News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelaku Pembunuh Satpam Di Sukomanunggal Tertangkap, Pelaku Teman Seprofesi

Pelaku melancarkan aksinya dengan cara kejam, menusukkan benda tajam ke bagian leher dan dada korban hingga tewas.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 12 Mei 2026 - 11:58 WIB
pembunuh satpam di Sukomanunggal tertangkap.
Sumber :
  • tvOne - Zainal Azkhari

SurabayatvOnenews.com – Polrestabes Surabaya akhirnya mengungkap identitas pelaku pembunuhan satpam di Perumahan Sukomanunggal Jaya Blok D, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya. Tersangka inisial OA warga Surabaya yang ternyata merupakan rekan kerja sekaligus sahabat dekat korban. Penangkapan dilakukan dalam waktu kurang dari 6 jam setelah kejadian.

Kapolrestabes Surabaya melalui Kasatreskrim AKBP Edy Herwiyanto didampingi Kanit Jatanras Iptu Evan Caesar Ibrahim,membenarkan pengungkapan kasus ini pada Senin (11/5).

“Sekarang sudah ditangkap dan dalam proses penyidikan. Inisial OA. Profesinya sebagai seorang satpam. Mereka adalah sahabat,” ujar AKBP Edy.

Berdasarkan pengakuan awal tersangka serta hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), OA bertindak sendiri saat melakukan aksinya. Hal ini diperkuat rekaman CCTV sekitar lokasi dan keterangan saksi yang menyebutkan saat kejadian kondisi sepi dan hanya ada korban serta pelaku di lokasi.

“Saat ini dari pengakuan tersangka bahwa dia pelaku tunggal. Setelah dicek CCTV yang ada dan kemudian keterangan saksi di TKP memang saat itu kondisi sepi tidak ada orang selain korban dan pelaku,” ujar AKBP Edy.

Pelaku melancarkan aksinya dengan cara kejam, menusukkan benda tajam ke bagian leher dan dada korban hingga tewas. Meski modus dan pelaku sudah diketahui, namun motif utama di balik pembunuhan sahabatnya ini masih terus didalami penyidik.

Diketahui sebelumnya, jasad korban bernama DK (34), warga Pesapen, Krembangan Surabaya, pertama kali ditemukan oleh rekannya yang hendak mengganti shift jaga, sekitar pukul 06.00 WIB pagi tadi. Saat ditemukan korban sudah tergeletak tak bernyawa di dalam pos satpam.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di lingkungan perumahan itu tercatat ada 19 satpam yang dibagi dalam beberapa shift jaga. Saat kejadian berlangsung korban sedang bertugas sendirian di pos keamanan.

Pemeriksaan awal menunjukkan luka paling parah ada di bagian leher yang mengeluarkan banyak darah yang diduga menjadi penyebab utama kematian. Dari hasil pendataan barang bawaan, seluruh harta benda korban seperti sepeda motor masih utuh di lokasi. Satu-satunya barang yang diketahui hilang adalah ponsel milik korban.

Usai olah TKP selesai dilakukan jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk menjalani proses otopsi guna melengkapi berkas penyidikan. Hingga kini, tim penyidik masih terus memeriksa sejumlah saksi dan mendalami motif di balik perselisihan yang berujung pembunuhan tersebut.

“Saat ini masih dilakukan pemeriksaan saksi di sekitar TKP. Kasus masih dalam penyelidikan dan akan segera kita ungkap tuntas,” tandas AKBP Edy. (zaz/ias)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geger! Truk Diduga Alami Rem Blong Hingga Tabrak Belasan Motor di Unisma Bekasi, Satu Orang Tewas dan Lima Luka-luka

Geger! Truk Diduga Alami Rem Blong Hingga Tabrak Belasan Motor di Unisma Bekasi, Satu Orang Tewas dan Lima Luka-luka

Diunggah media sosial Instagram @infobekasi, dengan keterangan “TRUK DIDUGA REM BLONG TABRAK BELASAN MOTOR DI SIMPANG UNISMA BEKASI TIMUR, SATU PEMOTOR TEWAS”.
Akademisi Sebut Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi demi Menjaga Keandalan Sistem Kelistrikan Nasional

Akademisi Sebut Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi demi Menjaga Keandalan Sistem Kelistrikan Nasional

Berdasarkan hasil pemodelan yang disusunnya, reformasi mekanisme harga DMO diperkirakan mampu menutup sekitar 72% kesenjangan pemadaman nasional.
Update Korban Tewas Gempa Venezuela Jadi 1.450 orang

Update Korban Tewas Gempa Venezuela Jadi 1.450 orang

Jumlah korban tewas gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela meningkat menjadi 1.450 orang pada Minggu, menurut Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez.
Program Strategis Nasional Harus Dikawal Dengan Kritik yang Konstruktif dan Berbasis Solusi

Program Strategis Nasional Harus Dikawal Dengan Kritik yang Konstruktif dan Berbasis Solusi

Wakil Ketua Umum Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (ISMAHI), Dedi Sofhan, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan akademisi dan mahasiswa, untuk mengawal berbagai program strategis nasional.
Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Meski baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke ajang AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
Tokoh Adat Lampung Tegaskan Prosesi Injak Kepala Kerbau Bukan Penghinaan, Melainkan Simbol Penyucian Diri

Tokoh Adat Lampung Tegaskan Prosesi Injak Kepala Kerbau Bukan Penghinaan, Melainkan Simbol Penyucian Diri

Polemik mengenai prosesi Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menginjak kepala kerbau saat menghadiri kegiatan adat di Lampung mendapat penjelasan dari tokoh adat Lampung Pepadun, Suttan Seghayo Dipuncak Nur, Drs. H. Mawardi Harirama, M.Si.

Trending

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.  
Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026). 
Boy Arnez Punya Julukan Baru Usai Heroik Bawa Timnas Voli Indonesia Raih Gelar Juara AVC Men's Cup 2026

Boy Arnez Punya Julukan Baru Usai Heroik Bawa Timnas Voli Indonesia Raih Gelar Juara AVC Men's Cup 2026

Outside Hitter Timnas Voli Indonesia, Boy Arnez mendapatkan julukan baru usai tampil gemilang hingga membawa Garuda meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Ingatkan Soal Kondisi Psikologis, KemenPPPA Minta Masyarakat Tak Sebar Konten Korban Penganiayan Oleh Taufik Hidayat

Ingatkan Soal Kondisi Psikologis, KemenPPPA Minta Masyarakat Tak Sebar Konten Korban Penganiayan Oleh Taufik Hidayat

Kasus penyekapan disertai penganiayaan yang dialami seorang perempuan berinisial YTR oleh pelaku Taufik Hidayat menuai polemik publik.
Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto memberikan apresiasi dan pujian tinggi untuk Reidel Toiran selaku pelatih Garuda, karena dianggap sebagai salah satu otak keberhasilan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Ramalan Keuangan Zodiak 30 Juni 2026: Taurus Paling Untung, Leo Injak Rem

Ramalan Keuangan Zodiak 30 Juni 2026: Taurus Paling Untung, Leo Injak Rem

Ramalan keuangan zodiak 30 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Tutup bulan Juni dengan cek zodiakmu, siapa yang paling beruntung dan waspada?
Sempat Viral Dahulu Sebelum Tertangkap, DPRD Beri Respons Menohok ke Polda Jabar Usai Tangkap Taufik Hidayat

Sempat Viral Dahulu Sebelum Tertangkap, DPRD Beri Respons Menohok ke Polda Jabar Usai Tangkap Taufik Hidayat

Kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap wanita berinisial YTR (29) oleh pria bernama Taufik Hidayat terus mneyita perhatian publik akibat kekejihannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT