News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bupati Lakukan Koordinasi soal Korban Terdampak Pemusnahan Petasan

Ra Abdul Latif Amin Imron, Bupati Bangkalan, mengadakan koordinasi dengan tokoh masyarakat dan Ketua RW 04, RT 01, dan RT 04 Kelurahan Bancaran, Kota Bangkalan, membahas persoalan korban yang terdampak pemusnahan petasan oleh Polres Bangkalan beberapa waktu lalu
Selasa, 19 April 2022 - 17:26 WIB
bupati koordinasi soal dampak petasan
Sumber :
  • tim tvone - dimas farik

Bangkalan, Jawa Timur - Ra Abdul Latif Amin Imron, Bupati Bangkalan, mengadakan koordinasi dengan tokoh masyarakat dan Ketua RW 04, RT 01, dan RT 04 Kelurahan Bancaran, Kota Bangkalan, membahas persoalan korban yang terdampak pemusnahan petasan oleh Polres Bangkalan beberapa waktu lalu (16/4). Pertemuan tersebut diadakan di Pondopo Agung, Jalan Raya Letnan Abdullah Bangkalan. 

"Dari informasi yang disampaikan oleh masyarakat, ada sekitar 40 rumah yang mengalami kerusakan akibat imbas pemusnahan petasan tersebut. Kami sudah meminta pihak kelurahan dan kecamatan untuk melakukan pendataan. Jika biaya perbaikan melebihi dari biaya penggantian yang diberikan pihak kepolisian, nantinya akan ditambahi, dan kami berusaha akan membantu juga, tetapi harus tetap melampirkan bukti," ujar Ra Latif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjut, menurut Ra Latif, masyarakat sudah bisa menerima dan maklum dengan kejadian tersebut.

"Yang penting sekarang kita bersama tetap jaga kondusivitas Bangkalan," tambah Ra Latif.

Sebelumnya petugas kepolisian Bangkalan beberapa hari lalau (16/4) meledakkan ribuan petasan roket dan obat atau bubuk di lapangan tembak TNI di Kelurahan Bancara Kota Bangkalan. Tak diduga ledakan tersebut berimbas pada pemukiman warga. Akibat kejadian tersebut, puluhan rumah mengalami rusak, pecah kaca, genting, plafon runtuh, bahkan dinding rumah retak. (FDS/hen)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Isu Kesiapan Sistem jadi Sorotan dalam Pameran Bisnis IFBEX 2026

Isu Kesiapan Sistem jadi Sorotan dalam Pameran Bisnis IFBEX 2026

Sejumlah pelaku industri menilai, banyak bisnis yang berfokus pada ekspansi penjualan dan pembukaan cabang, namun belum sepenuhnya menyiapkan fondasi sistem kerja yang memadai
Parigi Moutong Siaga Karhutla

Parigi Moutong Siaga Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Parigi Moutong telah ditetapkan sebagai siaga. Hal ini karena jumlah titik api terus bertambah mencapai 17 titik yang tersebar di 17 desa di enam kecamatan.
Di Tengah Jadwal Pemanggilan Polisi Terkait Mens Rea, Pandji Pragiwaksono Datangi MUI Tabayun Soal Materi Stand Up Comedy

Di Tengah Jadwal Pemanggilan Polisi Terkait Mens Rea, Pandji Pragiwaksono Datangi MUI Tabayun Soal Materi Stand Up Comedy

Polemik materi stand up comedy yang menyeret nama Pandji Pragiwaksono akhirnya berujung dialog langsung dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.
Prabowo Ultimatum Pimpinan BUMN Lama, KPK Respons Soal Panggilan Kejaksaan

Prabowo Ultimatum Pimpinan BUMN Lama, KPK Respons Soal Panggilan Kejaksaan

Meski dalam pernyataannya Prabowo tidak secara eksplisit menyebut KPK, lembaga antirasuah memastikan komitmen pemberantasan korupsi tetap berjalan secara sinergis antarpenegak hukum.
Komentar Berkelas Para Bintang Timnas Futsal Indonesia soal Laga Kontra Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026

Komentar Berkelas Para Bintang Timnas Futsal Indonesia soal Laga Kontra Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026

Para pemain bintang Timnas Futsal Indonesia memberikan komentar berkelas soal pertandingan melawan Jepang di Piala Asia Futsal 2026.
3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia di Eropa yang Berpeluang Invasi Super League Musim Depan, Nomor Dua Gratis

3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia di Eropa yang Berpeluang Invasi Super League Musim Depan, Nomor Dua Gratis

Meskipun peluangnya agak berat, namun deretan pemain diaspora Timnas Indonesia di Eropa ini masih berpeluang ikuti jejak kompatriotnya untuk ke Super League.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT