Keluarga Cemas, Relawan Ponorogo Disandera IOF saat Misi ke Palestina
- tvOne - aries sutikno
Ponorogo, tvOnenews.com — Herman Budianto (55), seorang relawan kemanusiaan asal Kabupaten Ponorogo, menjadi salah satu korban penyanderaan tentara zionis angkatan laut Israel (IOF) saat menjalankan misi bantuan kemanusiaan menuju Palestina melalui jalur laut di perairan Siprus, Selasa kemarin (19/5).
Herman Budianto merupakan bagian dari tim relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla bersama sejumlah aktivis dan jurnalis yang membawa bantuan untuk warga Palestina.
Kabar ini membuat keluarga Herman Budianto yang berada di Ponorogo diliputi kecemasan. Seperti diungkapkan Diah Puspasari, adik kandung Herman, yang mengaku baru mengetahui sang kakak disandera oleh IOF melalui video yang beredar.
“Taunya dari media sosial, langsung dihubungi tidak bisa,” ungkap Diah Puspasari saat ditemui di kediamannya di Jalan Cinde Wilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan.
Diah menuturkan, sebelum ditangkap, sang kakak terakhir kali berkomunikasi melalui WhatsApp grup keluarga pada 19 Mei lalu. Saat itu Herman pamit akan ke Palestina dalam misi kemanusiaan.
“Memang biasa pergi keluar negeri, tapi kemarin tiba-tiba pamit ke Palestina melalui Turki,” imbuhnya.
Herman selama ini berdomisili di Kota Depok, Jawa Barat. Bapak dengan 10 orang anak tersebut juga dikenal vokal dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Bahkan, dari catatan keluarga, dirinya sudah tiga kali pergi ke Palestina dalam misi kemanusiaan.
“Sebelum detik-detik ditangkap sempat live Instagram, tapi enggak ada suaranya. Lalu HP-nya seperti dibuang ke laut,” terang Diah.
Pihak keluarga hanya bisa berharap kepada pemerintah Indonesia untuk dapat membebaskan seluruh WNI yang ditangkap tentara zionis Israel. Mereka khawatir para sandera mengalami penyiksaan.
Dari video berdurasi 30 detik, Herman Budianto diketahui ditangkap dan disandera oleh tentara zionis angkatan laut Israel. (asn/gol)
Load more