News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belasan Warga Pindah Menjadi Penghayat Kepercayaan Mayoritas Kejawen

Belasan warga Kabupaten Jombang, yang merubah status dalam Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pindah dari agama lain jadi Penghayat Kepercayaan
Jumat, 1 Agustus 2025 - 14:27 WIB
Belasan Warga Pindah Menjadi Penghayat Kepercayaan Mayoritas Kejawen
Sumber :
  • umar sanusi

Jombang, tvOnenews.com - Belasan warga Kabupaten Jombang, yang merubah status dalam Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pindah dari agama tertentu menjadi Penghayat Kepercayaan, mayoritas dari kelompok Kejawen. Meskipun baru berjumlah belasan di Jombang, namun keberadaannya sah karena dalam form KK saat ini telah tercantum Penghayat Kepercayaan.

"Masalah kegiatan mereka saya kira ada kesamaan, cuma mereka dalil-dalilnya itu pakai cara Jawa. Makanya kadang bisa disebut mereka itu Kejawen. Hanya itu saja. Kalau dirujukkan disamakan insyaAllah sama," jelas Ahmad Suudiatmo, Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Jombang (FKMJ), Kamis (31/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang ditemui di rumahnya, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung juga mengatakan, kelompok Penghayat Kepercayaan tersebut menginduk pada MLKI (Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia. Sehingga yang masuk dalam FKMJ Kabupaten Jombang, juga MLKI, karena FKMJ merupakan wadah komunikasi seluruh masyarakat Jombang dari etnis, suku, agama dan kepercayaan manaapun.     

"Kita harus menerima masalahnya termasuk sah. Dimana MLKI termasuk anggota kami. Saya sebagai Ketua FKMJ monggo mawon dan aturannya itu bener," tegasnya.

Menurut Suudiatmo, hubungan antar masyarakat di Jombang termasuk antara Penghayat Kepercayaan dengan umat beragama yang lain, cukup bagus.

"Ya selalu komunikasi termasuk pada saat acara Suroan beberapa waktu lalu, kita juga komunikasi. Jadi alhamdulillah kami pun bisa meladeni, bisa mengikuti apa yang dikehendaki, selama itu benar, tapi itu memang benar, gak apa-apa. Saya sebagai ketua harus kita rangkul semuanya. Karena ada dasarnya, bukan ngawur," tandasnya.

Ungkapan senada juga disampaikan Mufatikhatul Marufah, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Jombang sebelumnya.   

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya memang keyakinannya seperti itu. Selama ini kalau kita bertanya ya memang yang diyakini mereka seperti itu, kan Penghayat Kepercayaan itu ada macamnya, ada yang kejawen, Jadi nanti spesifik di data base kami, Penghayat Kepercayaan kemudian ada spesifik apa. Yang banyak Kejawen," terang Mufatikhatul.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 19 orang warga Jombang keluar dari agama. Angka tersebut berdasar catatan pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Disdukcapil sejak sekitar tahun 2020. Warga yang sebelumnya tercatat memeluk agama tertentu kini menjadi Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WFH Setiap Jumat, ASN Jangan Senang Dulu Pemerintah Pantau via Geo-Location Agar Tak Liburan Long Weekend

WFH Setiap Jumat, ASN Jangan Senang Dulu Pemerintah Pantau via Geo-Location Agar Tak Liburan Long Weekend

Pemerintah menutup rapat celah penyalahgunaan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) yang dilakukan setiap hari Jumat dalam sepekan.
Bikin Timnas Indonesia Tertunduk Lesu di Jakarta, Media Eropa Klaim Pelatih Bulgaria Langsung Dibidik Klub Super League

Bikin Timnas Indonesia Tertunduk Lesu di Jakarta, Media Eropa Klaim Pelatih Bulgaria Langsung Dibidik Klub Super League

Klub-klub Super League diklaim tengah bersaing untuk mendatangkan pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov setelah kalahkan Timnas Indonesia di final FIFA Series.
Dedi Mulyadi Murka Lihat Sekolah Kotor, Langsung Semprot Kepala Sekolah: Saya Liatin Gak Ada Inisiatif

Dedi Mulyadi Murka Lihat Sekolah Kotor, Langsung Semprot Kepala Sekolah: Saya Liatin Gak Ada Inisiatif

Dedi Mulyadi lakukan sidak di sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tampak kotor dan rusak parah. KDM kecewa lantaran tak ada inisitif dari Kepala Sekolah.
Mobil Tertemper KRL di Bogor Usai Tabrak Trotoar, Pengemudi Kabur

Mobil Tertemper KRL di Bogor Usai Tabrak Trotoar, Pengemudi Kabur

Sebuah mobil jenis Innova Reborn mengalami rusak parah usai tertemper commuterline (KRL) di Jalan Soleh Iskandar, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor
Siap-siap Hadapi Kabar Super Buruk soal Pemain Timnas Indonesia di Belanda, Bung Harpa: Ini yang Paling Gua Takutin

Siap-siap Hadapi Kabar Super Buruk soal Pemain Timnas Indonesia di Belanda, Bung Harpa: Ini yang Paling Gua Takutin

Bung Harpa ingatkan agar bersiap-siap dengan kabar buruk yang akan menimpa Timnas Indonesia gara-gara masalah pemain diaspora di Liga Belanda, ada masalah apa?
Kajari Karo Tak Berkutik Dicecar DPR RI Soal Mobil dari Bupati, Curiga Ada Kaitan dengan Kasus Amsal Sitepu

Kajari Karo Tak Berkutik Dicecar DPR RI Soal Mobil dari Bupati, Curiga Ada Kaitan dengan Kasus Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI membuka fakta baru terkait Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo, Danke Rajagukguk terkait kasus korupsi yang menyeret videografer Amsal Sitepu.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, jadwal lengkap Garuda usai FIFA Series, hingga sorotan Bung Harpa soal Dony Tri Pamungkas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT