Satgas Pangan Ponorogo Cek Pasar Tradisional dan Modern Jelang Nataru
- tvOne - aries sutikno
Ponorogo, tvOnenews.com – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Ponorogo terus melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional yang tersebar di wilayah Ponorogo menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Tidak hanya pasar tradisional, sejumlah swalayan dan toko modern juga tak luput dari pantauan tim Satgas Pangan.
Satgas Pangan langsung terjun memantau harga kebutuhan pokok penting mulai dari Pasar Legi Ponorogo di Jalan Soekarno Hatta, Ponorogo. Selain itu, tim Satgas Pangan yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, juga menyasar Pasar Sumoroto di Kecamatan Kauman, Pasar Bungkal di Kecamatan Bungkal, serta toko modern Swalayan Surya di wilayah Kelurahan Mangkujayan.
Mereka melakukan pengecekan langsung harga bapokting, mulai dari harga, kualitas dan mutu barang, serta berat bersih dari barang kemasan yang diperjualbelikan. Sementara itu, petugas memfokuskan pengecekan komoditas bumbu dapur, daging ayam, daging sapi, beras, minyak goreng, hingga telur.
"Hari ini kami Satgas pangan turun untuk melakukan pengecekan harga bapokting, baik di pasar tradisional maupun modern," ungkap AKP Imam Mujali kepada sejumlah awak media.
Hasil pemantauan menunjukkan harga kebutuhan pokok relatif stabil. Bahkan, sejumlah komoditas strategis seperti bawang merah dan cabai rawit justru mengalami penurunan harga. Di Pasar Legi Ponorogo, harga bawang merah yang sebelumnya mencapai Rp27.500 per kilogram kini turun menjadi Rp25 ribu per kilogram. Sementara itu, cabai rawit yang sempat menyentuh Rp70 ribu per kilogram saat ini berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram.
Selain harga, Satgas Pangan juga memantau ketersediaan stok bapokting di pasar tradisional maupun pasar modern. Dari hasil pengecekan, stok dinilai aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama momentum Nataru.
"Tidak ada temuan kenaikan harga yang signifikan. Cenderung stabil, bahkan ada yang turun seperti harga bawang merah dan cabai rawit," tambah AKP Imam.
Sementara itu, komoditas beras dinilai sangat aman karena saat ini memasuki musim panen di akhir tahun 2025. Kondisi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga selama libur Natal dan Tahun Baru. (asn/gol)
Load more