News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sering Didatangi Oknum APH, Puluhan Peternak Ayam Protes Lepaskan Sejumlah Ayam di Mako Polres Lamongan

Puluhan peternak ayam broiler di Kabupaten Lamongan, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Lamongan dan Mako Polres Lamongan.
Kamis, 2 Oktober 2025 - 12:20 WIB
Puluhan Peternak Ayam Protes Lepaskan Sejumlah Ayam di Mako Polres Lamongan
Sumber :
  • tim tvone - mahrus

Lamongan, tvOnenews.com - Puluhan peternak ayam broiler di Kabupaten Lamongan, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Lamongan dan Mako Polres Lamongan.

Aksi unjuk rasa ini digelar sebagai bentuk protes atas gangguan dari oknum Aparat Penegak Hukum (APH) yang dinilai meresahkan usaha peternakan mereka. Pasalnya APH dalam melakukan sidak kandang tanpa disertai surat tugas resmi serta tanpa pendampingan dinas terkait.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Paguyuban Peternak Ayam Broiler Lamongan, Aminarto, menegaskan bahwa peternak selama ini sudah mengurus izin resmi sesuai aturan Undang-Undang Cipta Kerja. Namun, di lapangan masih sering didatangi pihak tak berwenang yang meminta persyaratan tambahan hingga memaksa hadir ke kantor tanpa surat resmi.

“Sejak Januari lalu kami sudah melapor ke DPRD dan audiensi dengan Bupati. Tapi hingga sekarang gangguan belum berhenti. Kami ingin ada kejelasan aturan, khususnya soal perizinan usaha, kami sudah capek,” kata Aminarto.

Amin menambahkan, mayoritas peternak di Lamongan merupakan pelaku UMKM yang seharusnya masuk kategori usaha kecil sesuai Permentan Nomor 14 Tahun 2020. Namun, ada oknum yang justru menggunakan aturan berbeda hingga menyinggung hal-hal yang tidak relevan seperti hak paten. Diantaranya peternak di Kecamatan Kembangbahu dan peternak di Kecamatan Kedungpring.

Mereka mengungkapkan pernah didatangi pihak yang mengaku aparat. Meski tanpa ancaman langsung, namun mereka merasa ditekan karena dipanggil hanya lewat telepon tanpa prosedur resmi.

“Kalau itu resmi harus ada surat panggilan. Kami sepakat tidak menanggapi panggilan lisan seperti itu,” tambah Aminarto.

Usai menyampaikan tuntutannya di gedung DPRD, peserta aksi melanjutkan demo di Mapolres Lamongan dan melepaskan sejumlah ayam mereka di depan Mako Polres Lamongan.

Usai melakukan orasi, para peternak ayam ini kemudian disambut Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryono yang selanjutnya dilakukan audiensi bersama perwakilan peternak.

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto menegaskan bahwa kepolisian mendukung usaha peternakan rakyat karena berkontribusi pada ketahanan pangan nasional, namun tetap meminta kepatuhan terhadap regulasi.

“Polres tidak menutup ruang usaha masyarakat. Tapi, ada aturan yang harus ditaati, misalnya larangan penggunaan LPG 3 kg untuk usaha dan pengelolaan lingkungan,” kata Agus.

Kapolres juga berjanji akan menindaklanjuti laporan dugaan keterlibatan oknum yang meresahkan peternak. Ia menyebut pihaknya sudah menyiapkan mekanisme pengecekan dan verifikasi terhadap aduan yang masuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami lakukan sosialisasi agar peternak paham apa yang boleh dan tidak boleh. Kalau ada laporan, akan kami tindak sesuai aturan,” tambahnya.

Melalui aksi ini, peternak berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum memberikan perlindungan usaha, serta kepastian aturan hukum agar bisa berfokus pada produksi ayam broiler tanpa dihantui rasa takut akibat gangguan pihak APH tak bertanggung jawab. (mmr/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT