Tiga Kendaraan Terlibat Laka Beruntun di Probolinggo
- tvone - Wawan Sugiarto
Probolinggo, tvOnenews.com – Arus lalu lintas di Jalan Raya Lumajang tepatnya di Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, sempat tersendat setelah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah bus dan dua truk pada Kamis siang (16/7). Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, sementara penyebab kecelakaan diduga akibat sopir bus kehilangan konsentrasi saat berkendara.
Kecelakaan bermula saat bus Akas Asri yang dikemudikan Sugeng, warga Kabupaten Lumajang, melaju dari arah selatan menuju utara. Sesampainya di perlintasan kereta api Desa Malasan Wetan, bus sempat berjalan zig-zag.
Saat bus hendak kembali ke jalur kiri terdapat truk bermuatan batu gamping bernomor polisi N 9265 UY yang dikemudikan Ayub (52), warga Kabupaten Jember, sehingga sopir bus melakukan pengereman secara mendadak.
Diduga karena terkejut, dump truk bernomor polisi H 8831 CF yang dikemudikan Basuki, warga Mojokerto, kemudian menabrak bagian belakang bus. Benturan keras tersebut membuat bus terdorong hingga menghantam truk bermuatan batu gamping yang akhirnya keluar dari badan jalan.
"Saat itu truk yang saya kendarai sedang berhenti. Tiba-tiba ada bus mengerem mendadak, lalu tidak lama kemudian dump truk menabrak bagian belakang bus hingga bus terdorong dan menabrak truk yang saya kemudikan," kata sopir truk bermuatan batu gamping Ayub.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka kecelakaan tersebut menyebabkan kemacetan panjang karena posisi bus dan dump truk menutup sebagian jalur dari arah Lumajang menuju Probolinggo.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengatur arus lalu lintas agar kemacetan tidak semakin panjang.
"Tidak ada korban dalam kecelakaan ini. Hanya kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan akibat benturan," pungkas Ayub.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Iptu Aditya Wikrama mengatakan kecelakaan berawal ketika truk bermuatan batu gamping berhenti di jalan. Pada saat bersamaan bus yang melaju di belakangnya mengerem mendadak, kemudian dari arah selatan datang dump truk bermuatan pasir yang menabrak bagian belakang bus.
"Dari kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan ini tidak ada korban jiwa. Meski sempat terjadi kemacetan, anggota kami terus melakukan evakuasi kendaraan yang terlibat agar arus lalu lintas kembali normal," ungkapnya. (wso/ias)
Load more