GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Ungkap Pembuang Bayi di Senduro Lumajang, Pelakunya Orang Tua Kandung

Kepolisian Sektor Senduro Lumajang Jawa Timur, akhirnya berhasil menemukan pelaku pembuang bayi laki-laki di sebuah warung gorengan Desa Kandangan Kecamatan Senduro Lumajang, pada Rabu (4/2) pagi.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 4 Februari 2026 - 16:37 WIB
pasutri pembuangan bayi dimintai keterangan polisi
Sumber :
  • tvOne - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com - Kepolisian Sektor Senduro Lumajang Jawa Timur, akhirnya berhasil menemukan pelaku pembuang bayi laki-laki di sebuah warung gorengan Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Lumajang, pada Rabu (4/2) pagi.

Pelakunya tak lain adalah kedua orang tua bayi tersebut, yang secara sengaja tega membuang bayinya beberapa jam setelah dilahirkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini berhasil terungkap setelah kedua pelaku yakni pasangan suami istri Rendi dan Lia Septianti Astuti, yang tercatat sebagai warga Desa Argosari, Kecamatan Senduro. 

Kapolsek Senduro, Akp Wahono Pudji menyatakan bahwa kedua pelaku langsung mendatangi Polsek Senduro, beberapa jam setelah video penemuan bayi ini beredar luas dan viral di media sosial. 

"Tadi pagi setelah bayi ditemukan langsung kita bawa ke puskesmas Senduro untuk menjalani perawatan. Kondisinya sehat. Kemudian kita di bantu rekan-rekan puskesmas untuk menyebarkan informasi penemuan bayi ini kepada semua bidan desa yang ada di wilayah Kecamatan Senduro dan sekitarnya dan sekitar pukul 8 pagi tadi, kedua pelaku mendatangi ke mako dan mengakui perbuatannya," kata Akp Wahono saat ditemui di Mapolsek Senduro, Rabu (4/2). 

"Rupanya kedua pelaku ini ketakutan setelah video penemuan anaknya viral di media sosial," tambahnya. 

Kepada polisi, kedua orang tua bayi tersebut menyesal karena telah membuang darah dagingnya sendiri. Mereka mengatakan jika langkah nekat ini dilakukan mereka karena keterbatasan ekonomi. 

"Sesuai pengakuannya, mootifnya masalah ekonomi. Pekerjaan mereka sebagai petani, tidak cukup membiayai hidup bayinya karena mereka juga sudah punya satu orang anak. Kita akan terus mendalami motifnya. Yang jelas pelaku pembuangan bayi ini adalah keduanya," terang Wahono. 

Sementara itu, Hanifah selaku Bidan Desa Kandang Tepus, Kecamatan Senduro, sejak awal sudah mengaku curiga jika bayi yang ditemukan tersebut merupakan salah satu pasiennya, yang sehari sebelumnya Ia bantu proses persalinannya.

"Tadi pagi dapat kabar dari grup bidan Senduro terkait penemuan bayi. Kalau lihat ciri-cirinya saya sampai curiga ini bayi yang saya bantu persalinannya kemarin pagi. Setelah saya cek ke sini ternyata benar" ujar Hanifah saat ditemui di Puskesmas Senduro. 

Lebih lanjut Hanifah juga menjelaskan bahwa kedua orang tua bayi menolak diantarkan pulang dengan kendaraannya. Bahkan, mereka juga meninggalkan surat nikah karena belum bisa menyelesaikan administrasi. 

"Pasiennya pamit pulang, kan biaya administrasinya belum selesai akhirnya buku nikahnya saya tahan ada di rumah. sempat saya tawari  untuk diantar pulang namun bilang pulang sendiri. Tidak tahunya akhirnya terjadi seperti ini," pungkasnya. 

Hingga saat ini, bayi laki-laki yang dibuang sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Senduro. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya,  bayi laki-laki ditemukan warga dalam kondisi terbungkus selimut di warung gorengan milik Adi Lesmono di Desa Kandangan, Kecamatan Senduro dan sempat menggemparkan warga. (wso/gol) 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anak di Jabar Menangis Histeris Sebut Nama KDM, Tak Disangka Ini Respons Menohok Dedi Mulyadi: Bawa ke Barak Loh

Anak di Jabar Menangis Histeris Sebut Nama KDM, Tak Disangka Ini Respons Menohok Dedi Mulyadi: Bawa ke Barak Loh

Sebuah video diunggah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi dalam akun instagramnya.
Lama-lama Netizen Mulai Merasa Muak saat Lihat Konten Dedi Mulyadi, Ingatkan Warga Jawa Barat soal Sikap ke KDM

Lama-lama Netizen Mulai Merasa Muak saat Lihat Konten Dedi Mulyadi, Ingatkan Warga Jawa Barat soal Sikap ke KDM

Netizen menyoroti sebuah kebiasaan buruk yang selalu muncul dalam konten Dedi Mulyadi. Netizen mengkritik sikap warga Jawa Barat setiap kali Dedi Mulyadi datang
Cara Licik Daycare Little Aresha Yogyakarta Yakinkan Orang Tua, Pakai Kamar Percontohan, Janjikan 1 Anak 1 Pengasuh

Cara Licik Daycare Little Aresha Yogyakarta Yakinkan Orang Tua, Pakai Kamar Percontohan, Janjikan 1 Anak 1 Pengasuh

Salah satu metode yang digunakan ialah menampilkan ruang contoh dengan fasilitas yang terlihat nyaman dan aman bagi anak-anak.
Polri bersama Petani Jagung Tuban Bersiap Sambut Kehadiran Presiden RI pada Panen Raya

Polri bersama Petani Jagung Tuban Bersiap Sambut Kehadiran Presiden RI pada Panen Raya

Polri bersama petani jagung dan Gapoktan di Kabupaten Tuban bersiap sambut rencana kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026.
Siap-siap Malam Ini Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Digelar di Kota Bandung, Hindari Macet di 4 Jalan Ini

Siap-siap Malam Ini Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Digelar di Kota Bandung, Hindari Macet di 4 Jalan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serta rombongan akan menyambut sekaligus mengiringi kedatangan Mahkota Binokasih di Kota Bandung pada Sabtu (16/5/2026) malam.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT