrik yang disalurkan ke masyarakat melalui jaringan PLN, membantu memenuhi kebutuhan energi kota Surabaya.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota Surabaya.

"Saya sangat mengapresiasi keberhasilan Surabaya dalam mengelola sampah menjadi energi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat. Ini adalah contoh konkret dari penerapan ekonomi sirkular yang sangat kami dorong di tingkat nasional. Surabaya telah menunjukkan bahwa pengelolaan sampah dapat menjadi solusi yang berkelanjutan, bukan hanya untuk kebersihan tetapi juga untuk ketahanan energi," ungkap Menteri Dody.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Surabaya, Ery Cahyadi, memaparkan bahwa kota Surabaya telah memulai pengolahan sampah menjadi energi listrik sejak tahun 2021.

"TPA Benowo adalah satu-satunya fasilitas di Indonesia yang mengolah sampah menjadi energi listrik. Ini bukan hanya membantu mengurangi beban sampah, tetapi juga menjadi sumber energi alternatif yang dapat memperkuat ketahanan energi kota kami," ujar Ery Cahyadi.

Ery juga menambahkan, pemerintah kota berencana untuk memperluas penggunaan limbah makanan sebagai bahan baku kompos, yang juga akan menjadi bagian dari upaya untuk mengurangi dampak lingkungan dan mengelola sampah dengan lebih efisien

Menteri Dody menegaskan bahwa pengelolaan sampah yang berbasis ekonomi sirkular adalah langkah penting dalam menghadapi masalah sampah di Indonesia.

"Ini adalah bagian dari upaya besar Kementerian PU untuk mendorong pengelolaan sampah yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Kami juga terus bekerja sama dengan pemerintah daerah, termasuk di Surabaya, untuk mendorong inisiatif serupa di seluruh Indonesia," kata Dody.

Dalam konteks ini, Menteri Dody menggarisbawahi pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam penyediaan infrastruktur dan lahan yang dibutuhkan untuk mengembangkan lebih banyak fasilitas Waste-to-Energy (WTE) di berbagai kota besar di Indonesia.

Selain mengapresiasi keberhasilan pengelolaan sampah di Surabaya, Menteri Dody juga menyoroti tantangan yang masih ada dalam pengelolaan sampah secara lebih luas.

"Kita harus bersama-sama mengatasi tantangan seperti ledakan populasi dan urbanisasi yang meningkatkan volume sampah, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah. Keberhasilan Surabaya adalah bukti bahwa kita bisa melakukan perubahan besar dengan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta," tambahnya.

Surabaya menjadi contoh nyata bahwa pengelolaan sampah yang efektif dapat mengurangi beban sampah yang masuk ke TPA sekaligus menghasilkan energi yang bermanfaat. Ke depan, Menteri PU berharap lebih banyak kota di Indonesia yang bisa meniru inovasi Surabaya dalam mengolah sampah menjadi sumber daya yang bernilai.

Pengelolaan sampah di TPA Benowo menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, sampah bukan hanya menjadi masalah, tetapi juga bisa menjadi peluang besar bagi ketahanan energi dan keberlanjutan lingkungan. Langkah Surabaya menjadi contoh penting bagi kota-kota lain untuk bersama-sama mengatasi tantangan sampah. 

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, Indonesia bisa mewujudkan masa depan yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita semua," ujar Dody Hanggodo mengakhiri kunjungannya di Surabaya. (zaz/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sehebat Apa Ronald Koeman Jr, Kiper Belanda yang Dirumorkan Dibidik Persib?

Sehebat Apa Ronald Koeman Jr, Kiper Belanda yang Dirumorkan Dibidik Persib?

Persib Bandung dikabarkan berpeluang merekrut kiper asal Belanda Ronald Koeman Jr pada bursa transfer musim panas mendatang. Nama Koeman Jr disebut masuk dalam
Mengenal Alfin Faiz Kelilauw, Bek Muda yang Direkomendasikan Andik Vermansah ke John Herdman

Mengenal Alfin Faiz Kelilauw, Bek Muda yang Direkomendasikan Andik Vermansah ke John Herdman

Mengenal Alfin Faiz Kelilauw, bek muda potensial yang direkomendasikan Andik Vermansah ke Timnas Indonesia setelah dipantau langsung John Herdman.
Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kulon Progo Usai Hujan Lebat, Sejumlah Rumah Warga Rusak

Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kulon Progo Usai Hujan Lebat, Sejumlah Rumah Warga Rusak

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta sejak Senin (16/2/2026) sore hingga Selasa (17/2/2026) dini hari memicu tanah longsor di dua kapanewon.
MUI Jawab 'Menohok' Soal Perbedaan Awal Ramadan Pemerintah dan Muhammadiyah

MUI Jawab 'Menohok' Soal Perbedaan Awal Ramadan Pemerintah dan Muhammadiyah

Perbedaan awal Ramadan 1447 Hijriah antara pemerintah dan Muhammadiyah kembali terjadi tahun ini. Di tengah potensi perdebatan di masyarakat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai perbedaan waktu memulai puasa merupakan hal yang wajar dalam praktik keagamaan di Indonesia.
BMKG Imbau Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Sumatera Utara

BMKG Imbau Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Sumatera Utara

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau nelayan dan pemangku kepentingan lainnya agar waspada potensi gelombang tinggi yang dapat terjadi
Mantan Pelatih Khabib Nurmagomedov Sambut Cain Velasquez Usai Bebas dari Penjara: Kamu Adalah Inspirasi Seluruh Dunia

Mantan Pelatih Khabib Nurmagomedov Sambut Cain Velasquez Usai Bebas dari Penjara: Kamu Adalah Inspirasi Seluruh Dunia

Mantan Pelatih Khabib Nurmagomedov, Javier Mendez menyambut hangat kembalinya mantan juara UFC, Cain Velasquez yang resmi bebas dari penjara.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT