Sempat Gagal Konferensi Pers di Sumenep, Hari Ini Kapolda Jatim Rilis Temuan 22 Kilogram Kokain
- Syamsul Huda
Surabaya, tvOnenews.com – Kepolisian Daerah Jawa Timur mengusut serius temuan barang mencurigakan yang diduga narkotika dengan berat total mencapai 27,83 kilogram di pesisir Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep.
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat untuk memastikan kandungan zat dalam barang tersebut melalui uji laboratorium.
“Barang bukti telah dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur guna memastikan kandungan zat di dalamnya, sekaligus memperkuat proses pembuktian hukum,” ujar Irjen Pol Nanang Avianto, Kamis (16/4).
Temuan ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya benda asing di sekitar lokasi pantai. Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Polsek Giligenting dari Polres Sumenep langsung melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara pada Senin (13/4) sekitar pukul 16.15 WIB.
Dari hasil pengecekan, petugas menemukan 23 bungkusan plastik bertuliskan “BUGATTI” yang diduga berisi narkotika. Sebanyak sembilan bungkusan ditemukan di dalam sebuah tas berbahan terpal warna abu-abu, sementara 14 bungkusan lainnya ditemukan tercecer di sekitar lokasi pantai.
Seluruh barang temuan kemudian diamankan dan diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Sumenep untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil uji laboratoris dari Bidang Laboratorium Forensik Polda Jatim, sebanyak 22 bungkusan terkonfirmasi mengandung kokain, sementara satu bungkusan lainnya diketahui kosong. Sehingga total kokain yang didapatkan sebanyak 22 kilogram.
Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.
Polda Jatim memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan terbuka. Kepolisian juga berkomitmen menjaga keterbukaan informasi kepada publik melalui media.
“Kami juga berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dan pelayanan informasi kepada media agar setiap perkembangan dapat tersampaikan secara akurat dan berimbang kepada masyarakat,” tambah Nanang.
Kapolda Jatim turut mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam mengungkap kasus ini. Ia menilai laporan warga menjadi kunci awal pengungkapan temuan tersebut. Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk terus bersinergi dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika.
“Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba,” pungkasnya. (sha/far)
Load more