Puluhan Nelayan di Probolinggo Adu Cepat Lomba Balap Perahu Fiber
- tvOne - Wawan Sugiarto
Probolinggo, tvOnenews.com – Tradisi balap perahu fiber kembali menjadi tontonan yang menyedot perhatian warga di Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Agenda tahunan yang digelar pada Minggu (12/7) ini tidak hanya menjadi ajang adu kecepatan para nelayan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan silaturahmi antarwarga pesisir.
Perlombaan dipusatkan di Pantai Darmo, Desa Banjarsari dengan melibatkan sekitar 50 peserta yang berasal dari nelayan Kecamatan Sumberasih maupun sejumlah kecamatan lainnya.
Tradisi yang telah berlangsung selama puluhan tahun tersebut mempertandingkan dua kategori, yakni Kelas A untuk perahu dengan panjang maksimal 6,2 meter dan Kelas B untuk perahu yang panjangnya di atas 6,2 meter. Seluruh peserta diwajibkan menggunakan mesin berkekuatan 6,5 PK agar persaingan berlangsung seimbang.
Ketua Panitia Muhammad Saturi mengatakan kegiatan tersebut rutin diselenggarakan setiap tahun dan memiliki tujuan lebih dari sekadar mencari pemenang. Menurutnya, balap perahu fiber menjadi momentum mempererat hubungan antarnelayan sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat.
"Kegiatan ini memang rutin kami laksanakan setiap tahun. Selain menjadi ajang silaturahmi bagi para nelayan, lomba ini juga kami hadirkan sebagai hiburan untuk masyarakat," ujarnya.
Babak penyisihan digelar pada hari pertama sedangkan semifinal dan final berlangsung pada hari kedua. Jadwal perlombaan disesuaikan dengan kondisi pasang surut air laut karena memengaruhi lintasan balap sepanjang sekitar dua kilometer.
Dalam setiap heat, empat perahu saling bersaing menuntaskan tiga putaran dan peserta yang finis paling cepat berhak melaju ke babak selanjutnya hingga menjadi juara.
Saturi menambahkan antusiasme peserta maupun masyarakat pada pelaksanaan tahun ini sangat tinggi. Sebanyak 50 peserta ikut ambil bagian, sementara ribuan warga memadati kawasan Pantai Darmo untuk menyaksikan jalannya perlombaan.
"Alhamdulillah peserta yang mengikuti lomba sangat banyak hingga mencapai 50 orang. Penontonnya juga membludak karena kegiatan ini memang selalu menjadi hiburan yang ditunggu masyarakat," katanya.
Salah seorang penonton, Rizka, mengaku selalu menyempatkan diri datang setiap kali lomba balap perahu fiber digelar. Bahkan, ia rela melewati genangan air demi mendapatkan lokasi terbaik untuk menyaksikan perlombaan bersama keluarganya.
Load more