News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penumpang Bus Ditemukan Meninggal Dalam Perjalanan Ngawi-Surabaya

Seorang penumpang Bus Eka patas dengan nomor polisi S 7811 US jurusan Yogyakarta-Surabaya ditemukan meninggal di dalam bus saat berhenti di sebuah rumah makan di Ngawi, Senin dini hari (23/5) sekitar pukul 02.00 WIB.
Senin, 23 Mei 2022 - 10:02 WIB
Evakuasi penumpang yang ditemukan meninggal di dalam bus
Sumber :
  • tvone - miftakhul erfan

Ngawi, Jawa Timur - Seorang penumpang Bus Eka patas dengan nomor polisi S 7811 US jurusan Yogyakarta-Surabaya ditemukan meninggal di dalam bus saat berhenti di sebuah rumah makan di Ngawi, Senin dini hari (23/5) sekitar pukul 02.00 WIB. 

Arifin (35) penumpang bus yang duduk di dekat korban tak mengira kalau penumpang tersebut meninggal, karena saat dibangunkan susah dikiranya tengah tertidur pulas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pas kita mau turun di rumah makan ini saya mau ngelangkahin, tapi saya bangunin kok gak bangun-bangun, pikir saya ya orangnya lagi tidur pulas gitu, tau-tau kok sudah nggak ada,” terang Arifin.

Korban pertama kali diketahui meninggal, setelah Andri Purwanto (38) kondektur bus membangunkan korban untuk turun karena saatnya makan malam di salah satu rumah makan yang berada di Desa Watualang, Kecamatan Ngawi. 

“Taunya kan kita turun di rumah makan karena waktunya makan malam, tapi orangnya kok gak bangun-bangun, curiga saya mulutnya agak merot dan juga ngompol, lalu saya panggil security untuk ngecek mas, ternyata udah meninggal,” ujar Andri.

Mengetahui penumpangnya sudah meninggal, pihak security langsung lapor ke polisi. Korban awalnya naik bus sendirian dari Solo dengan tujuan Surabaya, awalnya ya gak ada tanda-tanda sakit.

Setelah dilakukan identifikasi oleh petugas kepolisian dari Inafis Polres Ngawi, diketahui korban yang duduk di bangku A-15 bernama Suti Harsoyo (65) warga Desa Monjok Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram Nusa Tenggara Barat

Dari pemeriksaan petugas, tidak ada tanda-tanda kekerasan dan di tas korban hanya berisi dompet, handphone dan sejumlah obat. Namun obat untuk sakit apa, sampai saat ini masih dalam penyelidikan petugas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guna memastikan penyebab tewasnya korban, jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit umum daerah RSUD dokter Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum. (men/rey)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI menyampaikan informasi terbaru tentang pengusutan dugaan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan pemusatan latihan nasional (pelatnas) panjat tebing.
Gerak Cepat Usai Ditinggal Kepala Timnya yang Baru Bergabung, Audi Kini Kembali Dipimpin Eks Bos Ferrari

Gerak Cepat Usai Ditinggal Kepala Timnya yang Baru Bergabung, Audi Kini Kembali Dipimpin Eks Bos Ferrari

Audi bergerak cepat merespons mundurnya Jonathan Wheatley dari posisi kepala tim sebelum gelaran F1 GP Jepang 2026 kemarin.
Rider VR46 Ini Beberkan Segala Ketertinggalan Motor Ducati dibanding Para Rivalnya di MotoGP 2026

Rider VR46 Ini Beberkan Segala Ketertinggalan Motor Ducati dibanding Para Rivalnya di MotoGP 2026

Rider andalan VR46, Fabio di Giannantonio, mengurai penyebab performa Ducati GP26 sulit konsisten pada balapan panjang musim 2026.
Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), guna kekhusyukan umat Kri
Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Bos Mercedes, Toto Wolff, meragukan bahwa mantan kepala tim Red Bull, Christian Horner, akan kembali ke F1 meski santer dirumorkan.
Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Viral jadi sorotan di media sosial, paman dan kakek melakukan pelecehan terhadap ponakan atau keluarganya sendiri. Polisi sudah turun tangan atasi kasus ini.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT