Munas NU Jadi Momentum Lahirnya Fikih Disabilitas Mental Psikososial di Indonesia
- tim tvone - imron
Kediri, tvOnenews.com – Buku Fikih Penguatan Disabilitas Mental Psikososial resmi diluncurkan dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama di Teras Gubuk Ploso, Kediri, Minggu (21/6). Peluncuran buku tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pemahaman keagamaan yang lebih inklusif terhadap penyandang disabilitas mental-psikososial.
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengatakan fikih tidak hanya membahas persoalan hukum halal dan haram maupun sah dan batal, tetapi juga menjadi instrumen untuk menjawab persoalan sosial berdasarkan prinsip keadilan.
“Fikih dalam tradisi Islam bukan sebatas hukum yang membahas halal dan haram, sah dan batal. Fikih berarti pemahaman mendalam untuk menjawab persoalan masyarakat berdasarkan keadilan syariah,” katanya.
Tambah Gus Ipul, buku tersebut merupakan hasil kolaborasi sejumlah pihak, antara lain ulama Nahdlatul Ulama, Komisi Nasional Disabilitas (KND), Lemarkus, dan P3M. Ia berharap kehadiran buku itu dapat mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap penyandang disabilitas mental-psikososial.
“Kita tidak boleh menganggap sepele, mengabaikan, apalagi melakukan bullying. Ini adalah bagian dari afirmasi dan kepedulian kita,” tambahnya.
Gus Ipul menegaskan pentingnya pelaksanaan ketentuan kuota tenaga kerja bagi penyandang disabilitas, yakni minimal 2 persen di instansi pemerintah dan BUMN serta 1 persen di sektor swasta. (min/hen)
Load more