GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

SMP Angelus Custos Perlihatkan CCTV Kronologi Siswa Tersetrum

SMP Katolik Angelus Custos akhirnya membeberkan bukti CCTV kejadian yang menewaskan siswa Stevanus Hariyadi (SSH) akibat tersengat listrik saat ujian praktik, Jumat, 28 Maret 2025.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 11 Mei 2025 - 09:46 WIB
Rekaman CCTV siswa SMP Katolik Angelus Custos dirilis
Sumber :
  • tvone - zainal azhari

Surabaya, tvOnenews.com – SMP Katolik Angelus Custos akhirnya membeberkan bukti CCTV kejadian yang menewaskan siswa Stevanus Hariyadi (SSH) akibat tersengat listrik saat ujian praktik, Jumat, 28 Maret 2025.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Sabtu (10/5), Ketua Dewan Pembina Ikatan Alumni Frateran sekaligus tim advokasi Yayasan Mardiwiyata Tjandra Sridjaja menjelaskan bahwa korban SSH sebelumnya meminta izin untuk melakukan latihan ujian praktik di rumah teman. Namun, permintaan tersebut tidak disetujui oleh Donatus, guru pembimbing korban, yang menyarankan agar latihan dilakukan di sekolah keesokan harinya.

"Korban dan teman-temannya telah diberikan fasilitas ruang laboratorium untuk latihan dari tanggal 25 hingga 27 Maret 2025. Namun, mereka tidak hadir selama itu, sejak gerbang sekolah dibuka hingga ditutup pukul 17.00 WIB," ungkap Tjandra.

Tjandra melanjutkan, korban dan teman-temannya justru datang pada 28 Maret 2025, tepat saat sekolah sedang libur Hari Raya Nyepi. Pada saat itu, hanya ada satu petugas keamanan yang berjaga di sekolah dan harus berkeliling. Ada kemungkinan, kata Tjandra, korban dan teman-temannya masuk melalui pintu belakang asrama sekolah yang tidak terpantau oleh petugas keamanan.

Pada awalnya, latihan berlangsung lancar. Namun, situasi berubah ketika korban mencoba melewati pagar pembatas menuju lokasi AC. Dalam rekaman CCTV yang ditampilkan kepada awak media, terlihat korban berusaha melewati pagar samping dan tampak tidak mengenakan sepatu.

"Tepat pada saat itu, baru saja turun hujan sehingga ada genangan air di sekitar kabel AC yang terbuka. Korban kemudian menginjak kabel tersebut dan menyebabkan tersengat listrik," jelas Tjandra.

Melihat korban yang mulai kejang akibat tersengat listrik, teman-teman korban segera meminta bantuan. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Adi Husada namun nyawanya tidak tertolong.

Berdasarkan hasil analisis CCTV yang ada, Tjandra menegaskan bahwa tidak ditemukan adanya unsur pidana dalam kejadian tersebut. "Saya bisa katakan bahwa ini adalah kecelakaan murni," tambahnya.

Sementara itu, Tanu Hariadi, ayah korban, sempat melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Surabaya pada 10 April 2025. Tanu merasa pihak sekolah tidak memberikan penjelasan yang memadai mengenai peristiwa tersebut. Laporan Tanu diterima oleh SPKT Polrestabes Surabaya dengan nomor laporan STTLPM/549/IV/2025/SPKT/Polrestabes Surabaya.

Keluarga berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan, serta sekolah lebih berhati-hati dalam memberikan izin kegiatan di luar jam operasional. (zaz/ias) 

Halaman Selanjutnya :

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija Jakarta Diterpa Kabar Buruk Jelang Menghadapi PSM Makassar: Sejumlah Pemain Absen Akibat Cedera hingga Akumulasi Kartu

Persija Jakarta Diterpa Kabar Buruk Jelang Menghadapi PSM Makassar: Sejumlah Pemain Absen Akibat Cedera hingga Akumulasi Kartu

‎Persija dijadwalkan akan kembali bertindak sebagai tuan rumah. Duel kontra PSM Makassar bakal menjadi laga dalam pekan ke-22 Super League 2025/2026.
Danramil Ungkap Tantangan Proses Evakuasi Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan: Korban Terbakar 100 Persen

Danramil Ungkap Tantangan Proses Evakuasi Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan: Korban Terbakar 100 Persen

Pesawat Pelita Air Service dilaporkan jatuh di Krayan Timur, Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara pada Kamis, (19/2/2026). Danramil ungkap proses evakuasinya
Sejarah Berdirinya Masjid Agung Sunda Kelapa, Sempat Ditentang Pemerintah Hingga Kebangkitan Umat Islam di Kawasan Elite Jakarta Pasca G30S PKI

Sejarah Berdirinya Masjid Agung Sunda Kelapa, Sempat Ditentang Pemerintah Hingga Kebangkitan Umat Islam di Kawasan Elite Jakarta Pasca G30S PKI

Sejarah panjang perjuangan pembangunan Masjid Agung Sunda Kelapa yang berlokasi di kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat.
Soal Isu Koalisi Permanen, PKS: Jangan Jadi Kepentingan Elit, Rakyat Harus Ikut

Soal Isu Koalisi Permanen, PKS: Jangan Jadi Kepentingan Elit, Rakyat Harus Ikut

Terkait kemungkinan pembentukan koalisi permanen di parlemen untuk mendukung pemerintahan Prabowo, PKS menegaskan tidak ada pembahasan resmi dalam pertemuan sore ini.
Temukan Tempat Hiburan "Bandel" Saat Ramadan? Segera Hubungi 110, Polda Metro Jaya: Ormas Dilarang Sweeping

Temukan Tempat Hiburan "Bandel" Saat Ramadan? Segera Hubungi 110, Polda Metro Jaya: Ormas Dilarang Sweeping

Polda Metro Jaya mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh Ormas agar tidak ada yang melakukan aksi sweeping atau razia ilegal terhadap rumah makan yang tetap beroperasi pada siang hari saat Ramadan.
Tiga Korporasi Batu Bara yang Ditetapkan Tersangka Oleh KPK Diduga Menjadi Alat Gratifikasi Rita Widyasari

Tiga Korporasi Batu Bara yang Ditetapkan Tersangka Oleh KPK Diduga Menjadi Alat Gratifikasi Rita Widyasari

Tiga korporasi telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan gratifikasi per metric ton batu bara menjerat mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Bung Harpa mencoba menelusuri apa penyebab banyaknya pemain naturalisasi yang memutuskan untuk pindah ke Super League. Salah satu yang disorot soal gaji mereka.
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT