News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

20 Tahun Dipasung, Seorang Kakek Akhirnya Dibebaskan Ipda Purnomo

Mbah Kirno kerap mengamuk bahkan mengancam keselamatan orang lain. Hingga terpaksa mengurungdipasung di dalam kandang besi ukuran kecil.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 30 Januari 2026 - 13:53 WIB
Seorang Kakek bebas setelah 20 tahun di kerakeng besi
Sumber :
  • tvOne - Aris Batara

Ponorogo, tvOnenews.com — Seperti inilah kehidupan Mbah Kirno (60) warga Desa Temon, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang sehari-harinya di balik kandang besi terkunci rapat selama hampir dua dekade. Kehidupanya terputus dari dunia luar. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut warga setempat, sebelum mengalami gangguan jiwa Mbah Kirno menjalani  hidup normal dilingkungannya. Perubahan perilaku terjadi setelah Mbah Kirno mendalami ilmu kanuragan atau ilmu Jawa yang diduga melebihi kesiapan mental dan batinnya. 

 

Mbah Kirno kerap mengamuk, bahkan nyaris mengancam keselamatan warga dan keluarganya. Hingga pada akhirnya keluarga terpaksa mengurung Mbah Kirno dengan kandang besi ukuran kecil. Langkah tersebut diambil pihak keluarga karena alasan keselamatan. 

 

Sementara itu proses evakuasi tidak berlangsung mulus. Pihak keluarga sempat menolak, khawatir Mbah Kirno akan mengamuk jika dilepas. Pihak keluarga akhirnya luluh setelah melakukan pendekatan persuasif yang dipimpin langsung Ipda Purnomo bersama lintas instansi seperti Dinas Kesehatan, Pemerintah Desa, dan TNI.

 

Karena kunci gembok kandang telah hilang, petugas terpaksa membuka kurungan menggunakan gerinda dan linggis. Momen itu menjadi titik balik bagi seorang lelaki yang selama bertahun-tahun hidup dalam keterasingan. Berada di dalam jeruji besi berukuran lebar 0,5 meter, tinggi 1 meter dan panjang 2 meter. 

 

Ipda Purnomo, perwira polisi sekaligus penggiat sosial dari Polres Lamongan datang bukan sekadar menjalankan tugas. Dia datang dengan misi kemanusiaan, yakni menjemput, membebaskan, dan merawat seorang lelaki yang selama bertahun-tahun dipasung keluarganya karena gangguan kejiwaan.

 

"Jadi kami menjemput salah satu warga Ponorogo atas nama Pak Sukirno. Kalau berbicara secara medis, Pak Kirno mengalami gangguan kejiwaan," kata Ipda Purnomo.

 

Pak Purnomo sapaan akrabnya, menyebut bahwa selama hampir 20 tahun Mbah Kirno ditempatkan dalam kandang besi oleh keluarganya. Alasannya, korban kerap dianggap membahayakan anggota keluarga lain saat kambuh. Kondisi itu membuat kehidupannya berlangsung dalam keterbatasan, tanpa kebebasan, tanpa sentuhan tanah, dan tanpa perawatan medis yang layak.

 

Proses evakuasi Mbah Kirno juga turut disaksikan Kepala Dusun Temon Khadir Mudandi dan Sarti, adik kandung Mbah Kirno. Bahkan warga setempat serta sejumlah anggota TNI Polri juga ikut mendampingi.

 

Menurut Ipda Purnomo praktik pemasungan ini dipengaruhi oleh pemahaman keluarga yang meyakini korban memiliki ilmu kebal sehingga Dia tidak diperbolehkan menyentuh tanah selama dikurung. Menurut kepercayaan keluarga, jika menyentuh tanah, kekuatan supranaturalnya akan kembali dan bisa mengamuk. 

 

"Jadi Pak Kirno ini sudah hampir 20 tahun dipasung. Mungkin karena pengetahuan keluarganya yang membuat Pak Kirno dianggap kebal tidak boleh menyentuh tanah. Sehingga dalam proses pemasungan, beliau tidak menginjak tanah," terangnya. 

 

Langkah Purnomo tidak hanya memutus rantai pemasungan, tetapi juga membuka harapan baru bagi Mbah Kirno. Bahwa hidupnya tidak harus berakhir di balik jeruji besi.

 

Warga sekitar yang menyaksikan proses evakuasi Mbah Kirno mengaku kagum dengan langkah Ipda Purnomo karena biasanya Mbah Kirno kerap mengamuk. Namun saat dievakuasi Mbah Kirno menurut dan tidak menunjukan sikap agresif. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Biasane ngamuk, Mas, kalau didekati orang apalagi orang yang gak dikenal Mbah Kirno," tutur Pujiono warga setempat. (asn/ias) 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akses Kesehatan di Papua Masih Terbatas, TNI Jemput Bola Buka Layanan Keliling 

Akses Kesehatan di Papua Masih Terbatas, TNI Jemput Bola Buka Layanan Keliling 

Kepala Pusat Penerangan TNI, Aulia Dwi Nasrullah mengatakan, kegiatan ini bagian dari komitmen membantu masyarakat di daerah penugasan.
Kemendiktisaintek Berencana Tutup Prodi Keguruan, DPR Tegas Menolak: Daerah Masih Kekurangan Guru

Kemendiktisaintek Berencana Tutup Prodi Keguruan, DPR Tegas Menolak: Daerah Masih Kekurangan Guru

Wacana penghapusan Program Studi (Prodi) Keguruan menuai penolakan di DPR. Komisi X menilai langkah itu tak masuk akal karena masalah kekurangan guru di daerah.
Terungkap, Sosok Tersangka Pemerkosa Puluhan Santriwati di Pati

Terungkap, Sosok Tersangka Pemerkosa Puluhan Santriwati di Pati

Terungkap, sosok tersangka pemerkosa puluhan santriwati di Pati. Ternyata, seorang pengasuh pondok pesantren (ponpes), inisial AS, dan pelaku merupakan pendiri
Mendag Sebut Nilai Ekonomi Burung Kicau Bisa Tembus Rp2 T, Perputaran Uang Kicau Mania Sentuh UMKM hingga Industri

Mendag Sebut Nilai Ekonomi Burung Kicau Bisa Tembus Rp2 T, Perputaran Uang Kicau Mania Sentuh UMKM hingga Industri

Mendag menyebut aktivitas lomba burung berkicau tidak hanya berkaitan dengan hobi, melainkan punya potensi perputaran ekonomi besar yang menyentuh UMKM hingga industri.
Pascainsiden Bekasi Timur, KAI Fokus Pemulihan dan Penguatan Keselamatan Perjalanan Kereta

Pascainsiden Bekasi Timur, KAI Fokus Pemulihan dan Penguatan Keselamatan Perjalanan Kereta

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengatakan pihaknya fokus melakukan pemulihan operasional pascainsiden KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Bima Arya: Indonesia Berpeluang Jadi 5 Ekonomi Terbesar, Anak Muda Harus Siapkan Diri

Bima Arya: Indonesia Berpeluang Jadi 5 Ekonomi Terbesar, Anak Muda Harus Siapkan Diri

Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengajak generasi muda untuk mempersiapkan diri secara serius dalam menyambut peluang Indonesia menjadi negara maju. Kesiapan itu

Trending

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Tampil memukau sebagai raja assist kasta Championship, salah satu pemain veteran ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia buat ajang Piala AFF 2026.
Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung memberikan pernyataannya usai menyaksikan aksi Megawati Hangestri secara langsung, saat membela Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026.
Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Banyak warga Belanda yang mengutarakan rasa gembiranya setelah NAC Breda hampir dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda. 
Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 hingga isu naturalisasi.
Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Beckham Putra mengungkap sosok yang menjadi inspirasinya sejak kecil untuk bermain bola hingga akhirnya berhasil menjadi salah satu bintang di Persib Bandung.
Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Pelatih Hyundai Hillstate Berharap Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea Musim Depan, Minta Megatron Persiapkan Diri

Pelatih Hyundai Hillstate Berharap Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea Musim Depan, Minta Megatron Persiapkan Diri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, memberikan pesan khusus kepada Megawati Hangestri setelah bertemu langsung di Indonesia usai tampil di Grand Final Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT