GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Perempuan Internasional 2026, Aktivis Soroti Ketimpangan Hak Perempuan di Dunia Kerja dan Hukum

International Women’s Day (IWD) atau Hari Perempuan Internasional 8 Maret 2026 bukan hanya sekadar hari perayaan, namun lebih dikenang sebagai hari pergerakan, refleksi, serta perjuangan para perempuan sedunia.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 8 Maret 2026 - 21:30 WIB
Perempuan Bergerak
Sumber :
  • tim tvOne

Sidoarjo, tvOnenews.com – International Women’s Day (IWD) atau Hari Perempuan Internasional 8 Maret 2026 bukan hanya sekadar hari perayaan, namun lebih dikenang sebagai hari pergerakan, refleksi, serta perjuangan para perempuan sedunia.

Aktivis kesetaraan gender yang juga Founder Perempuan Bergerak by Hayy Maahayaa, Ahaddiini HM mengatakan IWD 2026 mengusung tema yang ditetapkan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), “Rights. Justice. Action. For All Women and Girls”, yang mempunyai makna sejati pada pergerakan tindakan nyata para perempuan dalam meraih segala hak demi terwujudnya kesetaraan gender.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tema ini menekankan bahwa tanpa keadilan dan tindakan nyata, hak-hak perempuan hanyalah janji yang tidak terpenuhi. Hari Perempuan Internasional bukan sekadar perayaan, melainkan momen evaluasi krusial atas jaminan hak asasi perempuan di Indonesia untuk memastikan hak-hak perempuan tidak hanya sekedar diakui namun juga ditegakkan secara nyata melalui sistem keadilan yang adil dan tindakan konkrit,” ucapnya.

Ia menyebut Hari Perempuan Internasional 2026 lebih pada perjuangan serta pengingat untuk terus mendobrak berbagai hambatan, mendorong terwujudnya kesetaraan hak, keadilan, dan kesempatan bagi setiap perempuan dan anak perempuan.

“Ini juga peringatan dan seruan yang ditujukan kepada pemerintah, institusi, dan masyarakat untuk membongkar hambatan struktural yang menghalangi penegakan kesetaraan gender. Hal ini karena membutuhkan komitmen struktural segala lapisan untuk menegakan kesetaraan gender,” jelasnya.

Ahaddiini menyampaikan beberapa poin penting refleksi pada Hari Perempuan Internasional 2026. Seruan tentang rights (hak-hak perempuan) dengan lebih mengakui dan memastikan bahwa hak-hak perempuan adalah hak asasi manusia yang fundamental, mencakup keamanan, pendidikan, kesehatan, dan kesetaraan di ranah publik maupun pribadi.

Ia menyoroti laporan Women, Business and the Law 2024 dari Bank Dunia. Secara global, perempuan rata-rata hanya memiliki 64% dari hak hukum yang dinikmati laki-laki.

Di mana angka ini lebih rendah dari perkiraan sebelumnya yang sebesar 77%, dikarenakan laporan tersebut kini memasukkan dua indikator baru, yakni keselamatan dari kekerasan dan akses ke layanan penitipan anak.

“Meskipun ada reformasi hukum, terdapat celah besar antara hukum tertulis (de jure) dan kenyataan di lapangan (de facto). Laporan mencatat bahwa hanya sekitar 40% dari kebijakan yang diperlukan untuk menerapkan kesetaraan gender yang telah ditetapkan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, di dunia kerja perempuan menghadapi hambatan besar terkait keamanan, termasuk kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual, dan kurangnya akses ke penitipan anak yang terjangkau. Sementara pada ketidaksetaraan ekonomi, tidak ada satupun dari 190 ekonomi yang dinilai menjamin kesetaraan ekonomi penuh bagi perempuan.

“Dampak nyata sebanyak 3,9 miliar perempuan menghadapi hambatan hukum yang mempengaruhi partisipasi ekonomi mereka. Ini menegaskan bahwa kesetaraan penuh secara hukum masih jauh dari jangkauan di seluruh dunia, yang membatasi potensi ekonomi dan sosial perempuan,” terangnya.

Pada ranah justice (keadilan) dengan memastikan sistem peradilan bekerja untuk perempuan, bebas dari bias, dan berpusat pada penyintas (survivor-centered).

“Ini harus mencakup reformasi peradilan, akses bantuan hukum yang terjangkau, dan pengakhiran impunitas terhadap pelaku kekerasan berbasis gender,” kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih dari itu, Ahaddiini HM menegaskan untuk action (aksi) yang terus dilakukan dalam melangkah melampaui komitmen verbal menuju perubahan struktural yang nyata.

“Ini bisa dilakukan dengan mengubah atau merekonstruksi hukum yang diskriminatif, menghentikan pernikahan anak, dan memastikan perlindungan hukum dalam pekerjaan serta mobilitas. Sebagai contoh hal itu bisa diupayakan dengan mengakui kontribusi perempuan dan mendukung inisiatif kesetaraan upah, mempromosikan praktik perekrutan yang inklusif, membimbing perempuan muda, berinvestasi di perusahaan rintisan yang dipimpin perempuan, dan mendorong literasi keuangan,” pungkasnya. (gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Hadapan Media Ternama Italia, Peraih Trofi Piala Dunia Seakan Banggakan Timnas Indonesia Berkat Jay Idzes

Di Hadapan Media Ternama Italia, Peraih Trofi Piala Dunia Seakan Banggakan Timnas Indonesia Berkat Jay Idzes

Peraih trofi Piala Dunia seakan membanggakan sejumlah penggawa Sassuolo termasuk kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes. Sang bek tengah menjadi andalan Neroverdi di musim ini.
Megawati Hangestri Dinobatkan Jadi Opposite Paling Tajam Jelang Final Four Proliga 2026, Megatron Kangkangi Pemain Jakarta Electric PLN

Megawati Hangestri Dinobatkan Jadi Opposite Paling Tajam Jelang Final Four Proliga 2026, Megatron Kangkangi Pemain Jakarta Electric PLN

Pemain Jakarta Pertamina Enduro, Megawati Hangestri menjadi salah satu opposite paling tajam jelang tampil di final four Proliga 2026.
Dwi Sasetyaningtyas Malah Naik Pitam Dengar Pernyataan Menkeu Purbaya, Alumni LPDP Itu Singgung Soal Pajak

Dwi Sasetyaningtyas Malah Naik Pitam Dengar Pernyataan Menkeu Purbaya, Alumni LPDP Itu Singgung Soal Pajak

Alumni penerima beasiswa LPDP Dwi Sasetyaningtyas atau akrab disapa Tyas seolah tak terima dengan pernyataan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
John Herdman Tak Perlu Pusing jika Jay Idzes Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Bung Ropan Sarankan Pemain Ini

John Herdman Tak Perlu Pusing jika Jay Idzes Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Bung Ropan Sarankan Pemain Ini

Bung Ropan menyebutkan pemain-pemain yang bisa gantikan Jay Idzes jika terancam absen bela Timnas Indonesia di FIFA Series, siapa saja saran dari Bung Ropan?
Amalan Mulia di Bulan Ramadhan, Lengkapi Shalat Dhuha dengan Bacaan Doa Penutup dan Rasakan Manfaat Besarnya

Amalan Mulia di Bulan Ramadhan, Lengkapi Shalat Dhuha dengan Bacaan Doa Penutup dan Rasakan Manfaat Besarnya

Salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan saat bulan suci Ramadhan adalah shalat Dhuha, yang menjadi jalan untuk meraih keberkahan dan limpahan rezeki.
Suami Siri Pengangguran Sakit Hati Diusir dari Rumah, Misteri Jasad Wanita Ditemukan Tinggal Tulang di Depok Akhirnya Terpecahkan

Suami Siri Pengangguran Sakit Hati Diusir dari Rumah, Misteri Jasad Wanita Ditemukan Tinggal Tulang di Depok Akhirnya Terpecahkan

Misteri penemuan jasad wanita berinisial DH (65) tinggal tulang di rumahnya di kawasan Limo, Depok, Jawa Barat akhirnya terpecahkan.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?
Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Ezra Walian menjadi salah satu dari total 41 nama yang dipanggil John Herdman untuk tampil di FIFA Series 2026.
Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Viral Oklin Fia Blak-blakan Ungkap Pemain Sepak Bola yang Diduga Ajak Check-in di Hotel, Label Timnas Indonesia?

Viral Oklin Fia Blak-blakan Ungkap Pemain Sepak Bola yang Diduga Ajak Check-in di Hotel, Label Timnas Indonesia?

Selebgram Oklin Fia menghebohkan fans Timnas Indonesia dan sepak bola Tanah Air. Ia cerita dirinya diduga diajak check-in di hotel oleh pesepak bola viral.
Detik-detik Menegangkan KPK Gelar OTT di Rejang Lebong Bengkulu, Rumah Pejabat Disegel

Detik-detik Menegangkan KPK Gelar OTT di Rejang Lebong Bengkulu, Rumah Pejabat Disegel

Baru-baru ini mencuat kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga melakukan OTT di wilayah Rejang Lebong, Bengkulu Senin (9/3/2026)
Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT