News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meubelair Karya Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas I Surabaya Menembus Pasar Australia

Beberapa jenis meubelair yang dihasilkan narapidana diantaranya buffet, meja, kursi dan sebagainya. Sebanyak 51 narapidana yang memproduksi memproduksi meubelair tersebut didampingi 15 orang instruktur.
Senin, 10 November 2025 - 14:06 WIB
Meubelair Karya Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas I Surabaya Tembus Pasar Luar Negeri
Sumber :
  • tvone - khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com - Meubelair karya warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur di Porong, Sidoarjo, menebus pasar mancanegara.

Kepala Lapas Kelas I Surabaya Sohibur Rachman mengatakan pembuatan meubelair ini merupakan salah satu kegiatan yang ada sejak tahun 1989 hinngga kini bisa diekspor ke Australia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rachman mengungkapkan bahwa pembuatan meubelair oleh para narapidana bertujuan untuk memupuk rasa percaya diri dan bekal berbisnis usai menjalani hukuman.

"Komitmen kami akan terus memberikan hal-hal positif dalam rangka pemberdayaan warga binaan pemasyarakatan dalam rangka memupuk rasa percaya diri juga persiapan diri setelah kembali ke masyarakat. Diharapkan saat mereka keluar punya keahlian dan ketrampilan untuk membekali diri dikehidupan luar," terangnya.

Beberapa jenis meubelair yang dihasilkan narapidana diantaranya buffet, meja, kursi dan sebagainya. Sebanyak 51 narapidana yang memproduksi memproduksi meubelair tersebut didampingi 15 orang instruktur.

Direktur Utama PT Bahari Mitra Surya Daulat Arwan yang bekerjasama dalam pemasarannya menyampikan saat ini ekspor meubelair karya warga binaan yang diekspor ke Australia setiap bulannya mencapai ratusan dengan ragam jenis meubel.

"Setiap bulannya kita melakukan ekspor satu kali. Sekali ekspor sekitar 280 meubel yang terdiri dari 25 sampai 30 item. Alhamdulillah kita bisa bertahan hingga saat ini,” ungkap Arwan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal membanggakan lainnya, bahan-bahan meubelair karya warga binaan Lapas Kelas I Surabaya yang diekspor ke Australia berasal dari Jawa Timur seperti kayu jati, kayu mindi dan beberapa kayu sengon. "Bahan lokal sudah cukup, karena di Jawa Timur ini memenuhi syarat untuk ekspor terutama harus ada Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), yakni sertifikat yang dikeluarkan negara untuk ekspor," ujarnya.

Sementara itu, beberapa keahlian yang dimiliki narapidana dalam memproduksi meubel bermacam-macam. Mulai yang bertugas untuk pembahanan, proses assembling, gosok, finishing hingga packing. (khu/ias)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Manajemen Arema FC resmi memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dengan salah satu pemain asingnya Odivan Koerich.
Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah bekerja keras tapi rezeki terasa seret? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang kemungkinan penyebabnya.
Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) meminta Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) untuk dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan komunikasi publik di tengah arusnya informasi digital.
Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada, Enrico Tambunan, menantang pihak Ressa untuk mengungkap sosok ayah biologisnya. Ia menilai gugatan seharusnya ditujukan ke sang ayah.
Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Dari striker legendaris hingga pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto kembali ke Garuda Muda. Simak profil lengkapnya.
Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi mengumumkan daftar negara yang telah mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT