GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Ada Kejanggalan, Hasil Tebangan 85 Pohon Proyek Trotoar di Probolinggo Dilelang Rp5 Juta

Proyek pembangunan trotoar di Kota Probolinggo kembali menuai polemik. Bukan hanya karena adanya penebangan massal pohon pelindung di sepanjang jalan kota Ketapang hingga Brak, tetapi juga karena nilai lelang hasil tebangan yang dinilai sangat janggal.
Senin, 20 Oktober 2025 - 16:37 WIB
Pemotongan 85 pohon dampak pembangunan trotoar Kota Probolinggo
Sumber :
  • tvOne - m syahwan

Probolinggo, tvOnenews.com — Proyek pembangunan trotoar di Kota Probolinggo kembali menuai polemik. Bukan hanya karena adanya penebangan massal pohon pelindung di sepanjang jalan kota Ketapang hingga Brak, tetapi juga karena nilai lelang hasil tebangan yang dinilai sangat janggal.

Sebanyak 85 pohon ditebang untuk proyek pembangunan trotoar tersebut. Namun, hasil penebangan itu dilelang hanya senilai Rp 5 juta, dan dimenangkan oleh CV Tulus Karya Mandiri, perusahaan lokal yang ditunjuk melalui proses lelang terbuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nilai tersebut dinilai tidak masuk akal oleh sejumlah pihak, mengingat volume kayu yang ditebang mencapai puluhan batang dengan berbagai ukuran dan jenis, seperti trembesi, mahoni, dan angsana yang secara umum memiliki nilai jual tinggi di pasaran.

Bambang Ketua Ormas Squard menyampaikan, proses lelang dilakukan secara cepat tanpa publikasi luas. 

“Kalau dihitung harga kayu per batang saja bisa jutaan rupiah. Tapi kok totalnya hanya lima juta, ini perlu ditelusuri,” ujarnya.

"Padahal penebangan 85 pohon itu tidak hanya merusak estetika kota, tapi juga mencerminkan lemahnya transparansi pengelolaan aset daerah," tambahnya.

Sementara itu, Nike Kadis Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo mengatakan, bahwa nilai lelang telah sesuai ketentuan dan hasil penilaian tim appraisal internal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penebangan kayu dilakukan atas dasar kebutuhan proyek pembangunan infrastruktur yang sudah disetujui dalam rencana kerja pemerintah daerah," katanya.

Ormas Squard kini menunggu langkah Inspektorat Kota Probolinggo atau aparat penegak hukum untuk menelusuri potensi kerugian daerah dan memastikan tidak ada praktik manipulasi dalam pelaksanaan proyek pemerintah itu. (msn/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pevoli Serbia Tantang Megawati Hangestri, Gegara Megatron Gabung Hyundai Hillstate, Dulu Mereka Rekan Setim di Red Sparks

Pevoli Serbia Tantang Megawati Hangestri, Gegara Megatron Gabung Hyundai Hillstate, Dulu Mereka Rekan Setim di Red Sparks

Kepastian kembalinya pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi ke panggung V-League Korea Selatan langsung memicu tensi tinggi. Mantan rekan setimnya
Apresiasi Kinerja Polda Metro, Sahroni Desak Polri dan BNN Sikat Bersih Bandar Narkoba di Jakarta Utara

Apresiasi Kinerja Polda Metro, Sahroni Desak Polri dan BNN Sikat Bersih Bandar Narkoba di Jakarta Utara

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni apresiasi kinerja Polda Metro Jaya yang baru saja menggagalkan peredaran narkoba jenis ekstasi dan sabu di apartemen
Prabowo Tegaskan Bung Karno Milik Seluruh Bangsa: Maaf, Bukan Satu Partai!

Prabowo Tegaskan Bung Karno Milik Seluruh Bangsa: Maaf, Bukan Satu Partai!

Presiden Prabowo mengaku banyak mempelajari pemikiran dan ajaran Bung Karno. Sehingga, Prabowo pun menegaskan bahwa Presiden RI ke-1 itu bukanlah milik satu partai saja.
Media Malaysia Heboh Sendiri, Kaitkan Mees Hilgers ke Selangor FC

Media Malaysia Heboh Sendiri, Kaitkan Mees Hilgers ke Selangor FC

Media Malaysia kaitkan Mees Hilgers dengan Selangor FC. Bek Timnas Indonesia itu langsung jadi sorotan di tengah nasibnya dengan FC Twente yang belum jelas.
KDM Beberkan 3 Faktor Penyebab Utama Membuat Nasib Buruh Perkebunan BUMN Jadi Prihatin

KDM Beberkan 3 Faktor Penyebab Utama Membuat Nasib Buruh Perkebunan BUMN Jadi Prihatin

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mengaku sangat prihatin terhadap nasib buruh perkebunan milik BUMN. Bahkan KDM sebut upah buruh tersebut
Sempat Bikin Orangtua Khawatir, Tabiat Asli Ocha Siswi Viral yang Protes Juri LCC MPR RI Diungkap Orang Terdekat

Sempat Bikin Orangtua Khawatir, Tabiat Asli Ocha Siswi Viral yang Protes Juri LCC MPR RI Diungkap Orang Terdekat

Sosok Ocha mendadak viral setelah keberaniannya memprotes keputusan juri dalam final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI. Sang ayah ungkap kebiasaannya.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT