News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serunya Ngabuburit Sambil Bermain Tubing di Lereng Gunung Semeru

Di Kabupaten Lumajang, wisata ekstrem tubing adventure lereng gunung semeru justru menjadi destinasi favorit ngabuburit
Sabtu, 9 April 2022 - 09:21 WIB
Keseruan ngabuburit sambil bermain river tubing
Sumber :
  • tvone - wawan s

Lumajang, Jawa Timur - Menunggu waktu berbuka puasa, memang terkadang membuat jenuh. Ada yang menunggu bedug buka puasa dengan berdiam diri di rumah, jalan-jalan sambil berburu takjil, namun tak sedikit yang tertantang berlibur di lokasi ekstrem.

Di Kabupaten Lumajang, wisata ekstrem tubing adventure lereng gunung semeru justru menjadi destinasi favorit ngabuburit. Petualangan dimulai dari titik kumpul di lokasi wisata Pemandian alam Tirtosari view di Desa Penanggal kecamatan Candipuro. Selanjutnya. Peserta diantar dengan menggunakan kendaraan bak terbuka menuju hutan pinus Wonosari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum turun ke sungai, setiap peserta di bagikan pelampung untuk selanjutnya turun kesungai Wonosari dengan berjalan kaki sejauh 500 meter. Dibawah rindangnya hutan pinus di kaki gunung semeru.

Menggunakan ban dalam truk dengan diameter 1,5 meter yang sudah di modifikasi dengan tali, petualangan river tubing dimulai. Peserta berpacu dalam derasnya arus melawan kerasnya bebatuan sungai Wonosari sejauh 2 kilometer.

Adrenalin peserta langsung terpacu saat menyusuri sungai dibawah rerimbunan hutan pinus ini. Diatas ban, peserta meliuk-liuk menghindari bebatuan yang kokoh menghadang arus. Jika tidak berhati-hati, peserta tubing akan terjepit diantara bebatuan tersebut.  Tak perlu takut, karena sejumlah pendamping telah disiagakan di sejumlah titik jeram yang ekstrem.

Ngabuburit  dengan bermain tubing menantang arus liar dan jeram menjadi pilihan sebagian kaum muslim saat berpuasa. Selain aman, mereka juga tidak khawatir akan membatalkan puasa. Salah satunya yang di lakukan oleh Nurdariyanti, warga Lumajang bersama puluhan temannya ini.

“Senang sekali, seru arusnya, sangat menantang dan saya tidak takut batal karena sudah niat untuk berpuasa meskipun tenaga terkuras,” kata Nurdariyanti peserta tubing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Desa Penanggal, Mufidun Alamin selaku penanggung jawab tubing adventure ini mengatakan, ide awal mengembangkan wisata ini, sebagai upaya mendukung program desa wisata di wilayahnya disamping untuk menampung pemuda desa, membuka lapangan kerja baru dan mengurangi pengangguran. Pada masa pandemi, wisata ini sempat di tutup selama dua tahun.

Namun pada bulan puasa ini, destinasi wisata tersebut tetap dibuka. Bahkan ada peningkatan pengunjung hingga 25 persen dibanding sebelum bulan Ramadan. Apalagi, tarif masuknya sangat murah dan terjangkau.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Titel Juara Bertahan, Iran Targetkan Kemenangan dari Irak di Semifinal Piala Asia 2026

Titel Juara Bertahan, Iran Targetkan Kemenangan dari Irak di Semifinal Piala Asia 2026

Pelatih Iran, Vahid Shamsaee, menegaskan timnya datang dengan status juara bertahan sekaligus pemilik rekor mentereng di ajang Piala Asia Futsal.
Bursa Transfer Pemain Paruh Musim Belum Tuntas, Bos Persib Konfirmasi Kehadiran Pemain Spanyol

Bursa Transfer Pemain Paruh Musim Belum Tuntas, Bos Persib Konfirmasi Kehadiran Pemain Spanyol

Umuh Muchtar sebagai Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) buka suara membeberkan identitas pemain baru Persib, Sergio Castel.
Kecewa dengan Al Nassr, Cristiano Ronaldo Pulang Kampung ke Portugal

Kecewa dengan Al Nassr, Cristiano Ronaldo Pulang Kampung ke Portugal

Cristiano Ronaldo pulang kampung ke negaranya, Portugal. Namun kepulangan megabintang berjuluk CR7 itu bukan sekadar agenda pribadi, melainkan diduga kuat ber-
Geolog Sarankan Pengalihan Aliran Air untuk Cegah Pergerakan Longsoran Raksasa di Aceh Tengah

Geolog Sarankan Pengalihan Aliran Air untuk Cegah Pergerakan Longsoran Raksasa di Aceh Tengah

Fenomena longsoran tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, dinilai memerlukan penanganan segera. Ahli Geologi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Bambang Setiawan, menyarankan pengalihan aliran air permukaan sebagai langkah jangka pendek untuk memperlambat pergerakan tanah di lokasi tersebut.
Lulus Tapi Belum Meyakinkan: Debut Tak Terduga Michael Carrick Diuji Blok Rendah Fulham, Bagaimana Masa Depan Setan Merah?

Lulus Tapi Belum Meyakinkan: Debut Tak Terduga Michael Carrick Diuji Blok Rendah Fulham, Bagaimana Masa Depan Setan Merah?

Kalimat “Fulham adalah ujian sesungguhnya bagi Michael Carrick” pun menggema di hari-hari awal masa tugasnya. Pertanyaannya bagaimana Setan Merah membongkar pertahanan
Sempat Berdalih Tewas karena Kecelakaan, Begini Kronologi Suami Bunuh Istri di Asahan

Sempat Berdalih Tewas karena Kecelakaan, Begini Kronologi Suami Bunuh Istri di Asahan

Seorang suami berinisial MA (29) tahun warga Asahan, Sumatera Utara, tega menganiaya istrinya berinisial AIP (20) hingga tewas. Ironisnya, pelaku berdalih kalau

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT