News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Buru Dua Pelaku Penculikan Bayi di Panti Asuhan Al-Hasan

Warga Jombang, Jawa Timur dikejutkan dengan peristiwa penculikan bayi di sebuah panti asuhan. Untuk mengelabui niatnya, pelaku diduga seorang perempuan tak dikenal yang berpura-pura sebagai tamu, mendatangi panti asuhan Al-Hasan Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek, Jombang, Jawa Timur.
Minggu, 12 Juni 2022 - 06:17 WIB
Polisi Buru Dua Pelaku Penculikan Bayi di Panti Asuhan Al-Hasan
Sumber :
  • tvOne

Jombang, Jawa Timur, tvOne

Warga Jombang, Jawa Timur dikejutkan dengan peristiwa penculikan bayi di sebuah panti asuhan. Untuk mengelabui niatnya, pelaku diduga seorang perempuan tak dikenal yang berpura-pura sebagai tamu, mendatangi panti asuhan Al-Hasan Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek, Jombang, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi yang mendapat laporan langsung bergerak melakukan pengejaran terhadap pelaku yang membawa kabur bayi berusia 4 bulan dari panti asuhan tersebut.

"Menjenguk dan ingin bertujuan mengadopsi. Kemudian ke ruang bayi dan menggendong salah satu bayi. Tapi ya semacam tidak ada yang mencurigkan, ternyata dibawa. Seperti itu," beber Imam Chalimi, pengurus Panti Asuhan Al-Hasan di sela-sela ketegangannya di panti asuhan, Sabtu (11/6/2022) malam.

Dijelaskan Imam Chalimi, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB Sabtu sore. Seorang perempuan berumur sekitar 35 tahun dengan ciri-ciri berpostur tubuh tinggi, berkulit cukup putih, rambut pendek, mengenakan baju daster panjang. Perempuan tersebut mengendarai mobil berwarna putih.

Setelah memarkir mobil di parkiran, perempuan tersebut turun dan langsung menuju kantor panti asuhan, dan bertemu pengasuh panti. Perempuan tersebut kemudian mengobrol dengan pengasuh, diantaranya menceritakan bahwa dia ingin menjenguk anak-anak perempuan di panti. Karena saat kuliah dulu sering berkunjung ke panti panti.

Setelah mengobrol kemudian perempuan tersebut menuju ke ruangan bayi diikuti pengasuh.

Saat di ruang bayi perempuan tersebut menggendong salah satu anak asuh umur sekitar 4 bulan. Pada saat pengasuh melaksanakan sholat, perempuan tersebut membawa pergi anak asuh tanpa izin langsung masuk mobil dan keluar panti dengan cepat. Sempat dikejar oleh beberapa warga, namun berhasil kabur.  

"Pemainnya dua orang. Perempuan turun dan seorang laki-laki menunggu di dalam mobil," tambah Imam Chalimi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah mendapat laporan, polisi langsung melalukan olah TKP. Selain itu polisi juga melakukan pengejaran ke berbagai penjuru yang dicurigai dengan mengantongi ciri-ciri pelaku dan mobil yang dikendarai.

Panti Asuhan Al-Hasan Desa Watugaluh dihuni puluhan anak panti. Anak-anak panti terdiri dari berbagai usia. Mulai dari bayi hingga usia sekolah tingkat atas. (USI).

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Askrindo Gelar Kampanye Budaya BCMS, Siap Hadapi Risiko Force Majeure

Askrindo Gelar Kampanye Budaya BCMS, Siap Hadapi Risiko Force Majeure

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menggelar Kampanye Budaya Business Continuity Management System (BCMS) yang digelar di Graha Askrindo, Jakarta, Selasa (4/2/2026). 
PERSI Minta Rumah Sakit di Indonesia Perkuat Tata Kelola dan Mutu Layanan Kepada Masyarakat

PERSI Minta Rumah Sakit di Indonesia Perkuat Tata Kelola dan Mutu Layanan Kepada Masyarakat

Pesatnya perkembangan alat kesehatan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi rumah sakit (RS) di Indonesia untuk meningkatkan akurasi, efisien, dan kenyamanan layanan kepada masyarakat.
Rekap Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ester Nurumi Comeback Ciamik, Indonesia 4-1 Hong Kong

Rekap Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ester Nurumi Comeback Ciamik, Indonesia 4-1 Hong Kong

Rekap hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana Ester Nurumi Tri Wardoyo berhasil memberikan menutup perjuangan Indonesia dengan kemenangan atas Hong Kong di babak penyisihan grup.
Cara Bayar PDAM di BRImo, Lebih Praktis dan Ada Cashback 20%

Cara Bayar PDAM di BRImo, Lebih Praktis dan Ada Cashback 20%

Dengan melakukan pembayaran PDAM melalui aplikasi BRImo, nasabah BRI berkesempatan menikmati promo cashback 20%.
Masih Ingat Kisah 'Skandal' Ryan Giggs? Legenda Manchester United yang Pernah Selingkuh dengan Istri Adik Kandungnya

Masih Ingat Kisah 'Skandal' Ryan Giggs? Legenda Manchester United yang Pernah Selingkuh dengan Istri Adik Kandungnya

Skandal demi skandal yang melibatkan legenda Manchester United, Ryan Giggs kembali mencuat ke permukaan setelah ia terseret kasus dugaan kekerasan terhadap eks
KPK Gelar OTT di Jakarta Hari Ini

KPK Gelar OTT di Jakarta Hari Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan di Jakarta pada Rabu (4/2/2026). Belum terungkap sosok yang ditangkap kali ini.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT