News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolak Parluh 2026, Ratusan Massa PSHT Kepung Padepokan Pusat Madiun, 1.500 Anggota TNI-Polri Perketat Pengamanan

Ratusan massa pendemo dari warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kubu M. Taufik kembali menggelar aksi demonstrasi lanjutan dengan menuntut penolakan dan dibubarkannya Parapatan Luhur (Parluh) tahun 2026, Kamis (5/2).
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 5 Februari 2026 - 15:49 WIB
Ratusan Massa PSHT Kepung Padepokan Pusat Madiun
Sumber :
  • tvOne - miftakhul erfan

Madiun, tvOnenews.com – Ratusan massa pendemo dari warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kubu M. Taufik kembali menggelar aksi demonstrasi lanjutan dengan menuntut penolakan dan dibubarkannya Parapatan Luhur (Parluh) tahun 2026, Kamis (5/2).

Parluh akan digelar oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) pimpinan Moerdjoko di Padepokan PSHT Pusat Madiun, Jalan Merak No. 10, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, selama tiga hari ke depan, yakni pada 6–8 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyandi membenarkan bahwa Polres Madiun Kota tengah melakukan pengamanan jalannya aksi demonstrasi dari massa PSHT menuju Padepokan PSHT Pusat Madiun.

“Polres Madiun Kota telah menyiapkan sebanyak 1.500 personil gabungan TNI-Polri dan juga 160 an satgas Sentot Prawirodirjo gabungan dari 15 perguruan pencak silat se Madiun Raya untuk pengamanan Parluh besok,” kata Wiwin.

Sementara itu, aksi demonstrasi lanjutan ini menuntut hal yang sama dengan aksi pada Selasa (3/2) lalu, yakni penolakan dan pembubaran rencana Parluh 2026 yang dipimpin Ketua Umum PSHT Pusat Madiun Moerdjoko, karena diklaim sebagai organisasi ilegal.

“Sejak pagi tadi massa berusaha merangsek masuk ke lokasi Padepokan Pusat melalui daerah jembatan Ngebrak Madigondo Magetan dan juga jembatan Sambirejo Jiwan Madiun, namun berhasil kami balikan Karen tidak ada ijin,” imbuhnya.

Karena aksi tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan kepada pihak kepolisian, ditambah memicu terjadinya kemacetan panjang di jalan raya perbatasan Magetan menuju Madiun, massa kemudian disweeping untuk diarahkan melakukan aksi demonstrasi di Alun-alun Kota Madiun.

Wiwin memastikan pengamanan dilakukan secara tepat, aman, santun, dan lebih mengutamakan pendekatan humanis agar tidak terjadi gesekan dengan petugas keamanan maupun warga sekitar.

Hal ini menyusul banyaknya isu-isu provokatif yang beredar di media sosial terkait dugaan rencana penyerangan maupun hal-hal negatif lain yang tidak diinginkan.

“Memang sebelumnya ada beberapa narasi bersifat provokatif melalui media sosial, seperti hitamkan kota Madiun dan lain sebagainya. Tentunya itu menjadi pertimbangan pengamanan Kamtibmas dilakukan.” pungkasnya.

Seperti diketahui, di tubuh PSHT saat ini terdapat dualisme kepemimpinan yang hingga kini masih dalam proses hukum perdata, baik di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Pengadilan Negeri Bale Bandung, maupun di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI.

Bahwa Ketua Umum PSHT saat ini adalah Moerdjoko yang berpusat di Kota Madiun, namun berdasarkan keputusan Kemenkumham RI pada Juli 2025, yang sah di mata hukum sebagai Ketua Umum PSHT adalah Muhammad Taufik.

Massa pendemo dari PSHT kubu M. Taufik ini menolak digelarnya Parluh 2026 yang akan dilakukan oleh kubu Moerdjoko pada Jumat hingga Minggu atau 6–8 Februari 2026, dengan alasan organisasi PSHT di bawah pimpinan Moerdjoko saat ini dinilai ilegal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Parluh merupakan kegiatan organisasi PSHT yang rutin dilakukan setiap lima tahun sekali dan diikuti oleh seluruh cabang PSHT di berbagai wilayah, termasuk luar negeri.

Agenda Parluh meliputi evaluasi program kerja PSHT selama lima tahun terakhir, penentuan program yang perlu diubah, diperbaiki, atau dilanjutkan, serta perancangan program kerja organisasi untuk lima tahun ke depan. (men/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Slamet Santoso: Pemuda Banyuwangi yang Niatnya Jadi TKI Tiba-tiba Direkrut Klub Sepak Bola Eropa

Kisah Slamet Santoso: Pemuda Banyuwangi yang Niatnya Jadi TKI Tiba-tiba Direkrut Klub Sepak Bola Eropa

Slamet Santoso, seorang pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur, berniat mengadu nasib ke Eropa sebagai pekerja migran, malah berakhir menjadi pemain sepak bola profesional di Polandia.
Mahfud MD Berkomentar Menohok soal Kasus Korupsi MBG: Masyarakat Soroti Pengadaan IT Rp1,2 T

Mahfud MD Berkomentar Menohok soal Kasus Korupsi MBG: Masyarakat Soroti Pengadaan IT Rp1,2 T

Kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG di BGN ternyata menyedot perhatian dan komentar elite politik seperti mantan Menko Polhukam, Mahfud MD. Bahkan usai
Penjelasan Lengkap Pakar Ekspresi, Video Permintaan Maaf Sarwendah Sampai Dinilai Tidak Tulus

Penjelasan Lengkap Pakar Ekspresi, Video Permintaan Maaf Sarwendah Sampai Dinilai Tidak Tulus

Alih-alih meredam polemik yang berkembang, pernyataan Sarwendah justru memunculkan berbagai penafsiran baru dari netizen, termasuk soal tingkat ketulusan.
Indonesia Jadi Tuan Rumah PMGO 2026, Kemenekraf Ungkap Misi Besar yang Bikin Dunia Esports Melirik

Indonesia Jadi Tuan Rumah PMGO 2026, Kemenekraf Ungkap Misi Besar yang Bikin Dunia Esports Melirik

PMGO 2026 di Jakarta jadi bukti Indonesia makin serius membidik peta esports dunia. Kemenekraf ingin RI jadi global hub, sekaligus dorong IP lokal dan UMKM.
Lagi Sibuk di Timnas Indonesia, Masa Depan Emil Audero di Cremonese Terungkap usai Dibocorkan Media Italia

Lagi Sibuk di Timnas Indonesia, Masa Depan Emil Audero di Cremonese Terungkap usai Dibocorkan Media Italia

Media Italia, Calcio Cremonese mengungkap masa depan Emil Audero di Cremonese. Hal itu terjadi saat sang kiper membawa Timnas Indonesia menggilas Oman skor 3-0.
Veda Ega Pratama Siap Menggila dari Posisi Ini di Moto3 Hungaria

Veda Ega Pratama Siap Menggila dari Posisi Ini di Moto3 Hungaria

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama akan memulai balapan dari posisi kesembilan di Moto3 Hungaria 2026 setelah menuntaskan kualifikasi di Sirkuit Balaton Park, Hungaria, Sabtu, 6 Juni 2026 WIB.

Trending

Sony Sonjaya Bocorkan Data Puluhan Orang Terlibat Korupsi MBG: Nama-nama Itu Tokoh Besar

Sony Sonjaya Bocorkan Data Puluhan Orang Terlibat Korupsi MBG: Nama-nama Itu Tokoh Besar

Sony Sonjaya melalui pengacaranya Elza Syarief, bocorkan data puluhan orang yang terlibat kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di BGN.
Selain Bocorkan Otak Korupsi MBG, Sony Sonjaya Beberkan Ciri-cirinya hingga Jabatannya

Selain Bocorkan Otak Korupsi MBG, Sony Sonjaya Beberkan Ciri-cirinya hingga Jabatannya

Setelah dibekuk Kejagung terkait kasus dugaan korupsi tata Kelola Makan Bergizi Gratis (MBG), Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya bocorkan fakta
Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap hasil FIFA Matchday pada Jumat (05/06/2026) menghadirkan nasib berbeda bagi sejumlah wakil Asia Tenggara. Hanya Timnas Indonesia yang berhasil menang.
Usai Dadan Hindaya Pakai Rompi Tahanan, Sejumlah Kebijakan MBG Berubah

Usai Dadan Hindaya Pakai Rompi Tahanan, Sejumlah Kebijakan MBG Berubah

Usai eks Kepala BGN, Dadan Hindayana dibekuk Kejagung hingga mengenakan rompi tahanan. Kini sejumlah kebijakan rogram makan bergizi gratis (MBG) alami perubahan
Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman, Tarik Sektioui, mengaku merasa tertipu dengan peringkat FIFA Timnas Indonesia. Hal itu ia ungkapkan setelah timnya kalah telak dari skuad Garuda.
Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Sebelum pertandingan digelar, media Timur Tengah sudah lebih dulu memberikan peringatan kepada tim nasional mereka soal kekuatan Timnas Indonesia melawan Oman.
Media Oman Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia di GBK, Sebut Debut Pelatih Tarik Sektioui Mengecewakan

Media Oman Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia di GBK, Sebut Debut Pelatih Tarik Sektioui Mengecewakan

Media Oman soroti debut buruk Tarik Sektioui setelah timnya dihancurkan Timnas Indonesia 0-3 di FIFA Matchday. Bahkan media setempat mengakui kualitas Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT