GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nenek Tukang Pijat Ditemukan Membusuk Lima Hari Dalam Kos di Kota Malang

Warga sekitar jalan Arismunandar gang 5 Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Malang digemparkan dengan adanya penghuni kos meninggal dalam kondisi membusuk
Jumat, 21 Maret 2025 - 13:57 WIB
Nenek Tukang Pijat Ditemukan Membusuk Lima Hari di Dalam Rumah Kosong di Kota Malang
Sumber :
  • edi cahyono

Malang, tvOnenews.com - Warga sekitar jalan Arismunandar gang 5 Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang digemparkan dengan adanya penghuni kos meninggal dalam kondisi membusuk lebih dari empat hari.

Kapolsek Klojen Kompol Moch. Budiarto mengatakan, penemuan mayat seorang nenek di dalam kamar kos pertama kali diketahui saksi bernama Imam Syafii (50) dan M Slamet (24) semuanya warga Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang mencium bau busuk yang berasal dari dalam rumah kosong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kedua saksi mencium bau busuk yang sangat menyengat yang berasal dari dalam rumah kosong yang terletak di Jalan Aris Munandar no 51 RT 04 RW 04 Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang," ujar Kompol Budiarto, Jum'at (21/3/2025).

Lanjut, kedua saksi langsung masuk ke dalam rumah kosong sekitar pukul 11.00 WIB dan melihat kaki korban yang tergeletak di lantai rumah kosong.

"Para saksi masuk ke dalam rumah tersebut dan melihat korban sudah tergeletak di atas lantai dengan posisi kepala di sebelah utara dan kondisinya sudah banyak belatung," imbuhnya.

Melihat kejadian ini, kata Budiarto, sekitar pukul 12.00 WIB, para saksi melaporkan ke Babinkabtimas Kelurahan Kiduldalem hingga ke piket Reskrim Polsek Klojen dan Inafis Polresta Malang Kota.

"Mendapatkan laporan ini, petugas datang ke lokasi dan melakukan olah TKP," tutur Budiarto. 

Hasil olah TKP diketahui korban bernama Marice (77) asal  Desa Pulungan RT 06 RW 02 Desa Pulungdowo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

"Menurut keterangan dari Inafiis Polresta Malang Kota, korban meninggal sekitar lima hari yang lalu dan kondisi tubuhnya tidak diketemukan tanda tanda kekerasan. Selanjutnya jenazah korban dievakuasi ke kamar jenazah RSSA Kota Malang untuk dimitakan visum," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditambahkan Budiarto, berdasarkan keterangan saksi Diah Dwi Purnamaningsih (45) yang juga penghuni rumah kosong di TKP, korban terakhir masih terlihat pada hari Rabu tanggal 12 Maret 2025 sekira pukul 19.30 WIB, dan hingga hari ini baru mengetahui kalau korban sudah meninggal dunia.

"Korban kesehariannya sering memberi makan kucing yang ada di dalam rumah kosong dan dulunya berkerja sebagai tukang pijat urut," pungkasnya. (eco/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tinggal Selangkah Jadi WNI! Raja Assist Ini Eligible Dinaturalisasi, John Herdman Bisa Panggil ke Timnas Indonesia

Tinggal Selangkah Jadi WNI! Raja Assist Ini Eligible Dinaturalisasi, John Herdman Bisa Panggil ke Timnas Indonesia

Taisei Marukawa memenuhi syarat naturalisasi usai 5 tahun di Indonesia. Raja assist Dewa United ini berpeluang memperkuat Timnas Indonesia era John Herdman.
Talud Sungai Ambrol Diterjang Banjir Bandang, Akses Perumahan di Pati Terancam Putus

Talud Sungai Ambrol Diterjang Banjir Bandang, Akses Perumahan di Pati Terancam Putus

Akses satu-satunya menuju Perumahan Metaraman Jaya di Desa Metaraman, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terancam putus setelah talud penahan jembatan ambrol diterjang banjir bandang.
Kunjungan Presiden Prabowo ke AS Bawa Nilai Strategis bagi Indonesia

Kunjungan Presiden Prabowo ke AS Bawa Nilai Strategis bagi Indonesia

Kunjungan Presiden Prabowo ke Amerika Serikat membawa nilai strategis bagi Indonesia, baik secara ekonomi maupun dukungan kepada Palestina.
PDIP Soal Prabowo Hadiri KTT BoP: Kasih Kesempatan Melangkah Nyata

PDIP Soal Prabowo Hadiri KTT BoP: Kasih Kesempatan Melangkah Nyata

PDIP menilai langkah Prabowo hadir dalam forum internasional BoP merupakan bentuk keseriusan Indonesia dalam menyuarakan dukungan terhadap Palestina di level global.
Gara-gara Masalah Dapur, Oknum PNS di Bogor Gelap Mata Siksa ART: Ditendang hingga Dipukul Berkali-kali

Gara-gara Masalah Dapur, Oknum PNS di Bogor Gelap Mata Siksa ART: Ditendang hingga Dipukul Berkali-kali

Seorang wanita yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial OAP (37) kini harus berurusan dengan hukum. 
Ada di Ujung Garut, Leuweung Sancang Hutan Sakral dan Keramat Diwarnai Keindahan Bentangan Alam yang Memukau

Ada di Ujung Garut, Leuweung Sancang Hutan Sakral dan Keramat Diwarnai Keindahan Bentangan Alam yang Memukau

Di tengah bentangan alam yang bikin takjub, Garut masih punya hutan konservasi penuh mitos, mistis, sakral, dan keramat, yakni Cagar Budaya Leuweung Sancang.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Bung Harpa mencoba menelusuri apa penyebab banyaknya pemain naturalisasi yang memutuskan untuk pindah ke Super League. Salah satu yang disorot soal gaji mereka.
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT