News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polresta Sidoarjo Bongkar Sindikat Penipuan Daring dan Penyalahgunaan Data Pribadi Internasional, 4 Tersangka Ditangkap

Polresta Sidoarjo berhasil membongkar sindikat penipuan daring (scamming) dan penyalahgunaan data pribadi yang melibatkan Warga Negara Asing (WNA).
Rabu, 9 September 2026 - 11:30 WIB
Polresta Sidoarjo Bongkar Sindikat Penipuan Daring & Penyalahgunaan Data Pribadi Internasional
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Sidaorjo, tvOnenews.com – Polresta Sidoarjo berhasil membongkar sindikat penipuan daring (scamming) dan penyalahgunaan data pribadi yang melibatkan Warga Negara Asing (WNA). Dalam pengungkapan ini, polisi menangkap tiga orang warga Tiongkok dan satu Warga Negara Indonesia (WNI).
 
Para pelaku diketahui menggunakan modus penawaran lowongan kerja sebagai admin perdagangan aset kripto untuk menjaring warga lokal. Namun, tujuan utamanya ialah menguasai rekening bank milik para korban guna kepentingan tindak kejahatan.
 
Wakil Kapolresta Sidoarjo, AKBP M. Zainur Rofik menyatakan, kasus ini terungkap berkat koordinasi dengan Kantor Imigrasi Surabaya. Petugas mendeteksi aktivitas tidak wajar di sebuah hunian di Perumahan Citra Garden, Cluster The Orchard, Desa Entalsewu, Kecamatan Sidoarjo.
 
"Satreskrim Polresta Sidoarjo bersama Imigrasi Surabaya kemudian melakukan penyelidikan bersama dan mengamankan tiga warga Tiongkok serta satu WNI di lokasi tersebut pada Jumat, 3 Juli," ujar Zainur Rofik.
 
Empat orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, yaitu tiga pria warga Tiongkok berinisial LG, MF, dan YC, serta seorang perempuan WNI berinisial SA. Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, jaringan ini diduga telah beroperasi sejak tahun 2025.
 
Zainur menjelaskan, para tersangka merekrut korban dengan iming-iming posisi admin di platform Binance. Sebagai syarat bekerja, korban diminta membuka sejumlah rekening bank dan akun platform kripto menggunakan data pribadi mereka sendiri.
 
"Syaratnya diminta membuat beberapa rekening dan akun Binance atas nama korban, namun rekening dan akun tersebut tidak dikuasai korban, melainkan dikuasai sepenuhnya oleh ketiga WNA untuk menampung uang hasil kejahatan," jelasnya.
 
Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hasilnya, sejumlah rekening yang terkait dengan sindikat ini telah diblokir karena terindikasi kuat digunakan untuk transaksi ilegal.
 
Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti yang digunakan untuk menunjang aksi penipuan daring, antara lain:
 
- 20 unit ponsel pintar (smartphone)
- 17 buku tabungan dari berbagai bank
- 33 kartu ATM
- 10 buku catatan transaksi
- Tiga dokumen paspor dan Izin Tinggal Terbatas (ITAS)
 
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 67 ayat (1) juncto Pasal 65 ayat (1) Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, serta Pasal 122 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
 
Selain itu, mereka juga dikenakan Pasal 45A ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Saat ini, polisi masih terus mendalami kemungkinan adanya korban lain dari jaringan ini. (hen)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Arsenal Lolos dari Sanksi UEFA Jelang Lawan Napoli, Kekacauan Penerbangan Jadi Biang Kerok

Arsenal Lolos dari Sanksi UEFA Jelang Lawan Napoli, Kekacauan Penerbangan Jadi Biang Kerok

Arsenal lolos dari sanksi UEFA setelah konferensi pers jelang melawan Napoli dibatalkan akibat kekacauan penerbangan yang melanda Inggris dan menunda kedatangan tim.
Video Pria Sengaja Tabrakan Diri ke Sejumlah Mobil di Jakarta Utara Viral di Media Sosial, Pelaku Diburu

Video Pria Sengaja Tabrakan Diri ke Sejumlah Mobil di Jakarta Utara Viral di Media Sosial, Pelaku Diburu

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pria menabrakkan diri ke sejumlah mobil.
Mengenal Kim Da-in, Setter Hyundai Hillstate yang Pernah Kena Spike Petir Megawati Hangestri

Mengenal Kim Da-in, Setter Hyundai Hillstate yang Pernah Kena Spike Petir Megawati Hangestri

Kim Da-in akan menjadi salah satu pemain penting dalam petualangan baru Megawati Hangestri bersama Hyundai Hillstate. Setter andalan Korea Selatan itu bahkan.
Persija Makin Solid, Igor Tolic Akui Tim Shin Tae-yong Bisa Jadi Ancaman Serius untuk Persib

Persija Makin Solid, Igor Tolic Akui Tim Shin Tae-yong Bisa Jadi Ancaman Serius untuk Persib

Igor Tolic mulai mewaspadai kekuatan Persija Jakarta era Shin Tae-yong jelang duel dengan Persib di GBK. Pertahanan Macan Kemayoran dinilai makin solid.
Detik-Detik Jenazah Pria Ditemukan Mengapung di Pintu Air Kebon Manggis Jakarta Timur, Posisinya Tengkurap

Detik-Detik Jenazah Pria Ditemukan Mengapung di Pintu Air Kebon Manggis Jakarta Timur, Posisinya Tengkurap

Jenazah pria ditemukan dalam kondisi mengapung di pintu air Kebon Manggis Jalan Kesatrian 10, Matraman, Jakarta Timur.
5 Shio Paling Hoki Soal Cinta Besok 10 September 2026, Ada yang Diam-diam Makin Dekat!

5 Shio Paling Hoki Soal Cinta Besok 10 September 2026, Ada yang Diam-diam Makin Dekat!

Ramalan shio besok 10 September 2026 mengungkap 5 shio paling hoki soal cinta. Ada yang berpeluang didekati seseorang hingga mendapat kejutan asmara!

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
3 Kasus Akhiri Hidup di Kawasan GBK, dari Buruh Bakar Diri hingga Fajar Sahrudin

3 Kasus Akhiri Hidup di Kawasan GBK, dari Buruh Bakar Diri hingga Fajar Sahrudin

Tiga kasus bunuh diri pernah terjadi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, dalam rentang lebih dari satu dekade. Terbaru kasus Fajar Sahrudin.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT