Hadapi Nataru, Karantina Jatim Siagakan Layanan 24 Jam di Tanjung Perak
- tvOne - zainal azkhari
Surabaya, tvOnenews.com - Menghadapi lonjakan arus logistik pangan selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Tim Kerja Karantina Jawa Timur (Timja) melakukan peninjauan langsung ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Rabu (31/12/2025). Peninjauan ini bertujuan memastikan layanan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan tetap berjalan optimal selama 24 jam nonstop.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi peningkatan lalu lintas komoditas pangan yang signifikan menjelang pergantian tahun.
Lonjakan Sertifikasi Komoditas Pangan
Data dari Karantina Jatim menunjukkan adanya lonjakan permintaan sertifikasi komoditas pada Desember 2025 dibandingkan bulan sebelumnya, sebagai berikut, komoditas tumbuhan naik sebesar 16,74 persen, dari 8.690 menjadi 10.145 dokumen, komoditas ikan meningkat sebesar 6,54 persen, komoditas hewan bertambah 2,75 persen.
Peningkatan ini didominasi oleh arus komoditas hortikultura dan protein hewani, seperti daging ayam dan sapi beku, produk olahan daging, susu UHT, yogurt, serta telur konsumsi.
Ketua Tim Kerja Penegakan Hukum Karantina Jatim, Priyadi, menegaskan bahwa Pelabuhan Tanjung Perak merupakan gerbang utama logistik nasional di Jawa Timur dengan tingkat risiko tinggi terhadap masuknya hama penyakit hewan, organisme pengganggu tumbuhan, dan penyakit ikan karantina.
“Kami menyiagakan 70 petugas gabungan untuk memberikan layanan karantina 24 jam selama tujuh hari penuh di masa libur Nataru,” ujar Priyadi.
Untuk mendukung kelancaran pengawasan, Karantina Jatim memperkuat koordinasi lintas sektor dengan otoritas pelabuhan, Bea dan Cukai, serta instansi terkait lainnya. Tujuannya untuk mengantisipasi potensi masuknya komoditas ilegal yang dapat mengganggu stabilitas pangan dan kesehatan masyarakat.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, sekaligus memastikan setiap komoditas yang masuk dan keluar wilayah Jawa Timur telah melalui prosedur karantina yang ketat dan sesuai standar. (zaz/gol)
Load more