Viral Limbah Ribuan Jarum Suntik Ditemukan Berserakan di Saluran Air Exit Tol Tambak Sumur, Ulah Siapa?
- TikTok/@msaiful_rohman
Surabaya, tvOnenews.com - Sebuah video memperlihatkan limbah medis Bahan Berbahaya Beracun (B3) berupa jarum suntik ditemukan berserakan di sebuah saluran air di kawasan exit Tol Tambak Sumur, Sidoarjo viral di media sosial.
Dalam video viral itu, penemuan limbah jarum suntik bekas tersebut terjadi pada Selasa (25/8/2026). Menariknya, selembaran plastik salah satu di antara limbah medis B3 tersebut bertuliskan "Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Eka Candrarini Surabaya" dan "Hadi. Dr".
Selain jarum suntik bekas, ada botol kemasan obat hingga kasa berbecak darah yang menumpuk dan berserakan di selokan yang sama, tepatnya di dekat permukiman warga. Video yang sempat viral tersebut kini mendadak hilang setelah menghebohkan publik.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo, dr Lakhsmie Herawati Yuwantina merespons penemuan limbah jarum suntik tersebut yang diduga berasal dari salah satu klinik di Surabaya.
"Hal ini mengingat termasuk penanganan yang tidak bisa hanya dilakukan oleh Dinkes sendiri, kami pun berkomunikasi, berkoordinasi dengan DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan) Sidoarjo, termasuk juga kami komunikasikan dengan Pemerintah Kota Surabaya, kata Lakhsmie dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).
Kadinkes Sidoarjo Telaah Sumber Limbah Jarum Suntik yang Viral
Lebih lanjut, Lakhsmie menelaah sumber limbah jarum suntik yang berserakan tersebut. Hal ini berdasarkan dari informasi sementara diterima olehnya.
Menurutnya, sumber jarum suntik tersebut bukan berasal dari rumah sakit. Ia memahami terdapat tulisan dalam lembaran bahwa limbah itu dari rumah sakit milik Pemerintah Kota Surabaya.
"Informasi yang saya terima, ini bukan oleh rumah sakit seperti yang tertera dari foto itu, tetapi justru salah satu klinik yang ada di Surabaya," imbuhnya.
Ia belum bisa memastikan nama klinik yang dimaksud berdasarkan dari informasi diterima oleh pihak Dinkes Sidoarjo. Akan tetapi, ia masih melakukan koordinasi serta penelusuran terkait asal usul limbah medis B3 itu.
"Kita nanti akan mencari tahu ya, tapi yang pasti informasi yang saya terima sementara dari Surabaya seperti itu," tambahnya.
Ia menjelaskan terkait pengelolaan limbah medis. Seharusnya pada aspek ini harus benar-benar dilakukan oleh pihak tertentu dan memiliki kompeten yang mengerti prosesnya, mulai dari pengangkutan, pengolahan hingga pembuangan.
Load more