News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pembangunan Huntara Bagi Penyintas Semeru Macet, Ini Penjelasan Pemkab Lumajang 

Pembangunan Hunian Sementara (huntara) untuk penyintas Gunung Semeru di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, macet
Kamis, 24 Maret 2022 - 08:13 WIB
Proses pembangunan hunian tetap bagi penyintas Semeru
Sumber :
  • tvone - wawan s

Lumajang, Jawa Timur - Pembangunan Hunian Sementara (huntara) untuk penyintas Gunung Semeru di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, macet. Data terbaru dari Pemkab Lumajang pada tanggal 21 Maret 2022 menunjukkan dari target 547 unit yang akan dibangun pada tahap 1 ini, hanya 99 unit yang telah selesai dibangun dan 315 unit lagi sedang proses pembangunan. Sedangkan, yang belum diproses terdapat 133 unit. 

Angka tersebut terbilang jauh dibandingkan dengan progres pembangunan hunian tetap (huntap) di lokasi yang sama. Pembangunan huntap kini sudah mencapai 74 persen berdasarkan data terbaru Pemkab Lumajang pada 21 Maret 2022. Dari total 1951 unit yang akan dibangun, sudah dalam proses sebanyak 1483 unit dan 468 belum diproses. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nugroho Dwi Atmoko, selaku ketua tim pembangunan Huntara, mengatakan lambatnya pembangunan huntara terjadi karena yang mengerjakan adalah Non-Govermental Organization (NGO). Menurutnya, dari 70 NGO yang masuk dalam daftar pengerjaan huntara tahap 1, hanya 53 yang mengerjakan. Sedangkan, 17 lainnya tidak ada konfirmasi. 

"Karena huntara yang mengerjakan kan donatur. Dari 70 NGO itu yang mengerjakan 53, yang lain sampai sekarang tidak ada konfirmasi," kata Nugroho.

Selain itu, Nugroho juga mengatakan bahwa kemampuan finansial serta tenaga masing-masing NGO berbeda. Sehingga pihaknya kesulitan untuk mendesak dilakukan percepatan pembangunan. 

"Kemampuan masing-masing NGO baik dari segi pendanaan, dan sumberdaya manusianya kan beda-beda, sehingga kita tidak bisa minta mempercepat. Apalagi rata-rata mereka itu dari luar kota," tuturnya. 

Faktor cuaca dan medan ternyata juga menjadi penyebab terhambatnya pembangunan huntara. Pasalnya, lokasi yang dibangun huntara, awalnya merupakan hutan produksi. 

"Faktor cuaca dan medan dari hutan produksi kemudian jadi perumahan butuh banyak hal yang cukup berat," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemkab Lumajang berencana melakukan evaluasi terhadap NGO, sebelum proses pembangunan tahap kedua dilaksanakan. 

Ditahap kedua nanti, selain memasukkan NGO yang belum tercover dalam proses pengerjaan tahap pertama, menurut Nugroho, hanya 53 NGO dari tahap pertama yang akan dimasukkan list pengerjaan tahap kedua. Sedangkan sisanya, akan diambil alih oleh Baznas. Termasuk juga NGO yang menyatakan tidak sanggup melanjutkan proses pengerjaan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jakarta Bhayangkara Presisi Dikabarkan Rekrut Pemain Asing Asal Slovenia untuk AVC Champions League 2026

Jakarta Bhayangkara Presisi Dikabarkan Rekrut Pemain Asing Asal Slovenia untuk AVC Champions League 2026

Jakarta Bhayangkara Presisi dikabarkan akan merekrut pemain asing berposisi outside hitter asal Slovenia untuk tampil di AVC Champions League 2026.
Nama Baru di Daftar Calon Striker AC Milan: Mesin Gol Portugal yang Terpinggirkan di PSG Masuk Radar Rossoneri

Nama Baru di Daftar Calon Striker AC Milan: Mesin Gol Portugal yang Terpinggirkan di PSG Masuk Radar Rossoneri

AC Milan terus menambah daftar buruan striker anyar menjelang bursa transfer musim panas. Kali ini, nama penyerang Paris Saint-Germain, Goncalo Ramos, mencuat.
Persib Bandung Tergusur! Borneo FC Kudeta Puncak Klasemen Super League 2025-2026, Bojan Hodak: Keberuntungan Borneo FC?

Persib Bandung Tergusur! Borneo FC Kudeta Puncak Klasemen Super League 2025-2026, Bojan Hodak: Keberuntungan Borneo FC?

Persib Bandung yang sebelumnya kokoh di puncak, kini harus rela turun posisi setelah Borneo FC Samarinda mencuri kemenangan krusial. Bojan Hodak berbicara bahwa situasinya 
Pengakuan Nofiandi, Masinis Argo Bromo Anggrek: Sinyal Harus Hijau-Kuning-Merah, Tidak Bisa Langsung Merah

Pengakuan Nofiandi, Masinis Argo Bromo Anggrek: Sinyal Harus Hijau-Kuning-Merah, Tidak Bisa Langsung Merah

Kecelakaan hebat yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line ini kini tengah dalam proses investigasi intensif. Di tengah suasana duka, ... -
Sempat Menunggu di Stasiun, Adik Nur Ainia Ungkap Detik-detik Keluarga Tahu Kabar Duka KRL

Sempat Menunggu di Stasiun, Adik Nur Ainia Ungkap Detik-detik Keluarga Tahu Kabar Duka KRL

Sempat menunggu di stasiun, adik Nur Ainia karyawan Kompas TV yang menjadi korban kecelakaan KRL di Bekasi Timur ungkap kronologi keluarganya tahu kabar duka.
Kadin Dorong Pengusaha Lokal Genjot Produksi Telur untuk MBG, Bisa Butuh 480 Juta Butir per Bulan

Kadin Dorong Pengusaha Lokal Genjot Produksi Telur untuk MBG, Bisa Butuh 480 Juta Butir per Bulan

Permintaan telur diproyeksikan terus meningkat seiring target penerima manfaat MBG yang akan mencapai 92,78 juta orang pada 2029. Sehingga, Kadin menilai pengusaha lokal perlu terus meningkatkan produksi.

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT