News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Pembunuhan Faradila, Kuasa Hukum: Merupakan Kejahatan Berat Berlapis

Kasus pembunuhan terhadap Faradila, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang diduga dilakukan oleh Bripka AS, seorang polisi aktif di jajaran Polres Probolinggo, kini terus menjadi perbincangan di berbagai kalangan publik.
Jumat, 26 Desember 2025 - 17:27 WIB
Samsudin Kuasa hukum keluarga almarhumah Faradilia Amalia Najwa
Sumber :
  • tvOne - m syahwan

Probolinggo, tvOnenews.com – Kasus pembunuhan terhadap Faradila, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang diduga dilakukan oleh Bripka AS, seorang polisi aktif di jajaran Polres Probolinggo, kini terus menjadi perbincangan di berbagai kalangan publik.

Samsudin, kuasa hukum keluarga almarhumah Faradilia Amalia Najwa, mengatakan bahwa kasus kematian korban merupakan kejahatan berat berlapis, bukan tindak pidana biasa. Penyidik Polda Jawa Timur telah menerapkan Pasal 340, 338, 351 ayat (3), dan 285 KUHP, yang mencakup dugaan pembunuhan berencana hingga pemerkosaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bahwa perkara ini semakin serius karena pelaku merupakan seorang aparat penegak hukum aktif. Status tersebut justru menuntut penegakan hukum yang lebih ketat, transparan, dan akuntabel, sesuai asas equality before the law dalam Pasal 27 ayat (1) UUD 1945,” katanya, Jumat (26/12).

Pihak keluarga korban bersama LBH LIRA Jawa Timur memastikan akan mengawal perkara ini hingga putusan pengadilan yang berkeadilan dijatuhkan.

“Jika hukum tidak ditegakkan secara tegas dan adil, yang runtuh bukan hanya keadilan bagi korban, tetapi juga kepercayaan publik terhadap negara hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Kanit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, AKP M. Fauzi, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan rangkaian penyelidikan lanjutan.

“Kami menemukan barang bukti berupa tali dan lakban dari rumah tersangka Bripka AS. Tali diduga digunakan untuk mengikat tangan dan kaki korban, sementara lakban digunakan untuk menutup mulut korban,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa sebelumnya korban sempat berusaha melarikan diri, namun kembali diamankan, disekap, lalu dimasukkan ke dalam mobil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Diduga pembunuhan dan pembuangan korban terjadi pada hari yang sama, Senin (15/12). Korban dieksekusi di Batu dengan cara dicekik di dalam mobil, lalu sekitar pukul 20.30 WIB jasadnya dibuang ke wilayah Wonorejo,” tambahnya.

Hingga kini, penyidik masih mendalami peran dua tersangka karena keterangan Bripka AS dan Suyitno belum sepenuhnya sinkron. (msn/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Tampil di leg kedua, Maarten Paes menjadi kiper utama Ajax menantang Shelbourne FC di Tolka Park, Jumat (14/8/2026) dini hari WIB. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT