GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aniaya Balita Hingga Lebam, Calon Ayah Tiri Ditangkap Polisi di Tuban

Gegara tega menganiaya balita berusia empat tahun, pria di Tuban diamankan Petugas Kepolisian Unit Perlindungan Perempan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tuban.
Rabu, 17 September 2025 - 16:33 WIB
Aniaya Balita Hingga Lebam, Calon Ayah Tiri Ditangkap Polisi di Tuban
Sumber :
  • hartono ranggalawe

Tuban, tvOnenews.com – Gegara tega menganiaya balita berusia empat tahun, pria di Tuban terpaksa diamankan Petugas Kepolisian Unit Perlindungan Perempan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tuban. Pelaku yang diketahui berinisial AS (32) ini adalah calon suami ibu korban yang notabene calon ayah tiri korban. Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami lebam pada wajah dan sebagian tubuhnya.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Dimas Robin Alexander, peristiwa memilukan ini terjadi pada hari Minggu, 31 Agustus 2025 lalu. Saat peristiwa terjadi, ibu korban sedang pergi keluar rumah untuk membeli es, dan korban dititipkan pada pelaku yang merupakan calon suaminya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Memang pelaku ini sudah lama menjalin hubungan dengan ibu korban, dan selama ini sudah hidup satu rumah,” jelas Kasat Reskrim.

Saat menjelang magrib, lanjut Kasat, korban masih bermain di rumah tetangga dan tak kunjung pulang. Hal ini membuat pelaku tersulut emosi kemudian mencari korban. Saat pelaku mendapati korban dan mengajaknya pulang, disitulah pelaku melakukan pemukulan di sekitar dahi dan sekitar hidung korban. Selain itu, pelaku juga melakukan pemukulan dengan tangan kosong sebanyak dua kali pada bagian perut dan punggung korban.

“Menurut pengakuan korban, sebelumnya ia juga pernah dipukul calon ayah tirinya tersebut. Jadi total penganiayaan ini sudah dilakukan dua kali,” tandas pak Robin.

Sepulang dari membeli es, ibu korban kaget melihat kondisi wajah dan tubuh anaknya penuh lebam.  Namun saat ditanya, korban justru menutup-nutupi dan mengaku kalau jatuh di kamar mandi.  Karena kawatir dengan kondisi anaknya, keesokan harinya ibu korban membawanya ke Puskesmas untuk berobat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai berobat, korban tidak langsung diajak pulang namun dititipkan ke rumah neneknya, karena ibu korban hendak langsung mengantarkan kakak korban ke sekolah.

Saat di rumah neneknya itulah korban menceritakan semua yang dialami, kepada pamanya, bahwa dirinya habis dipukul calon suami ibunya hingga lebam-lebam. Ayah kandung korban yang mendengar kabar tentang anaknya dianiaya calon ayah tirinya itu, tidak terima dan melapor ke polisi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Situbondo Temukan Bayi Perempuan Beralaskan Tikar di Kandang Sapi

Warga Situbondo Temukan Bayi Perempuan Beralaskan Tikar di Kandang Sapi

Tangisan bayi memecah malam di Kendit, Situbondo. Warga menemukan bayi perempuan tergeletak di depan kandang sapi beralaskan tikar merah.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Link Live Streaming SBY Cup 2026, Kamis 14 Mei: LavAni vs Semarang Bank Jateng, Surabaya Samator Hadapi Sukun Badak

Link Live Streaming SBY Cup 2026, Kamis 14 Mei: LavAni vs Semarang Bank Jateng, Surabaya Samator Hadapi Sukun Badak

Link live streaming SBY Cup 2026 hari ini, di mana dua tim putra papan atas yakni LavAni akan berhadapan dengan Semarang Bank Jateng dan Surabaya Samator akan kembali unjuk gigi melawan Sukun Badak.
‎Tinggalkan Timnas Indonesia U-17 dan Thailand, Vietnam Jadi Satu-satunya Wakil ASEAN di Piala Dunia 2026

‎Tinggalkan Timnas Indonesia U-17 dan Thailand, Vietnam Jadi Satu-satunya Wakil ASEAN di Piala Dunia 2026

Vietnam menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara atau ASEAN yang berhasil lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Kepastian itu didapat setelah Vietnam sukses menembus babak perempat final Piala Asia U-17 usai menang dramatis atas Uni Emirat Arab, Rabu (13/5).
Polda Metro Dipimpin Bintang Tiga, Kompolnas Minta Diimbangi Peningkatan Pelayanan Masyarakat

Polda Metro Dipimpin Bintang Tiga, Kompolnas Minta Diimbangi Peningkatan Pelayanan Masyarakat

Sebab, menurut Anam, Polda Metro Jaya memiliki dinamika sosial hingga politik yang berbeda dengan Polda wilayah lainnya.
35 Tahun Lamanya Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar, Dedi Mulyadi: Kita Tidak Bisa Terus Membiarkan Kekumuhan Ini

35 Tahun Lamanya Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar, Dedi Mulyadi: Kita Tidak Bisa Terus Membiarkan Kekumuhan Ini

35 Tahun lamanya trotoar di Kota Bandung dipenuhi kios liar. Melihat hal ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tidak tinggal diam.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Reaksi Tak Terduga Sherly Tjoanda soal Ocha, Salut dengan Siswi SMAN 1 Pontianak itu Punya Cita-cita Tinggi

Reaksi Tak Terduga Sherly Tjoanda soal Ocha, Salut dengan Siswi SMAN 1 Pontianak itu Punya Cita-cita Tinggi

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda ikut berkomentar soal isu yang lagi viral. Ocah yang jadi salah satu peserta cerdas cermat empat pilar disorot
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT