News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Coding dan AI Masuk Sekolah, Tapi Tantangan Pendidikan Bukan Sekadar Soal Teknologi

Coding dan AI semakin masuk ke ruang kelas. Data OECD menunjukkan kemampuan berpikir kreatif menjadi tantangan penting pendidikan, sementara teknologi
Kamis, 17 September 2026 - 23:33 WIB
Ilustrasi Coding dan AI Masuk Sekolah, Tapi Tantangan Pendidikan Bukan Sekadar Soal Teknologi
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Pernyataan itu disampaikan dalam Acer Edu Tech 2026 di Surabaya yang mengangkat tema “Coding dan AI Bukan Lagi Pilihan, Melainkan Kebutuhan”. Forum tersebut mempertemukan ratusan peserta dari lingkungan pendidikan di Jawa Timur untuk membahas penerapan coding dan AI, termasuk kesiapan sekolah dan pendidik.

Negara Maju Sudah Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perubahan pendidikan berbasis teknologi juga tidak berlangsung dalam ruang hampa. Sejumlah sistem pendidikan negara maju mulai memberi perhatian lebih besar pada kemampuan yang tidak hanya berkaitan dengan hafalan dan capaian akademik.

Dalam PISA 2022, OECD mengukur creative thinking pada siswa berusia 15 tahun di 64 negara dan ekonomi. Singapura mencatat skor tertinggi, sementara Korea, Kanada, Australia, Selandia Baru, Estonia, dan Finlandia termasuk sistem pendidikan yang berada di atas rata-rata OECD.

OECD mendefinisikan creative thinking sebagai kemampuan untuk terlibat secara produktif dalam menghasilkan, mengevaluasi, dan memperbaiki gagasan. Kemampuan ini relevan ketika siswa menghadapi persoalan yang tidak memiliki satu jawaban sederhana.

Menariknya, capaian akademik tinggi tidak selalu identik dengan kemampuan berpikir kreatif. OECD menemukan sekitar separuh siswa yang termasuk unggul dalam creative thinking di negara-negara OECD tidak berada dalam kelompok siswa dengan capaian akademik tertinggi.

Konteks tersebut membuat pembelajaran coding dan AI memiliki fungsi yang lebih luas. Jika dirancang dengan pendekatan yang tepat, keduanya dapat digunakan bukan sekadar untuk mengajarkan teknologi, tetapi sebagai medium untuk melatih logika, eksplorasi, kreativitas, dan penyelesaian masalah.

Guru dan Sekolah Jadi Faktor Penentu

Tantangan terbesar justru muncul setelah teknologi tersedia. Sekolah perlu memiliki pendidik yang mampu mengintegrasikan teknologi dengan tujuan pembelajaran, bukan sekadar mengenalkan aplikasi baru kepada siswa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prof. Anita Lie, M.A., Ed.D., Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unika Widya Mandala Surabaya, menilai transformasi sekolah tidak boleh kehilangan tujuan dasar pendidikan.

“Sekolah masa depan adalah sekolah yang mampu terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan, tanpa kehilangan tujuan utama pendidikan. Teknologi, termasuk coding dan AI, perlu digunakan untuk memperkuat kualitas pembelajaran, mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, serta membentuk karakter siswa. Karena itu, transformasi pendidikan harus dimulai dari visi sekolah yang kuat, pendidik yang terus berkembang, dan ekosistem yang mendukung setiap siswa mencapai potensinya,” tuturnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kamera 200MP dan Selfie 68MP, Bocoran vivo X500 Ultra dan X500s Bikin Penasaran!

Kamera 200MP dan Selfie 68MP, Bocoran vivo X500 Ultra dan X500s Bikin Penasaran!

vivo X500 Ultra dikabarkan membawa kamera telefoto 200MP, sedangkan vivo X500s menguji sensor selfie 68MP berbentuk persegi. Simak bocoran spesifikasinya.
Adik Pemain Timnas Indonesia Dipanggil Jerman untuk Kualifikasi Euro 2027, John Herdman Kecolongan?

Adik Pemain Timnas Indonesia Dipanggil Jerman untuk Kualifikasi Euro 2027, John Herdman Kecolongan?

Said Aalim Brkic, pemain keturunan Indonesia, kembali masuk skuad Jerman U-17 untuk kualifikasi Euro 2027 di Frankfurt, melawan tiga negara Eropa pada November.
Pamerkan 25 Karya Seni, “Ikhtiar Menitipkan Harapan” Ajak Pengunjung Selami Berbagai Pengalaman Hidup Lewat Ekspresi Visual

Pamerkan 25 Karya Seni, “Ikhtiar Menitipkan Harapan” Ajak Pengunjung Selami Berbagai Pengalaman Hidup Lewat Ekspresi Visual

Sebanyak 25 karya seni yang terdiri atas 22 lukisan dan 3 patung hadir dalam pameran bertajuk “Ikhtiar Menitipkan Harapan” di PORTA by Ambarrukmo Yogyakarta
Habib Bahar Buka Suara soal Polemik Herri Pras, Soroti Konten Caci Maki Ulama

Habib Bahar Buka Suara soal Polemik Herri Pras, Soroti Konten Caci Maki Ulama

Pendakwah Habib Bahar bin Smith akhirnya buka suara menanggapi polemik konten kreator Herri Pras yang ramai disorot publik. Ia menyinggung konten yang dinilai.
Daftar Pemain Asing Klub Super League di I.League Cup 2026-2027: Persija Tak Masukkan Jeremejeff dan Stjepan Loncar

Daftar Pemain Asing Klub Super League di I.League Cup 2026-2027: Persija Tak Masukkan Jeremejeff dan Stjepan Loncar

Sebanyak 16 klub Super League telah mendaftarkan pemain asing untuk I.League Cup 2026/2027. Menariknya, Persija Jakarta tidak memasukkan dua nama yang penting.
Profil Martha Amalia Iflahah, Sosok Istri Sah Dwi Bagus Martono yang Kini Jadi Sorotan

Profil Martha Amalia Iflahah, Sosok Istri Sah Dwi Bagus Martono yang Kini Jadi Sorotan

Nama Martha Amalia Iflahah menjadi perhatian publik usai kasus pembunuhan Dini Hardiyanti dan anaknya di Madiun terungkap. Ini profil istri Dwi Bagus Martono.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT