GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ruang Kelas Ambruk, Puluhan Siswa Belajar di Perpustakaan

Ruang kelas belajar puluhan siswa di SDN 2 Dayakan, Kecamatan Badegan, ambruk. Para siswa terpaksa belajar di ruang perpustakaan. 
Selasa, 7 Juni 2022 - 18:34 WIB
ruang kelas ambruk
Sumber :
  • tim tvone - aris sutikno

Ponorogo, Jawa Timur - Ruang kelas belajar puluhan siswa di SDN 2 Dayakan, Kecamatan Badegan, ambruk. Para siswa terpaksa belajar di ruang perpustakaan. 

Ambruknya atap ruang kelas V sekolah yang berada di Dukuh Kliyur, Desa Dayakan, terjadi pada Kamis (02/06) sore. Ketika itu hujan deras mengguyur kawasan setempat, usai Magrib atap bangunan yang berusia 27 tahun ini ambruk. Beruntung saat kejadian sekolah dalam kondisi sepi sehingga tidak ada korban jiwa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Sekolah SDN 2 Dayakan, Suroso mengaku, tidak tahu pasti kejadian ambruknya atap ruang kelas ini, lantaran ia saat itu berada di rumah, dan mengetahui kejadian ini dari foto yang dikirim lewat pesan Whats App warga sekitar. 

"Posisi hujan disini, sore sekitar habis hujan maghrib, saya dapat kiriman gambar, saya gak tau jam 3-4 sore, habis hujan itu," ujarnya, Selasa (07/06). 

Suroso mengaku, sebelum ambruk ia telah mengosongkan ruangan kelas V dari aktifitas belajar mengajar. Pun dengan ruang kelas VI lantaran atapnya sudah melengkung dan rawan roboh

"Seluruh anak saya pindahkan ke perpustakaan. Kelas V ada 20 anak dan kelas VI ada 9 anak. Sudah sekitar 2 mingguan di perpustakaan. Sementara jadi satu dulu belajarnya 2 kelas ini. Untuk pemisah kelas kita kasih lemari," ungkapnya.

Soroso mengaku, pihaknya sempat mengajukan perbaikan sekolah dengan 64 siswa ini tahun 2021 lalu ke Dindik Ponorogo, lantaran kerangka atap ruang kelas banyak yang lapuk, namun tidak direspon. 

"Pengajuan rehab tahun 2021. Pembenaran atap proposal. Total atap, sama bangku banyak rusak, tapi belum terealisasi," akunya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Kepala Dindik Ponorogo Nurhadi Hanuri berdalih, pihaknya belum menerima laporan terkait ambruknya atap SDN 2 Dayakan itu. Terkait perbaikan bangunan yang ambruk, pihaknya akan melakukan pendataan dan perbaikan akan diusulkan pada Perubahan APBD 2022 atau tahun 2023 mendatang. 

"Untuk Dayakan kami belum dapat laporan, yang mendapat laporan yang di Sampung. Dayakan kerusakannya cukup parah nanti akan menerjunkan pihak terkait kondisi realnya seperti apa. Untuk anggaran tahun sudah lewat, prosesnya tetap tahun selanjutnya, apakah PAK atau apa nanti (2023)," pungkasnya. (asn/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo geleng-geleng kepala setelah sering menerima laporan bahwa orang-orang yang dipercaya dan diangkatnya menjadi pejabat ternyata mencuri uang rakyat.
John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman akhirnya buka suara soal Teja Paku Alam yang belum dipanggil Timnas Indonesia meski tampil impresif bersama Persib dan mencatat 17 clean sheet.
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Media Inggris menyebut Timnas Indonesia mengalami peningkatan pesat jelang Piala Asia 2027. Skuad Garuda bahkan jadi sorotan dalam grup neraka.
Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan sebanyak 12 calon haji asal Sumut gagal berangkat ke Tanah Suci
John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman menegaskan pemain diaspora muda tetap jadi bagian penting Timnas Indonesia, namun seleksinya akan lebih ketat dari sebelumnya demi proyek Garuda.
WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT