News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Khofifah Lepas 55 Transmigran Jatim ke Tiga Provinsi

Gubernur Khofifah lepas keberangkatan 55 transmigran asal Jatim menuju tiga daerah tujuan transmigrasi.
Rabu, 17 Desember 2025 - 13:11 WIB
Gubernur Khofifah Lepas 55 Transmigran Jatim ke Tiga Provinsi
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas keberangkatan 55 transmigran asal Jawa Timur menuju tiga daerah tujuan transmigrasi, yakni Lokasi Penempatan SP Taramanu Tua Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat, SP Lagading Kabupaten Sidenreng Rappang Provinsi Sulawesi Selatan, serta Waleh SP.3 Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara.

Pelepasan transmigran yang dipimpin langsung oleh Gubernur Khofifah didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur Sigit Priyanto tersebut, berlangsung dalam suasana penuh semangat dan harapan di Halaman Kantor Gubernur Jawa Timur, Selasa (16/12).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberangkatan transmigran tahun ini terasa istimewa seiring dengan transformasi kebijakan transmigrasi nasional yang digagas Menteri Transmigrasi Republik Indonesia M. Iftitah Sulaiman Suryanagara melalui pendekatan 5T, yakni Trans Tuntas, Translok (Transmigrasi Lokal), Trans Karya Nusantara (TKN), Trans Patriot, dan Trans Gotong Royong.

Di hadapan para transmigran, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa Jawa Timur menyambut dengan antusias transformasi transmigrasi berbasis 5T yang dinilainya sangat relevan dengan tantangan pembangunan saat ini.

Menurutnya, pendekatan tersebut menjadikan transmigrasi tidak sekadar memindahkan penduduk, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan sumber daya manusia, ekonomi, dan sosial yang berkelanjutan.

“Transformasi ini memberikan harapan baru bahwa transmigrasi tidak hanya soal perpindahan penduduk, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia, ekonomi, dan sosial yang berkelanjutan,” ujarnya. 

Khofifah menjelaskan, Translok atau Transmigrasi Lokal berfungsi memberdayakan masyarakat setempat sebagai tuan rumah pembangunan kawasan transmigrasi. Sementara Trans Karya Nusantara diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja bagi pendatang di wilayah penempatan.

Adapun Trans Patriot difokuskan pada penguatan sumber daya manusia unggul melalui program beasiswa pendidikan di kawasan transmigrasi, sekaligus menyiapkan pendamping bagi para transmigran. Sedangkan Trans Gotong Royong menekankan kolaborasi lintas kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam revitalisasi kawasan transmigrasi.

“Transformasi transmigrasi melalui pola 5T ini sangat ideal karena satu sama lain saling melengkapi. Program transmigrasi hingga saat ini masih sangat relevan sebagai salah satu pendekatan strategis untuk mencapai kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Khofifah menambahkan, program transmigrasi juga berperan penting dalam pemerataan pembangunan nasional. Dari tingkat pusat hingga daerah, transmigrasi menjadi salah satu prioritas dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan.

“Sebagai daerah asal, dengan memindahkan sebagian penduduk ke daerah penempatan, kita turut mereduksi tekanan demografis di Pulau Jawa sekaligus membuka potensi kekuatan ekonomi baru di wilayah tujuan,” jelasnya.

Pada tahun 2025, Provinsi Jawa Timur memperoleh alokasi 16 kepala keluarga dalam skema Trans Karya Nusantara. Secara keseluruhan, komposisi penempatan transmigrasi didominasi Translok/TPS sebanyak 795 KK, sedangkan TKN/TPA sebanyak 95 KK.

“Keberangkatan saudara hari ini adalah langkah berani untuk menjemput masa depan di tanah baru. Lahan yang menanti bukan sekadar ruang fisik, melainkan lembaran baru kehidupan yang akan dibangun dengan kerja keras, ketekunan, dan doa,” tuturnya.

Gubernur Khofifah pun berharap para transmigran Jawa Timur mampu menjadi motor penggerak pembangunan sekaligus agen perubahan di wilayah penempatan.

“Bawalah nilai-nilai luhur Jawa Timur kerja keras, keuletan, solidaritas, dan kebersamaan. Bangun jejaring, jaga komunikasi dengan masyarakat setempat, dan tunjukkan bahwa transmigran Jatim adalah insan yang berdaya, kreatif, dan berintegritas,” pesannya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah secara khusus mendoakan anak-anak transmigran agar mampu beradaptasi dengan lingkungan baru serta tetap bersemangat menempuh pendidikan di daerah tujuan.

Ia menegaskan bahwa perpindahan wilayah tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih cita-cita setinggi mungkin. Bahkan, Khofifah membagikan kisah inspiratif tentang seorang transmigran yang berhasil menempuh pendidikan hingga menjadi profesor di Institut Pertanian Bogor (IPB).

“Jangan pernah ragu bermimpi. Siapa pun bisa sukses dari mana pun, termasuk dari daerah transmigrasi,” ucap Khofifah.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu juga mengajak seluruh transmigran untuk senantiasa memperbanyak istigfar dan doa agar Allah SWT membukakan pintu kebaikan dan rezeki, tidak hanya bagi para transmigran, tetapi juga bagi keluarga yang ditinggalkan.

Ia meminta para transmigran untuk tetap tenang meski harus berpisah jarak dengan keluarga, karena kemajuan teknologi saat ini memungkinkan komunikasi terjalin dengan mudah melalui berbagai sarana digital.

“Semoga Allah membukakan pintu rezeki, kemudahan, dan keberkahan. Semoga Allah menganugerahkan kebaikan dan membukakan pintu surga bagi seluruh orang tua dan kepada kita semua yang melaksanakan transmigrasi,” urainya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur Sigit Priyanto dalam laporannya menyampaikan bahwa transmigrasi masih menjadi salah satu program prioritas strategis pembangunan nasional dan tetap relevan hingga saat ini.

Di Jawa Timur, animo masyarakat terhadap program transmigrasi masih sangat tinggi. Setiap tahun jumlah pendaftar selalu melampaui kuota yang tersedia.

"Masyarakat masih menaruh harapan besar pada transmigrasi sebagai jalan menuju kehidupan yang lebih baik," ungkapnya. 

Sigit mengungkapkan, bahwa Trans Karya Nusa merupakan pola penciptaan lapangan pekerjaan bagi para pendatang di kawasan transmigrasi. Konsep ini sebelumnya dikenal dengan istilah Transigrasi Penduduk Asal (TPA) dengan diikuti 16 Kepala Keluarga 55 jiwa berasal dari 15 kab/kota.  

Kadisnaker menambahkan, Transformasi Transmigrasi juga menyertakan program pelatihan Komponen Cadangan (Komcad). Dimana Jatim mengikutkan tiga kepala keluarga untuk mengikuti pelatihan Komcad di Bandung selama dua bulan.  

"Pelatihan Komcad dari unsur Transmigran dibentuk Kementrian Transmigrasi untuk memperkuat pertahanan dan pembangunan SDM kawasan transmigrasi," jelasnya. 

"Komcad ini bertujuan menyiapkan SDM untuk tugas tanggap darurat. Para Transmigran yang mengikuti Komcad akan diberi pangkat setara TNI bedasarkan tingkat pendidikan yaitu Tamtama, Bintara dan Perwira," imbuhnya.

Salah satu peserta transmigrasi asal Kabupaten Bojonegoro, Suhartini (44) mengaku, mengikuti program ini demi meningkatkan taraf perekonomian keluarganya. Ia berharap kehidupan keluarganya akan lebih baik setelah menjadi transmigran di Desa Taramanu Tua, Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyebutkan bahwa para transmigran mendapatkan fasilitas berupa rumah, lahan satu hektare untuk diolah, peralatan dan bibit pertanian, serta jaminan hidup selama satu tahun.

“Prosesnya mudah dan tanpa biaya. Harapan kami setelah mengikuti program ini bisa sukses dan membuktikan kepada keluarga bahwa kami mampu,” pungkasnya. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ceritakan Pengalaman Pribadi, Gubernur Sherly Tjoanda Imbau Ibu-ibu Bisa Menempatkan Diri dalam Mengasuh Anak

Ceritakan Pengalaman Pribadi, Gubernur Sherly Tjoanda Imbau Ibu-ibu Bisa Menempatkan Diri dalam Mengasuh Anak

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan satu tips parenting atau pola asuh anak berdasarkan pengalamannya.
Berita Foto: Pelan-pelan Bangkit dari Trauma, Aktivitas Penumpang di Stasiun Bekasi Timur Mulai Normal

Berita Foto: Pelan-pelan Bangkit dari Trauma, Aktivitas Penumpang di Stasiun Bekasi Timur Mulai Normal

Peron yang sempat terdampak kini telah dapat dilalui kembali oleh kereta api jarak jauh maupun KRL, sehingga operasional perjalanan berangsur pulih.
BGN Usul Kampus Punya SPPG Sendiri, Mahasiswa Bisa Kelola Sawah dan Ternak Demi Dukung MBG

BGN Usul Kampus Punya SPPG Sendiri, Mahasiswa Bisa Kelola Sawah dan Ternak Demi Dukung MBG

Ia menilai, keberadaan SPPG di lingkungan perguruan tinggi dapat menjadi peluang sekaligus kontribusi nyata dalam memperkuat program tersebut.
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Peran Strategis Damkar, Satpol PP, dan Linmas Jaga Stabilitas Daerah

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Peran Strategis Damkar, Satpol PP, dan Linmas Jaga Stabilitas Daerah

Wamendagri Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya peran strategis Damkar dan Penyelamatan, Satpol PP, serta Satlinmas dalam menjaga ketenteraman dan perlindungan masyarakat.
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup Total hingga 7 Agustus 2026, Dedi Mulyadi Tegaskan Plang Pengumuman Tak Berizin

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup Total hingga 7 Agustus 2026, Dedi Mulyadi Tegaskan Plang Pengumuman Tak Berizin

Dedi Mulyadi tegaskan plang pengumuman penutupan Jalan Diponegoro Bandung yang terpasang di kawasan sekitarnya, tidak memiliki izin resmi dari Pemprov Jabar.
Prestasi Gemilang Tim Panjat Tebing Indonesia di Asian Beach Games 2026 Jadi Bekal ke World Cup

Prestasi Gemilang Tim Panjat Tebing Indonesia di Asian Beach Games 2026 Jadi Bekal ke World Cup

Prestasi gemilang tim panjat tebing Indonesia di Asian Beach Games 2026 jadi bekal untuk menghadapi ajang bergengsi World Cup Climbing Series 2026.

Trending

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Jika benar hengkang dari Persija Jakarta, ada beberapa opsi menarik yang bisa dipilih Rizky Ridho untuk abroad. Salah satunya adalah FCV Dender di Liga Belgia
Viral, Detik-detik Pemuka Agama Diduga Cabuli 50 Siswi di Pati, Kuasa Hukum Korban: Ada yang SMP

Viral, Detik-detik Pemuka Agama Diduga Cabuli 50 Siswi di Pati, Kuasa Hukum Korban: Ada yang SMP

Mencuat kabar terkait detik-detik pemuka gama di Pati, Jateng diduga cabuli 50 siswi. Kabar itu viral di media sosial, hingga menyedot perhatian dan komentar
Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Bintang sepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (SM) dan diwisuda bersama 401 wisudawan lainnya dari Udinus Semarang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT