GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kontrak Gagal, Gaung Alun-alun Kota Probolinggo Bersolek Tersendat

Rencana revitalisasi Alun-Alun Kota Probolinggo dipastikan tertunda setelah kontrak dengan penyedia jasa CV Dua Putri Pertahanan asal Sidoarjo, dinyatakan gagal
Kamis, 21 Agustus 2025 - 14:33 WIB
Kontrak Gagal, Gaung Alun-alun Kota Probolinggo Bersolek Tersendat
Sumber :
  • tim tvOne

Probolinggo, tvOnenews.com – Rencana revitalisasi Alun-Alun Kota Probolinggo dipastikan tertunda setelah kontrak dengan penyedia jasa CV Dua Putri Pertahanan asal Sidoarjo, resmi dinyatakan gagal. 

Menanggapi hal itu, Sukro, salah seorang warga, mengungkapkan, bahwa proyek bernilai miliaran rupiah itu semestinya dikerjakan dengan perencanaan matang dan tidak boleh gagal di tengah jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Padahal saat ini para pengunjung Alun-Alun Kota Probolinggo sangat menanti kondisinya menjadi lebih indah dan bersih,” ujarnya, Kamis (21/8/2025).

Nada serupa disampaikan Imana, seorang pengunjung mengaku, sangat kecewa dengan tertundanya pengerjaan tersebut. Ia menilai, langkah pemerintah menertibkan pedagang kaki lima (PKL) sudah cukup berani. Namun, penundaan perbaikan membuat upaya itu terkesan sia-sia. 

“Kecewa ya, padahal para PKL sudah ditertibkan, tapi perbaikannya justru ditunda dan tidak jelas sampai kapan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Kota Probolinggo, Setyorini Sayekti, menyampaikan bahwa proyek revitalisasi dengan pagu anggaran Rp9,45 miliar itu awalnya dimenangkan CV Dua Putri Pertahanan. Namun, penyedia dinyatakan gagal berkontrak karena tidak memenuhi persyaratan, antara lain tidak mengembalikan Surat Penunjukan Penyedia Jasa (SPPJ) dan tidak menunjukkan bukti ketersediaan dana 10 persen di rekening perusahaan.

“Karena batas waktu perbaikan 14 hari sejak 15 Agustus sudah terlewati, sehingga secara regulasi kontrak dinyatakan putus,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pemkot Probolinggo harus melakukan tender ulang yang diperkirakan memakan waktu sekitar 1,5 bulan. Kondisi ini mempersempit sisa waktu pengerjaan proyek, hanya sekitar tiga bulan, padahal Detail Engineering Design (DED) membutuhkan waktu minimal empat bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami akan fokus mengerjakan titik-titik penting dulu, sisanya dilanjutkan tahun depan. Yang penting tidak ada lagi putus kontrak,” tegasnya.

Setyorini menambahkan, jika penyedia baru nantinya wajib memiliki modal kuat dengan sistem pabrikasi cash and carry agar proyek dapat berjalan tanpa kendala. Ia juga menyoroti kerugian yang timbul akibat putus kontrak, mulai dari hilangnya waktu, risiko cuaca buruk di akhir tahun, hingga terhambatnya program prioritas wali kota.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Madura United Masih Harap-harap Cemas, Dihantui Jurang Degaradasi Usai Gagal Taklukkan Bhayangkara FC

Madura United Masih Harap-harap Cemas, Dihantui Jurang Degaradasi Usai Gagal Taklukkan Bhayangkara FC

Hanya butuh satu kemenangan lagi untuk bertahan di musim depan, Madura United kalah dengan skor 3-1 dari Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (11/5/2026). 
Soal Pengelolaan Kebun Binatang Modern, Danny Gunalen: Harus Menyeimbangkan Konservasi, Animal Welfare dan Edukasi

Soal Pengelolaan Kebun Binatang Modern, Danny Gunalen: Harus Menyeimbangkan Konservasi, Animal Welfare dan Edukasi

Soal pengelolaan kebun binatang modern, CEO Faunaland Danny Gunalen menilai pentingnya membutuhkan keseimbangan antara konservasi, animal welfare, edukasi dan keberlanjutan operasional.
Kunjungi Kantor Imigrasi Bandar Lampung, Menteri Agus Andrianto Tinjau Layanan Paspor

Kunjungi Kantor Imigrasi Bandar Lampung, Menteri Agus Andrianto Tinjau Layanan Paspor

Dalam sidak tersebut, Menteri Agus meninjau langsung proses pembuatan paspor  dan berdialog dengan sejumlah pemohon untuk memastikan fasilitas yang tersedia sudah sesuai standar pelayanan yang ramah, nyaman, dan akuntabel.
Kondisi Finansial Zodiak Besok, 12 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak Besok, 12 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak besok, 12 Mei 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
KDM Heran dengan Pekerja Tambang Bogor: Hitungan 3 Ribu, yang Diajukan Malah 18 Ribu Orang

KDM Heran dengan Pekerja Tambang Bogor: Hitungan 3 Ribu, yang Diajukan Malah 18 Ribu Orang

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil sikap tegas terkait polemik jalur tambang di Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Pria yang akrab disapa KDM ini dengan -
Sikapi Kekalahan Persija atas Persib, Eks Pemain Timnas Indonesia Bilang Begini soal Kerja Keras Macan Kemayoran

Sikapi Kekalahan Persija atas Persib, Eks Pemain Timnas Indonesia Bilang Begini soal Kerja Keras Macan Kemayoran

Pemain Arema FC atau eks bek Timnas Indonesia, Hansamu Yama mengapresiasi perjuangan Rizky Ridho cs meski hasil laga Persija Jakarta vs Persib Bandung skor 1-2.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT