News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolak Pilkades 2027, Ratusan Warga di Sampang Unjuk Rasa dengan Bakar Keranda di Jalan

Ratusan warga dari berbagai desa di wilayah Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, turun ke jalan untuk melakukan aksi unjuk rasa ke kantor kecamatan setempat.
Kamis, 15 Mei 2025 - 19:02 WIB
Tolak Pilkades 2027, Ratusan Warga di Sampang Unjuk Rasa dengan Bakar Keranda di Jalan
Sumber :
  • dimas farik

Sampang, tvOnenews.com - Ratusan warga dari berbagai desa di wilayah Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, turun ke jalan untuk melakukan aksi unjuk rasa ke kantor kecamatan setempat. Di depan kantor Kecamatan Jrengik, para pengunjukrasa membentuk barisan dan mereka langsung melakukan aksi salat ghaib bersama dengan dijaga ketat oleh aparat kepolisian. 

Tak hanya itu, para pendemo juga membakar keranda di jalan utama penghubung tiga kabupaten di Pulau Garam. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk protes atas matinya pesta demokrasi di Kabupaten Sampang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gelombang aksi penolakan Pilkades ditunda di Sampang ini merupakan aksi ketiga kalinya. Sebelumnya aksi serupa juga dilakukan ribuan masyarakat pantura Kecamatan Banyuates, Sampang.

Menurut para pengunjukrasa, awalnya pemerintah akan melaksanakan 137 Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada tahun 2021 lalu, namun oleh pemerintah daerah setempat, Slamet Junaidi, jabatan kepada desa diperpanjang sampai tahun 2025. Pada tahun 2025, jabatan pemerintah Desa kembali diperpanjang hingga tahun 2027.

"Seharusnya Pilkades dilaksanakan pada tahun 2021. Namun karena muncul Surat Keputusan Bupati Slamet Junaidi nomor 188 bahwa Pilkades ditunda. Pada bulan Agustus 2021 Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah mengeluarkan surat tentang pelaksanaan Pilkades. Atas dasar surat edaran Mendagri, pemerintah tidak ada alasan untuk tidak menggelar Pilkades di tahun 2021, namun oleh Bupati memperpanjang jabatan kepala desa atau PJ desa," terang Rofi, koordinasi aksi pengunjukrasa (15/5).

Akibat tidak konsistennya pemerintah dalam memberikan keputusan membuat mereka menuntut Pilkades segera dilaksanakan tahun 2025 hingga awal tahun 2026 dan menolak pesta rakyat desa dilaksanakan pada tahun 2027 mendatang.

"Kami meminta kepada Pemerintah, Pilkades di Sampang untuk segera digelar tahun 2025, namun selambat-lambatnya Pilkades bisa digelar awal tahun 2026 mendatang. Pelaksanan Pilkades itu bisa dilakukan dengan tiga gelombang sehingga akhir 2026 Pilkades selesai," ujarnya.

Menyikapi aksi unjuk rasa, Plt Sudarmanto Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) saat menemui para pendemo menyatakan, Pilkades tidak bisa digelar tahun 2025 karena terbentur aturan menteri dalam negeri yang memperpanjang jabatan kepala desa. 

"Pilkades tidak bisa dilaksanakan karena belum ada peraturan yang turun dari pemerintah (Mendagri). Kemarin bilang Pilkades akan dilaksanakan tahun 2025, itu hanya dibuat sebagai perkiraan. Kalau dibuat Pilkades serentak (143 dijabat PJ Kades dan 37 Desa sudah difinitif), maka sebanyak 180 desa akan melaksanakan tahun 2027 mendatang," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibat aksi ini, pengguna jalan raya Jrengik dari dua arah menuju Sampang dan kabupaten lain maupun sebaliknya sempat tersendat.

Usai pendemo menyampaikan aspirasi kepada pemerintah, para pengunjukrasa membubarkan diri dengan tertib. Namun pihaknya mengancam bila tuntutan mereka tidak didengar, mereka akan kembali melakukan aksi unjuk yang lebih besar. (fds/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Modus Jual Kopi, Warung di Bekasi Ternyata Edarkan Obat Keras

Modus Jual Kopi, Warung di Bekasi Ternyata Edarkan Obat Keras

Panit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKP Mokhammad Fatoni mengatakan seorang pria diamankan pada Minggu (14/6) pukul 15.00 WIB.
Venezuela Alami Lebih dari 500 Gempa Susulan Sejak Gempa Pertama Mengguncang pada 24 Juni 2026

Venezuela Alami Lebih dari 500 Gempa Susulan Sejak Gempa Pertama Mengguncang pada 24 Juni 2026

Venezuela mengalami lebih dari 500 gempa susulan sejak dua gempa kuat mengguncang pada 24 Juni 2026 lalu.
Antisipasi Membludaknya Simpatisan Nadiem Saat Sidang Putusan, Polisi Perketat Keamanan

Antisipasi Membludaknya Simpatisan Nadiem Saat Sidang Putusan, Polisi Perketat Keamanan

Pengamanan diperketat karena sidang putusan Nadiem Makarim diperkirakan akan menyedot perhatian publik. Polisi mengantisipasi kehadiran massa, termasuk para simpatisan.
Dukung Deklarasi STBM, Bank Jakarta Berikan 1 Unit MCK Komunal di Tomang, Jakarta Barat

Dukung Deklarasi STBM, Bank Jakarta Berikan 1 Unit MCK Komunal di Tomang, Jakarta Barat

Bank Jakarta wujudkan program CSR berupa pemberian 1 Unit Mandi Cuci Kakus (MCK) berbasis komunal di Kelurahan Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
Kerajinan Jabar Semakin Diminati, Nilai Transaksi PKJB 2026 Capai Rp54 Miliar

Kerajinan Jabar Semakin Diminati, Nilai Transaksi PKJB 2026 Capai Rp54 Miliar

Nilai transaksi penjualan produk kerajinan pada Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026 mencapai Rp54 miliar.

Trending

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Timnas Brasil mampu comeback dari Jepang di Piala Dunia 2026. Namun, Jerman justru gagal setelah ditumbangkan Paraguay di babak adu penalti
Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya usai memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT