News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Goa Gong Sempat Dijual 6 Juta Rupiah, Ahli Waris Pemilik Lahan Tolak Kompensasi

Goa Gong salah satu destinasi wisata utama di kawasan Karst Pacitan ramai dikabarkan akan dijual oleh pemilik lahan.
Senin, 27 April 2026 - 09:04 WIB
Wisata Goa Gong
Sumber :
  • tim tvone - agus wibowo

Pacitan, tvOnenews.com - Goa Gong salah satu destinasi wisata utama di kawasan Karst Pacitan ramai dikabarkan akan dijual oleh pemilik lahan. Goa terindah di Asia Tenggara dengan struktur stalaktit dan stalagmit berumur ratusan tahun tersebut, sempat dijual murah namun tak kunjung ada pembeli.

Kateni (48) ahli waris pemilik lahan menceritakan bahwa lahan seluas 3569 meter persegi yang terletak di RT 001 RW 007 Dusun Pucung, Desa Bomo, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, atau tepat di atas Goa Gong itu berdasarkan dokumen SPPT merupakan tanah milik Sukimin (alm).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, karena butuh uang, lahan itu sempat dijual seharga Rp 6.000.000 (enam juta rupiah) pada tahun 2022 lalu. Kateni berusaha menawarkan ke sejumlah warga, namun tak satupun warga yang berminat. 

Tak berhenti disitu, Kateni memohon Suratmi Kepala Desa Bomo saat itu untuk membelinya. Namun demikian harapannya pupus, sebab Kepala Desa beralasan tidak ada uang sebesar itu.

“Pada tahun 2022 lalu, saya sempat jual 6 juta saja mas. Saya waktu itu butuh uang. Karena tidak ada yang minat beli, akhirnya saya tawarkan kepada Bu Suratmi Kepala Desa waktu itu, tapi alasannya tidak ada uang,” imbuhnya.

Kateni menambahkan, memang ada itikad baik dari Pemkab Pacitan dengan menawarkan kompensasi, akan tetapi karena takut disalahkan, tawaran kompensasi itu pun menuai tolakan.

“Mohon maaf kepada Pemkab Pacitan, saya saat ini tidak butuh kompensasi mas. Saya sudah ikhlas, yang penting bagi saya lahan itu terjual agar tidak menjadi polemik di kemudian hari terhadap anak cucu nanti. Soal harga, siapa saja yang mau membeli saya serahkan ke Pak Sutikno dan Bu Suratmi mau dijual berapa. Intinya saya tidak mau ramai. Itu saja,” imbuhnya.

Sejak awal perselisihan lahan milik orangtua Kateni yang berada di atas Goa Gong ternyata ada oknum yang sengaja membuat gaduh. Warga Desa Bomo berharap ada penyelesaian keluarga terlebih dahulu sebelum ada pihak berwenang yang bergerak untuk mengetahui siapa di balik ini semua.

Salah seorang warga mengatakan ini ada dugaan provokasi. Selama puluhan tahun kenapa baru sekarang muncul permasalahan. Apalagi sempat ditawarkan hanya seharga 6 juta. Itupun tidak ada yang mau beli sampai sekarang.

“Masyarakat bisa marah besar kalau memang ada dugaan provokasi. Apa memang dapat tapi tidak sampai, atau hal lain yang menyebabkan tidak adanya kompensasi tidak turun,” kata Mohammad Risky, warga Kecamatan Punung.


Pemkab Pacitan menyampaikan terima kasih dan memahami bahwa aspirasi yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pemerintah daerah membuka ruang seluas-luasnya untuk dialog dan musyawarah sebagai jalan terbaik dalam mencari titik temu penyelesaian lahan yang disebut milik Sukimin dengan komunikasi yang baik. Kami yakin solusi terbaik dapat dicapai untuk kepentingan bersama,” terang Munirul Ichwan, Kepala Disparpora Pacitan.

Masyarakat berharap Goa Gong tetap menjadi tujuan wisata bagi para wisatawan yang ingin menikmati liburan. Pengelolaan obyek wisata agar dilakukan secara baik dengan tetap mengedepankan aspek hukum, keberlanjutan lingkungan, serta kepentingan masyarakat luas. Wisata Goa Gong sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Pacitan yang mendunia tetap menyimpan pesonanya. (asw/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Skandal mesum yang melibatkan oknum Kepala Sekolah dan seorang Guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Langkap, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, akhirnya berbuntut ...
Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Kabar Haji Isam mengakuisisi saham BBCA beredar santer beredar. Pihak BCA angkat bicara dan menjelaskan struktur kepemilikan serta perubahan pengendali terakhir.
Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Direktorat Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan, Direktorat Jenderal Imigrasi, menyelenggarakan Rapat Koordinasi dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun
Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Ketua geng motor Waser, Al Kaisar (19), ditangkap polisi di Makassar. Ia diduga terlibat penculikan dan penganiayaan korban yang ditebas parang hingga dipanah.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Viral Nyala Biru Keunguan Muncul di Gunung Papandayan Garut, Ini Penjelasan Badan Geologi

Viral Nyala Biru Keunguan Muncul di Gunung Papandayan Garut, Ini Penjelasan Badan Geologi

Sehari berikutnya, pada 24 September 2026, nyala yang terlihat dilaporkan lebih sedikit dan cenderung terkonsentrasi. Warna nyala juga tampak biru keputihan.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT