Persiapan Muktamar ke-35 NU Tembus 50 Persen, Gus Ipul: Awalnya Ragu, Kini Optimistis
- tim tvone - rohmadi
Jombang, tvOnenews.com – Persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, terus dikebut. Hingga Senin (10/8), progres persiapan secara keseluruhan telah menembus lebih dari 50 persen.
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Panitia Pusat Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyampaikan perkembangan tersebut saat meninjau langsung kesiapan fasilitas di Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang.
Menurut Gus Ipul, perkembangan persiapan di berbagai lokasi menunjukkan kemajuan signifikan dibandingkan peninjauan yang dilakukan sekitar sepekan sebelumnya. Sejumlah fasilitas akomodasi mulai terpasang, sementara kebutuhan penunjang lainnya terus didatangkan dan diselesaikan.
“Dibanding seminggu yang lalu, sekarang sudah jauh lebih lengkap. Kasur-kasur juga sudah berdatangan. AC sudah terpasang di 250 ruangan,” ujar Gus Ipul saat ditemui di Unwaha Jombang, Senin (10/8).
Unwaha menjadi salah satu kawasan penting dalam pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Selain dipersiapkan sebagai tempat akomodasi para peserta, kompleks kampus tersebut juga akan digunakan untuk mendukung sejumlah agenda muktamar, termasuk persidangan dan forum komisi yang membahas berbagai rekomendasi organisasi.
Gus Ipul menilai fasilitas yang tersedia di Unwaha sudah cukup memadai untuk menunjang kebutuhan para muktamirin. Sejumlah pekerjaan yang masih tersisa kini lebih diarahkan pada penyempurnaan fasilitas agar peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian muktamar dengan nyaman.
“Secara umum infrastrukturnya sudah cukup. Tinggal partisi-partisi yang akan dibangun dan ditambahkan agar membuat kondisi lebih nyaman untuk peserta,” jelasnya.
Dengan waktu pelaksanaan muktamar yang semakin dekat, panitia terus mengejar penyelesaian berbagai pekerjaan di seluruh titik yang telah dipersiapkan.
Panitia menargetkan progres persiapan secara keseluruhan dapat mencapai lebih dari 90 persen pada 20 Agustus 2026. Setelah itu, pekerjaan akan difokuskan pada tahap finalisasi, pengecekan fasilitas, serta memastikan seluruh layanan bagi peserta dapat berjalan optimal.
Gus Ipul juga memberikan apresiasi kepada panitia lokal dan keluarga besar Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas yang dinilai telah bekerja keras mempersiapkan Jombang sebagai tuan rumah.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi panitia tidak ringan. Sebab, Tambakberas ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU hanya sekitar 50 hari sebelum agenda tersebut digelar.
“Penetapan Tambakberas sebagai tempat Muktamar itu 50 hari sebelum pelaksanaan. Pendek sekali dan sekarang sudah tinggal 17 hari lagi,” ungkap Gus Ipul.
Meski waktu persiapan relatif singkat, koordinasi antara panitia pusat, panitia lokal, pemerintah daerah, pesantren, serta berbagai elemen masyarakat terus dilakukan. Hasilnya, berbagai fasilitas yang sebelumnya masih dalam tahap awal kini mulai terlihat siap digunakan.
Gus Ipul mengaku kondisi tersebut membuat dirinya semakin optimistis bahwa Jombang mampu menyelenggarakan Muktamar ke-35 NU dengan baik.
“Awalnya kita cukup ragu juga, tapi hari ini kita optimis. Insyaallah sudah sangat siap Tambakberas menjadi tuan rumah,” tegasnya.
Diketahui, Muktamar ke-35 NU akan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Agenda tersebut diperkirakan akan dihadiri ribuan muktamirin dari berbagai daerah di Indonesia. Untuk agenda pembukaan pada 27 Agustus, PBNU juga berencana mengundang Presiden Republik Indonesia. (roi/hen)
Load more