GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Mahasiswa UB Diduga Simpan Ratusan Video Seksual Rekan Magang, Ada Link Telegram?

Kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa UB viral di media sosial. Ia diduga merekam rekan magang tanpa izin. Benarkah ada penyebaran lewat Telegram?
Senin, 31 Agustus 2026 - 12:43 WIB
Ilustrasi: Viral Mahasiswa UB Diduga Simpan Ratusan Video Seksual Rekan Magang, Ada Link Telegram?
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan seksual kembali menjadi perhatian publik setelah melibatkan seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (UB). Informasi mengenai dugaan perekaman aktivitas pribadi rekan magang tanpa persetujuan tersebut menyebar luas di media sosial dan memicu kekhawatiran, terutama karena jumlah materi yang disebut-sebut tersimpan mencapai ratusan rekaman.

Kasus ini menjadi sorotan bukan hanya karena dugaan perekaman secara diam-diam, tetapi juga karena para korban disebut berasal dari sejumlah perguruan tinggi berbeda. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa tersebut diduga terjadi ketika para peserta menjalani program magang dan tinggal dalam satu tempat selama periode Juli hingga Agustus 2026.

Di tengah ramainya pembahasan di media sosial, muncul pula pertanyaan mengenai apakah terdapat tautan Telegram yang berisi foto atau video para korban. 

Namun, informasi mengenai keberadaan maupun penyebaran materi tersebut belum dapat dipastikan berdasarkan keterangan resmi yang tersedia. 

Karena itu, publik perlu berhati-hati agar tidak ikut menyebarkan, mencari, atau membagikan konten intim yang diduga diperoleh tanpa persetujuan.

Dugaan Perekaman Terungkap Saat Magang

Kasus tersebut pertama kali ramai setelah informasi mengenai dugaan tindakan asusila beredar di platform X dan kemudian diunggah ulang oleh sejumlah akun media sosial.

Mahasiswa berinisial G, yang disebut merupakan mahasiswa angkatan 2023, diduga merekam aktivitas pribadi sejumlah peserta magang tanpa sepengetahuan mereka. Para peserta tersebut diketahui berasal dari beberapa perguruan tinggi, termasuk Universitas Lampung (Unila) dan Universitas Padjadjaran (Unpad).

Ilustrasi: Viral Mahasiswa UB Diduga Simpan Ratusan Video Seksual Rekan Magang, Ada Link Telegram?
Ilustrasi: Viral Mahasiswa UB Diduga Simpan Ratusan Video Seksual Rekan Magang, Ada Link Telegram?
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

Dugaan tersebut mulai terungkap setelah seorang rekan mencurigai adanya aktivitas video call s*x (VCS) yang dilakukan G di kamar mandi. Setelah dimintai klarifikasi, G disebut mengakui perbuatannya.

Dari pemeriksaan terhadap perangkat miliknya, ditemukan ratusan rekaman yang disebut berkaitan dengan aktivitas pribadi rekan-rekannya. Materi tersebut dikabarkan disimpan dalam folder tersembunyi di ponsel.

Selain dugaan perekaman tanpa izin, informasi yang beredar juga menyebut adanya dugaan kontak fisik terhadap korban. Peristiwa tersebut kemudian menimbulkan trauma bagi sejumlah pihak yang merasa menjadi korban.

Pihak tempat magang disebut telah mengambil langkah awal terhadap mahasiswa tersebut. Sementara itu, Universitas Brawijaya memastikan dugaan perkara tersebut sedang ditangani melalui mekanisme internal kampus.

“Sudah ditangani melalui Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan FBiPK UB,” kata Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa FBiPK UB Noer Rahmi Ardiarini saat dikonfirmasi, Sabtu (28/8/2026).

Benarkah Ada Link Telegram?

Pertanyaan mengenai Telegram muncul karena kasus lain yang juga dikaitkan dengan lingkungan Fakultas Hukum UB. Dalam kasus berbeda, seorang mahasiswi mengaku mendapatkan informasi bahwa foto-fotonya tersebar dalam grup Telegram berkonten dewasa.

Akun @tempatsampahub sebelumnya mengunggah cerita korban yang menyebut dirinya mendapat pesan anonim pada 20 Mei 2026. Pesan tersebut berisi informasi bahwa foto pribadinya diduga disebarkan melalui grup Telegram.

