News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Bayi Ditemukan Mengapung di Sungai Sumobito, Jombang, Mengarah ke Dugaan Pembunuhan

Penemuan jasad bayi laki-laki yang mengapung di aliran sungai sekitar Dam Yani, Desa Budugsidorejo, Sumobito, Kabupaten Jombang, menemukan titik terang.
Kamis, 12 Maret 2026 - 12:11 WIB
Kasus Bayi Ditemukan Mengapung di Sungai Sumobito Jombang
Sumber :
  • tim tvone - rohmadi

Jombang, tvOnenews.com – Penemuan jasad bayi laki-laki yang mengapung di aliran sungai sekitar Dam Yani, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, mulai menemukan titik terang.

Hasil pemeriksaan forensik sementara menunjukkan bayi tersebut diduga meninggal akibat tindak kekerasan sebelum jasadnya dibuang ke sungai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander mengatakan jenazah bayi telah menjalani proses autopsi untuk memastikan penyebab kematian secara medis.

“Jasad bayi tersebut sudah dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (11/3).

Dari hasil pemeriksaan tim dokter forensik diketahui bahwa bayi tersebut sempat hidup setelah dilahirkan sebelum akhirnya meninggal dunia. Temuan ini menguatkan dugaan bahwa kematian terjadi sebelum jasad bayi terbawa arus sungai.

Selain itu, tim forensik juga menemukan adanya tanda kekerasan pada bagian kepala bayi. Luka yang ditemukan berupa memar dan resapan darah pada jaringan kepala yang diduga disebabkan oleh benturan benda tumpul.

“Ditemukan luka pada bagian kepala yang mengindikasikan adanya benturan benda tumpul,” jelas AKP Dimas Robin.

Sementara pada bagian tubuh lainnya tidak ditemukan luka tambahan. Luka hanya terdeteksi pada area kepala bayi.

Petugas juga mendapati bahwa tali pusar dan ari-ari masih menempel pada tubuh bayi, yang mengindikasikan bayi tersebut kemungkinan baru saja dilahirkan sebelum meninggal dunia.

Berdasarkan analisis medis sementara, waktu kematian bayi diperkirakan sekitar dua hari sebelum jasadnya ditemukan oleh warga.

“Perkiraan meninggal sekitar dua hari sebelum ditemukan,” katanya.

Dengan sejumlah temuan tersebut, penyidik menduga kuat bayi tersebut menjadi korban pembunuhan sebelum akhirnya dibuang ke aliran sungai.

Saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menelusuri wilayah di sepanjang aliran sungai untuk mencari kemungkinan adanya perempuan yang baru saja melahirkan dalam beberapa hari terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami melakukan penelusuran untuk mengetahui apakah ada ibu yang baru melahirkan dalam waktu satu sampai dua minggu terakhir,” ujarnya.

Jika belum ditemukan petunjuk yang mengarah kepada pelaku, penyelidikan akan diperluas ke wilayah kecamatan lain yang dilalui aliran sungai tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi yang dapat membantu proses pengungkapan kasus ini.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabut Asap Mengintai Palangka Raya, Ribuan Masker KN95 dan Susu Steril Disalurkan

Kabut Asap Mengintai Palangka Raya, Ribuan Masker KN95 dan Susu Steril Disalurkan

Ribuan masker KN95 dan susu steril disalurkan kepada Dinas Kesehatan Kalteng untuk membantu warga Palangka Raya menghadapi potensi kabut asap akibat karhutla.
Kemendagri Turun Tangan Percepat Penegasan Batas Desa, Minta Kepala Daerah Segera Lapor

Kemendagri Turun Tangan Percepat Penegasan Batas Desa, Minta Kepala Daerah Segera Lapor

Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Bina Pemdes Kemendagri) menggenjot percepatan penegasan batas desa di sejumlah daerah. 
Mahkamah Agung Batalkan Aturan Usia Pensiun 65 Tahun bagi Buruh

Mahkamah Agung Batalkan Aturan Usia Pensiun 65 Tahun bagi Buruh

Putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan ketentuan kenaikan bertahap usia pensiun hingga 65 tahun menjadi momentum penting bagi reformasi Jaminan Pensiun Nasional.
Soal Herri Pras Viral Digeruduk OTK, Habib Bahar bin Smith: Kalau Mau Kritik, Pakai Cara yang Baik

Soal Herri Pras Viral Digeruduk OTK, Habib Bahar bin Smith: Kalau Mau Kritik, Pakai Cara yang Baik

Habib Bahar bin Smith menilai konten kreator Herri Pras tidak memiliki kapasitas mengkritik tokoh agama, terutama ulama terutama melalui konten media sosial.
Gerindra Tegaskan Sudah Pecat 3 Anggota DPRD Jatim Imbas Kasus Narkoba

Gerindra Tegaskan Sudah Pecat 3 Anggota DPRD Jatim Imbas Kasus Narkoba

Ketua Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan mereka telah dipecat sebagai legislator dalam sidang yang dilaksanakan 8 Oktober 2026 lalu.
Gebrakan Inovasi Daerah di IGA 2026: Dari Patin Jadi Lumbung Pangan hingga Batang Sawit Jadi Gula

Gebrakan Inovasi Daerah di IGA 2026: Dari Patin Jadi Lumbung Pangan hingga Batang Sawit Jadi Gula

Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri (BSKDN Kemendagri) menggelar rangkaian kegiatan Innovative Government Award (IGA) 2026.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Platform media sosial TikTok dan Instagram belakangan dihebohkan oleh perburuan masif warganet terhadap pasangan asal Banyuwangi, Jawa Timur, yakni Egar - Fina
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT