Tak Tinggal Diam, Bupati Bangkalan Desak Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan ASN di Bandara Juanda
- tvOne/Abdul Rahem
Bangkalan tvOnenews.com - Bupati Bangkalan, Lukman Hakim menyikapi dengan serius kasus kematian salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) dari lingkungannya. RYS (50) ditemukan tewas dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda, Rabu (24/6/2026).
Lukman Hakim pun mengunjungi rumah duka sekaligus takziah. Adapun kediaman ASN dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan tersebut berada di Perumda, Jalan Soekarno-Hatta.
Lukman mulanya menyampaikan duka cita atas kematian RYS. Ia menyayangi pelaku pembunuhan ASN yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan tak kunjung terungkap.
Menurut Lukman, kasus dugaan pembunuhan terhadap ASN tersebut semakin terang benderang sejak lima hari RYS ditemukan tak bernyawa dalam mobil dinasnya.
"Kami Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap seluruh keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan oleh Allah SWT. Semoga almarhum husnul khatimah dan segala amal baiknya diterima sebagai amal ibadah," ujar Lukman Hakim di kediaman korban, Senin (29/6/2026).
Bagi Lukman, peristiwa ini sebagai pengingat bersama betapa pentingnya menjaga kepedulian. Kebersamaan menjadi kunci untuk mengawal serta menuntaskan kasus ini.
Dalam kesempatan itu, Lukman mendesak pihak kepolisian. Ia berharap aparat dapat meringkus pelaku dengan cepat.
Penangkapan tersebut sebagai bentuk tindakan dari pihak yang berwenang agar RYS serta keluarganya memperoleh keadilan atas kejadian ini.
Selain itu, ia menyampaikan dampak dari penangkapan pelaku apabila dilakukan secepat mungkin. Tujuannya untuk menghindari meluasnya spekulasi liar dari publik.
"Kami berharap pelaku ditangkap secepat mungkin dan kasus ini dapat segera terungkap," tegasnya.
Sebelumnya, seorang ojek online (ojol) menggegerkan pengunjung. Ia tak sengaja melihat sebuah mobil dinas milik korban terparkir di area Terminal Bandara Juanda pada Rabu, 24 Juni 2026.
Mobil dinas dengan pelat M 1090 GP tampak mengeluarkan cairan. Pasalnya, terdapat bau tidak sedap yang membuat ojol tersebut mengintip bahwa ada korban sudah dalam kondisi tewas mengenaskan.
Berdasarkan hasil rekaman CCTV, mobil dinas ditumpangi korban diduga telah memasuki kawasan Bandara Juanda sejak Sabtu, 20 Juni 2026.
Dalam hasil penyelidikan dari rekaman kamera CCTV terpasang di area loket parkir bandara, terdapat seorang pria misterius. Sosoknya menggunakan baju gelap, masker, serta kacamatan diduga sebagai pengemudi mobil milik korban.
Fakta ini semakin terungkap setelah hasil autopsi diungkap oleh Ketua Tim Humas RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, AKBP Ni Made Wiatini.
Ni Made mengungkapkan terdapat luka dari mayat ASN tersebut. Robekan di cuping telinga kiri diduga akibat kekerasan menjadi teka-teki RYS sebagai korban pembunuhan.
Selain itu, sejumlah perhiasan milik korban juga hilang saat pertama kali dievakuasi. Kendati demikian, ponsel dan barang lainnya dipastikan aman.
Terbaru, sebuah video berdurasi 33 detik memperlihatkan korban bersama pria berkacamata dan baju diduga sama dengan sosok misterius tersebut juga viral di media sosial.
Video tersebut menunjukkan korban diduga bersama pria yang sama berada di Alun-alun Kota Batu. Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya meyakini tanggal pengambilan gambar berkaitan dengan kronologi kematian RYS.
"Saya pikir itu tidak usah dicocokkan lagi dengan pria misterius yang mengambil tiket waktu masuk ke Bandara Juanda. Mulai dari kacamata hingga kaos yang dipakai sangat cocok," kata Risang.
Risang menyampaikan harapan dari keluarga korban. Mereka menginginkan pihak Polres Sidoarjo segera menangkap pelaku.
"Barang bukti sudah jelas, apalagi wajah terduga pelaku juga jelas," tukasnya.
(arm/hap)
Load more