“20 Mei 2026, akun anonim instagram mengirimkan DM berisikan laporan bahwa foto saya tersebar di grup 18+ telegram, yang disebarluaskan oleh akun "kingcum," kata @tempatsampahub.

Korban kemudian mengaku menemukan foto yang tidak hanya berasal dari akun media sosialnya, tetapi juga foto yang diduga diambil secara diam-diam ketika dirinya berada di lingkungan kampus.

“Setelah diselidiki lebih lanjut, akun 'kingcum' jg memiliki foto-foto paparazi saya saat berada di lingkungan kampus, setelah itu akun anonim tsb tidak bisa dihubungi kembali,” ungkapnya.

Namun, kasus tersebut merupakan laporan yang berbeda dari dugaan perekaman peserta magang yang melibatkan mahasiswa berinisial G. Keduanya tidak boleh dicampuradukkan tanpa adanya keterangan resmi yang menghubungkan kedua perkara.

Karena itu, sampai ada konfirmasi dari pihak berwenang, informasi mengenai adanya “link viral Telegram” dalam kasus mahasiswa G sebaiknya tidak dianggap sebagai fakta.

UB Pastikan Penanganan Berjalan

Untuk kasus yang terjadi di Fakultas Hukum UB, pihak fakultas juga menyatakan telah mengetahui laporan mengenai dugaan pelecehan seksual tersebut.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Aan Eko Widiarto mengatakan penanganan awal telah dilakukan melalui Badan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum UB.

“Ternyata kasusnya sudah ditangani oleh BKBH, yang mana BKBH adalah Badan Konsultasi dan Bantuan Hukum di FH Universitas Brawijaya,” ujar Aan saat dikonfirmasi awak media.

Ia meminta agar laporan tersebut diproses secara serius sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pesan saya, agar kasus ini ditindaklanjuti secara tegas. Karena sudah jelas di peraturan menteri,” pungkasnya.

Aan juga menegaskan bahwa Fakultas Hukum UB tidak memberikan toleransi terhadap perundungan, kekerasan seksual, maupun bentuk kekerasan lainnya di lingkungan kampus.

Secara hukum, dugaan perekaman gambar atau tangkapan layar bermuatan seksual tanpa persetujuan korban dapat masuk dalam kategori kekerasan seksual berbasis elektronik. 

Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual mengatur perbuatan merekam atau mengambil gambar bermuatan seksual di luar kehendak atau tanpa persetujuan objek rekaman. Ancaman pidananya paling lama empat tahun penjara dan/atau denda paling banyak Rp200 juta.

Apabila materi elektronik bermuatan kesusilaan kemudian disebarluaskan atau dibuat dapat diakses publik, ketentuan dalam UU ITE juga dapat menjadi relevan. UU Nomor 1 Tahun 2024 mengatur ancaman pidana bagi pihak yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan, mentransmisikan, atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik bermuatan melanggar kesusilaan.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa mencari atau menyebarkan kembali materi intim yang diduga diperoleh tanpa persetujuan bukanlah tindakan yang sepele. (udn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 Vs Malaysia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: Nova Arianto Bidik Tiket Lolos

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 Vs Malaysia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: Nova Arianto Bidik Tiket Lolos

Timnas Indonesia U-20 dijadwalkan untuk menghadapi Malaysia dalam laga pertama Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Nova Arianto dibebankan tugas berat untuk lolos ke putaran final.
Kejagung Sita Rp401,6 Miliar dari Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel di PT CNI

Kejagung Sita Rp401,6 Miliar dari Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel di PT CNI

Kejagung menyita uang sebesar Rp401.653.737.496,69 dari kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola komoditas nikel pada 2017 sampai 2020 di PT CNI.
Kronologi Posko GRIB Jaya Kebakaran Dini Hari, Api Dipicu Charger HP di Atas Kulkas

Kronologi Posko GRIB Jaya Kebakaran Dini Hari, Api Dipicu Charger HP di Atas Kulkas

Posko DPP GRIB Jaya di Kedoya Selatan, Jakarta Barat, terbakar Senin dini hari. Api diduga dipicu korsleting charger HP di atas kulkas.
Barcelona Masih Bisa Rekrut Julian Alvarez usai Gaet Gabriel Jesus dari Arsenal

Barcelona Masih Bisa Rekrut Julian Alvarez usai Gaet Gabriel Jesus dari Arsenal

Barcelona dikabarkan masih belum selesai memburu Julian Alvarez pada bursa transfer musim panas ini walau hendak merekrut Gabriel Jesus. Sebab, sang striker asal Argentina tetap menjadi opsi pertama.
Detik detik Begal Sadis Rampas Motor di Tebet,

Detik detik Begal Sadis Rampas Motor di Tebet,

Aksi pembegalan yang terekam kamera pengawas (CCTV) di Jalan Tebet Barat Raya, Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu (29/8) dini hari diselidiki petugas
Prabowo Siapkan Pinjaman Lunak untuk Rakyat: Tak Perlu Lagi Berutang ke Rentenir

Prabowo Siapkan Pinjaman Lunak untuk Rakyat: Tak Perlu Lagi Berutang ke Rentenir

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan memastikan rakyat berpenghasilan layak dan menyediakan pinjaman lunak agar tak bergantung pada rentenir.

Trending

Kesan Pertama Jordan Wilson saat Bertemu Megawati Hangestri: Saya Bersyukur Mengenalnya

Kesan Pertama Jordan Wilson saat Bertemu Megawati Hangestri: Saya Bersyukur Mengenalnya

Outside Hitter baru Hyundai Hillstate Jordan Wilson mengaku bersyukur bisa bertemu dengan Megawati Hangestri saat jalani kompetisi profesionalnya musim ini.
Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks tengah diterpa kabar buruk secara bertubi-tubi. Setelah Ko Hee-jin yang resmi mundur dari posisi pelatih kepala, mantan tim Megawati Hangestri tersebut kini juga berpotensi tampil tanpa para pemain andalannya,termasuk Vanja Bukilic di KOVO Cup 2026.
Jadwal Siaran Langsung China Masters 2026: Jonatan Christie Debut Sebagai Tunggal Putra Nomor 1 Dunia

Jadwal Siaran Langsung China Masters 2026: Jonatan Christie Debut Sebagai Tunggal Putra Nomor 1 Dunia

Jadwal siaran langsung China Masters 2026, di mana akan ada sejumlah laga menarik. Salah satunya Jonatan Christie akan debut sebagai tunggal putra nomor satu dunia.
Profil Pornpun Guedpard, Musuh Megawati Hangestri di Korea yang Jadi MVP di AVC Women's Continental 2026

Profil Pornpun Guedpard, Musuh Megawati Hangestri di Korea yang Jadi MVP di AVC Women's Continental 2026

Menilik profil singkat Pornpun Guedpard, setter sekaligus kapten Timnas Voli Putri Thailand yang baru saja dinobatkan sebagai MVP AVC Women's Continental 2026. Menariknya, Guedpard sempat menjadi musuh Megawati Hangestri di Liga Voli Korea.
Bukan Hanya Dekat, 2 Pemain Hyundai Hillstate Ini Puji Setinggi Langit Atlet Indonesia Megawati Hangestri

Bukan Hanya Dekat, 2 Pemain Hyundai Hillstate Ini Puji Setinggi Langit Atlet Indonesia Megawati Hangestri

Wah ada dua nama pemain voli asing yang dekat sama Megawati Hangestri. Keduanya juga pernah memuji abis si atlet indonesia ini. Mereka bermain di satu klub loh.
Jadwal Timnas Indonesia U-20 Vs Malaysia Hari Ini: Laga Perdana Jadi Ujian Garuda Muda Menuju Piala Asia 2027

Jadwal Timnas Indonesia U-20 Vs Malaysia Hari Ini: Laga Perdana Jadi Ujian Garuda Muda Menuju Piala Asia 2027

Pertandingan perdana dari Grup H tersebut bakal berlangsung di New Laos National Stadium, Vientiane, Laos, mulai pukul 16.00 WIB.
Terjebak di Mini Piala AFF U-19, Nova Arianto Beri Target Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia

Terjebak di Mini Piala AFF U-19, Nova Arianto Beri Target Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia

Demi menembus kompetisi tersebut, Timnas Indonesia U-20 justru terjebak di mini Piala AFF 2026 dalam Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT