News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Kedelai Meroket, Produsen Tahu Tempe Menjerit

Harga kedelai impor melonjak tajam membuat produsen tahu dan tempe di Sidoarjo menjerit. Kenaikan bahan baku utama ini memaksa pabrik mengecilkan ukuran produk.
Kamis, 24 April 2025 - 18:08 WIB
Pabrik Tahu di Sidoarjo Masih Beroperasi meski Haga Kedelai Naik
Sumber :
  • tvone - khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com – Harga kedelai impor yang melonjak tajam membuat produsen tahu dan tempe di Sidoarjo, Jawa Timur, menjerit. Kenaikan harga kedelai yang menjadi bahan baku utama memaksa pabrik mengecilkan ukuran produk agar tetap tetap bertahan di tengah beban modal yang terus membengkak.

Harga kedelai impor sebelumnya stabil diangka Rp 8.000 per kilogram kini naik menjadi Rp 10.200 hingga Rp 10.800 untuk kualitas premium. Kondisi ini membuat para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sektor pangan tradisional berada di ujung tanduk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sunardi, produsen tahu asal Taman, Kecamatan Taman, Sidoarjo, mengungkapkan bahwa dirinya terpaksa mengurangi ukuran tahu agar tetap bisa menjual dengan harga yang sama. ”Kalau dinaikkan, pembeli kabur. Jadi porsinya dikurangi,” ungkapnya.

Sunardi mengaku dalam sehari bisa menghabiskan hingga 1,2 ton kedelai untuk produksi. Namun dengan meroketnya harga kedelai, keuntunganpun kian menipis. ”Sekarang naiknya sampai tiga ribu per kilo. Kalau nggak pinter ngitung, bisa rugi,” jelas Sunardi.

Produsen tahu dan tempe juga mengeluhkan sulitnya mendapatkan kedelai lokal berkualitas. Sehingga harus memilih kedelai impor asal Amerika yang dinilai lebih bersih dan efisien, meski kini harganya melambung tinggi.

Sementara itu, Agus, penjual tahu eceran mengungkapkan, ,meski ukuran tahu mengecil, pembeli masih bisa menerima. ”Harga masih dua ribu per biji, tapi sekarang memang lebih kecil. Selama belum naik harga, masih aman,” ujarnya.

Produsen tahu dan tempe berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan harga kedelai dan menjamin pasokan. Tanpa intervensi, mereka khawatir banyak UMKM bakal gulung tikar. ”Kalau terus begini, kami nggak kuat. Pemerintah harus hadir. Ini bukan cuma soal usaha, tapi juga dapur masyarakat,” kata Agus. (khu/ias)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

Berikut daftar 17 pemain drama Korea Doctor X: Mafia in White, berlatar medis kedokteran yang dibintangi Kim Ji Won.
Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Pastikan Polri Bersama Masyarakat

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Pastikan Polri Bersama Masyarakat

Kapolda menegaskan kehadiran polisi harus dirasakan warga bukan hanya saat terjadi persoalan tetapi juga dalam memberikan rasa aman sehari-hari.
Piala Dunia 2026 Dituduh Ada Pemain Ilegal, FIFA Pastikan Kiper Kelahiran Prancis Sah Bela Kongo

Piala Dunia 2026 Dituduh Ada Pemain Ilegal, FIFA Pastikan Kiper Kelahiran Prancis Sah Bela Kongo

Walau sudah lebih dari empat bulan selesai, Nigeria dan Jamaika mempertanyakan status kelayakan kiper Kongo, Lionel Mpasi yang tampil di Piala Dunia 2026. 
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Hasil Drawing IBL All Indonesia 2026, Satria Muda Bandung dan Dewa United Banten Beda Grup

Hasil Drawing IBL All Indonesia 2026, Satria Muda Bandung dan Dewa United Banten Beda Grup

Dua finalis IBL All Indonesia edisi 2025, Satria Muda Pertamina Bandung dan Dewa United Banten, kali ini ditempatkan di grup berbeda sehingga peluang keduanya kembali bertemu di partai puncak tetap terbuka.
Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Dalam operasi tersebut, TNI juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian kontak tembak dengan OPM/KKB.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT