News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kolaborasi KDMP dan PKH bersama Menteri Sosial dan Menteri Koperasi RI, Wagub Emil Dorong Penerima Manfaat PKH Jadi Anggota KDMP

Wagub Emil hadiri kegiatan kolaborasi Koperasi Merah Putih dengan Program Keluarga Harapan (PKH), program sinergi Kementerian Koperasi dan Kementerian Sosial RI
Rabu, 11 Maret 2026 - 13:09 WIB
Kolaborasi KDMP dengan PKH
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Pasuruan, tvOnenews.com - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menghadiri kegiatan kolaborasi Koperasi Merah Putih dengan Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan program sinergi Kementerian Koperasi dan Kementerian Sosial RI di KDMP Gejugjati, Lekok, Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/3).

Turut hadir Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Menteri Sosial RI M. Saifullah Yusuf, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah dan Bupati Pasuruan M. Rusdi Sutejo. Wagub Emil menyampaikan kolaborasi Koperasi Merah Putih dengan PKH di KDMP Gejugjati merupakan program memberdayakan ekonomi masyarakat desa melangkah menuju kemandirian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kolaborasi ini bisa menjadi wadah untuk banyak sekali hal baik yang diselenggarakan di skala desa. Langkah baru menuju kemandirian dimana nantinya Bapak Ibu Penerima Manfaat didorong menjadi pelaku usaha produktif membangun rantai ekonomi lokal,” kata Emil.

“Maka KDKMP bisa menjadi jangkar bagi kelompok usaha untuk mengakses bahan baku. Bapak Ibu didorong menjadi anggota. Hari ini njenengan diberikan program pemberdayaan sebanyak 100 paket ayam petelur untuk belajar membangun usaha peternakan ayam petelur,” tambahnya.

Wagub Emil menilai, kolaborasi ini dirancang sebagai bentuk transformasi dari masyarakat penerima bantuan sosial menjadi pelaku usaha produktif.

“Bapak Ibu diberikan keterampilan mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan. Saya yakin ini akan menumbuhkan ekonomi lokal,” lanjutnya.

“Dengan kolaborasi ini mudah-mudahan bisa menjadi semangat luar biasa menggelorakan semangat kolaborasi dalam mensukseskan KDKMP di Jawa Timur,” katanya. 

Dalam konteks penguatan ekonomi, lanjut Wagub Emil, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengakselerasi pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai instrumen strategis pembangunan inklusif.

“Alhamdulillah progress pelaksanaan KDKMP di Jawa Timur hingga 31 Desember 2025, sebanyak 8494 KDKMP telah berbadan hukum. Dari jumlah tersebut, 997 koperasi telah beroperasi total 1292 gerai usaha,” ungkapnya.

“Saat ini jumlah anggota KDKMP di Jawa Timur mencapai 157.974 orang, meningkat pesat dibanding saat awal pembentukan hanya 6095 orang. Di sisi lain, berdasarkan rekap harian per 8 Maret 2026, dari target 8494 titik pembangunan, sebanyak 774 titik atau 9,11% telah selesai, sedangkan 5489 titik atau 64,62% masih dalam proses pembangunan dengan rata-rata progres
fisik mencapai 53,79%. Ini progres yang nyata hasil kerja keras semua pihak,” jelasnya.

Menurutnya, penguatan ekonomi masyarakat tidak dapat dilepaskan dari upaya perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat yang paling rentan. Untuk itu, tambahnya, pengembangan KDKMP perlu berjalan beriringan dengan berbagai program pengentasan kemiskinan yang telah dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Salah satunya melalui Program Keluarga Harapan Plus (PKH Plus) yang ditujukan bagi kelompok lanjut usia berusia 70 tahun ke atas dalam keluarga penerima manfaat PKH. Pada tahun 2026, PKH Plus menargetkan 54 ribu KPM dengan alokasi anggaran sebesar Rp108 miliar, dimana setiap penerima mendapatkan bantuan Rp2 juta per tahun,” terangnya.

“Untuk itu, Pemerintah Jawa Timur terus mendorong program pemberdayaan ekonomi keluarga miskin agar dapat bertransformasi menjadi keluarga yang mandiri dan produktif,” tutupnya.

Sementara itu, Menteri Koperasi RI Menteri Sosial RI M. Saifullah Yusuf menyampaikan kolaborasi ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat dalam rangka memperkuat ekonomi keluarga. Yakni dengan memberikan bantuan pemberdayaan 100 paket ayam petelur di Kecamatan Gejugjati, Lekok Kabupaten Pasuruan.

“Ini adalah langkah strategis memperkuat perekonomian keluarga. Ini juga bagian dari pemberdayaan. Kita ingin PM tidak hanya berharap bantuan diterima tiap 3 bulan sekali, tapi supaya keluarga makin berdaya dan mandiri, maka kita sosialisasi dan mencoba beberapa keluarga mendapatkan program pemberdayaan,” kata Saifullah.

“Ada bantuan ayam petelur untuk 1 keluarga. Kita coba bantuan pemberdayaan 100 paket ayam petelur. Nanti telur yang dihasilkan bisa dikelola dengan baik dan kemudian dijual di Koperasi Merah Putih,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri yang akrab disapa Gus Ipul itu kemudian mendorong supaya keluarga Penerima Manfaat PKH menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih supaya ekonomi keluarga meningkat.

“Karena menjadi anggota Koperasi Merah Putih, Bapak Ibu nanti tidak hanya menjadi pembeli, tapi diakhir bisa mendapatkan SHU. Kalau Bapak Ibu membeli barang di Koperasi, maka artinya sebagai pembeli sekaligus pemilik,” pungkasnya.(hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT