GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cabuli Belasan Santriwan, Oknum Pengasuh Ponpes di Ponorogo Ditangkap Polisi

Seorang oknum pengasuh pondok pesantren di Kecamatan Jambon, kini harus berurusan dengan pihak berwajib atas dugaan tindak asusila terhadap belasan santriwan
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 19 Mei 2026 - 19:35 WIB
Cabuli Belasan Santriwan, Oknum Pengasuh Ponpes di Ponorogo Ditangkap Polisi
Sumber :
  • Aris Sutikno

Ponorogo, tvOnenews.com - Seorang oknum pengasuh pondok pesantren di Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, kini harus berurusan dengan pihak berwajib, setelah dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ponorogo atas dugaan tindak asusila terhadap belasan santriwan yang bermukim di ponpes tersebut. 

Kasus ini mencuat setelah ada salah satu santriwan dari salah satu ponpes di Kecamatan Jambon, meminta pendampingan hukum karena menjadi korban pencabulan dari oknum pimpinan ponpes berinisial JYD.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendamping korban, Muhammad Ihsan Nurul Huda, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan menjelaskan, pihaknya langsung melakukan pendampingan dan membuat laporan polisi setelah menerima pengakuan dari salah satu mantan santri yang pernah menjadi korban. 

"Saya mendampingi para korban melaporkan dugaan tindakan asusila yang dilakukan pengasuh sekaligus pimpinan pondok,” terang Ihsan, Selasa (190526). 

Menurutnya, setelah dilakukan penelusuran bersama tim pendamping, ditemukan dugaan korban lain dengan jumlah lebih dari satu orang. Sebagian korban disebut masih berstatus anak di bawah umur.

"Setelah kami telusuri, diduga korbannya tidak hanya satu orang. Ada 11 santri putra yang mengaku mengalami perlakuan serupa, terdiri dari enam anak di bawah umur dan lima santriwan berusia dewasa,” imbuhnya.

Ihsam menyebut dugaan peristiwa tersebut terjadi dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Para korban disebut dijanjikan biaya pendidikan dan diberikan alasan tertentu oleh terlapor.

"Iming-iming akan dibiayai pendidikannya di pondok pesantren tersebut. Selain itu, aksi tersebut sebagai dalih penyucian diri," paparnya.

Sementara setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, terhadap para korban dan terduga pelaku, polisi akhirnya menetapkan JYD (55) oknum pimpinan pondok pesantren di wilayah Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo sebagai tersangka. 

"Setelah melakukan pemeriksaan pada korban, saksi serta pelaku, penyidik akhirnya menetapkan oknum pimpinan ponpes di Kecamatan Jambon sebagai tersangka," terang Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali. 

Polisi saat ini terus mendalami kasus ini karena diduga jumlah korban lebih banyak dari yang dilaporkan karena sudah banyak korban yang telah lulus dari ponpes tersebut. 

"Berdasarkan hasil pemeriksaan aksi tersangka ini, dilakukan sejak bulan April tahun 2017 silam, sehingga diperkirakan jumlah korbannya lebih banyak. Sehingga kami berharap untuk para korban segera melapor ke Polres Ponorogo, dan dijamin kerahasiaannya," terang Jebolan Jatanras Polda Jatim AKP Imam Mujali. 

Sementara itu belasan santriwan korban pencabulan, saat ini telah ditempatkan di lokasi yang aman dan dipindahkan dari pondok pesantren di wilayah Kecamatan Jambon, demi alasan keamanan dan keberlangsungan masa depan mereka. (asn/far)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BNN RI Bongkar Jaringan Narkotika Fathurahman, Sita 5 Koper Sabu dan Ribuan Vape Etomidate

BNN RI Bongkar Jaringan Narkotika Fathurahman, Sita 5 Koper Sabu dan Ribuan Vape Etomidate

BNN dan Kepolisian berhasil mengamankan lima koper berisi 90 bungkus sabu dengan berat bruto mencapai 92 kilogram dari jaringan Fathurahman.
Segel Tiket UCL, Calvin Verdonk Unggah Pesan Menyentuh

Segel Tiket UCL, Calvin Verdonk Unggah Pesan Menyentuh

Suasana penuh suka cita tengah menyelimuti bek sayap andalan Timnas Indonesia Calvin Verdonk. Pemain berusia 29 tahun tersebut baru saja meluapkan kebahagiaan-
Ini Cara Pramono Anung Pantau Aksi Kriminal Begal dan Tawuran di Jakarta

Ini Cara Pramono Anung Pantau Aksi Kriminal Begal dan Tawuran di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan integrasi sekitar 24.000 kamera CCTV dilakukan untuk mengawasi aksi kejahatan seperti tawuran dan begal.
Sempat Dikritik, Program MBG Kini Dinilai Jadi Faktor Utama Dongkrak Ekonomi Rakyat

Sempat Dikritik, Program MBG Kini Dinilai Jadi Faktor Utama Dongkrak Ekonomi Rakyat

Program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai menjadi instrumen penting dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Ogah Sekadar Jadi Pajangan, Begini Kata Witan Sulaeman soal Rebut Posisi Inti di Era John Herdman

Ogah Sekadar Jadi Pajangan, Begini Kata Witan Sulaeman soal Rebut Posisi Inti di Era John Herdman

Winger lincah Persija Jakarta Witan Sulaeman tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya setelah kembali dipercaya masuk ke dalam gerbong skuad Timnas Indonesia...
10 Contoh Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Haji 2026, Cocok Dikirim ke Keluarga dan Sahabat

10 Contoh Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Haji 2026, Cocok Dikirim ke Keluarga dan Sahabat

Berikut 10 contoh ucapan selamat menunaikan ibadah haji 2026/1447 H, cocok dikirim ke keluarga dan sahabat.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Politeknik IDN Bogor Buat Geger! Tampilkan Lulusan Beromzet Ratusan Juta hingga Hafal Al Quran

Politeknik IDN Bogor Buat Geger! Tampilkan Lulusan Beromzet Ratusan Juta hingga Hafal Al Quran

Politeknik IDN Bogor geger kembali di dunia maya. Pasalnya, baru-baru ini viral di media sosial hingga hebohkan kalangan mahasiswa, karena Politeknik IDN Bogor
Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Pink Spiders semakin menunjukkan ambisinya jelang musim baru setelah merekrut Yensy Kindelán, usai sebelumnya juga mendatangkan sahabat Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT