News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Hutang, Pasutri dan Anaknya Asal Jombang, Diculik dan Disekap Dua Hari di Bangkalan

Pasangan suami istri (Pasutri), dan seorang anak balita, warga Kabupaten Jombang, menjadi korban penculikan dan penyekapan, di Bangkalan.
Rabu, 4 Maret 2026 - 13:10 WIB
Pasutri dan anaknya diculik dan disekap
Sumber :
  • tim tvone - abdur rahem

Bangkalan, tvOnenews.com – Pasangan suami istri (Pasutri), dan seorang anak balita, warga Kabupaten Jombang, menjadi korban penculikan dan penyekapan, di Bangkalan.

Ketiga korban akhirnya berhasil ditemukan dan dibebaskan petugas kepolisian. Dari keterangan korban, insiden ini dilatarbelakangi masalah hutang piutang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden penculikan terjadi karena korban dengan terduga pelaku mempunyai hutang rokok ilegal senilai Rp 95.000.000. Namun korban hanya bisa membayar Rp 75.000.000, dan meminta perpanjangan waktu pembayaran.

Tunggakan ini rupanya membuat terduga pelaku N-H emosi. Bersama lima orang laki-laki, dan perempuan kemudian mendatangi korban ke rumahnya di Jombang.

Berdasarkan pengakuan, Anjar Andrianto, yang saat itu sedang tidur, tak berdaya saat rumahnya tiba-tiba dimasuki kelima laki-laki tersebut. Sebagian diantaranya membawa senjata tajam. Bahkan menurut korban, mereka sempat dianiaya, termasuk istrinya yang dicekik, dan dibenturkan ke tembok oleh N-H.

Usai dianiaya, pasutri dan balitanya tersebut lalu dibawa paksa, dan disekap di Bangkalan. Meski begitu, korban mengaku diperlakukan baik saat disekap selama dua hari.

Upaya korban untuk lepas dari penyekapan baru terjadi, setelah ia berhasil menghubungi keluarganya di jombang, yang selanjutnya melaporkan kejadian ini ke mapolres setempat, dan kasus ini pun kini ditangani oleh kepolisian Jombang.

Mereka dijemput paksa dari rumahnya bersama istrinya berinisial ZR (25) dan putrinya, KA yang masih berusia 4 tahun, pada Minggu (1/3) dini hari dan disekap di sebuah rumah di Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura, hanya karena belum mampu membayar kekurangan Rp 25 juta dari bisnis rokok. 

"Saya bersama istri dan anak disekap selama 2 hari karena kekurangan membayar rokok ilegal senilai Rp 25 juta. Dijemput dari rumah, istri saya dicekik dan dibenturkan tembok, anak saya juga dicekik dan dicengkiwing (diangkat/ dibawa dengan satu tangan),

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota Polsek Socah Bangkalan menerima laporan dari warga langsung mendatangi sebuah rumah, yang diduga menjadi lokasi penyekapan, di Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Korban akhirnya ditemukan berada di dalam salah satu rumah warga.

Ketiga korban yakni pasangan suami istri, Anjar Andrianto dan Zeni Rismawati, serta anaknya yang masih berusia 4 tahun. Ketiganya merupakan warga Desa Rejo Agung, Kabupaten Jombang. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Investor Saham RI Tembus 9,7 Juta, Risiko Pembobolan Akun Ikut Mengintai

Investor Saham RI Tembus 9,7 Juta, Risiko Pembobolan Akun Ikut Mengintai

Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor saham di pasar modal mencapai 9,73 juta investor hingga akhir Mei 2026.
5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

Oleh Soleh mendesak pemerintah menghentikan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Mantan striker Prancis ungkap alasan mengapa Lionel Messi bisa mencetak banyak gol di Piala Dunia 2026. Lionel Messi sudah berhasil cetak 5 gol dalam 2 laga.
Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Berikut profil & rekam jejak Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Sitti Husniah Talenrang yang diisukan dugaan perselingkuhan dengan konsultan politik, Basri Kajang.
Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mendorong mahasiswa Politeknik "Ben Mboi" Unhan NTT untuk melihat peluang karier di luar jalur TNI, Polri, dan ASN. 
Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Kementerian Perhubungan memutuskan untuk tidak memublikasikan rute Mass Rapid Transit (MRT) tujuan Tangerang Selatan (Tangsel) guna mengantisipasi maraknya spekulasi lahan. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT