News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Irjen Pol Dekananto Eko Purwono Putra Daerah Dipercaya Nahkodai Polda Jatim, Ini Rekam Jejak Kariernya

Aksi komplotan pencuri dengan modus mengganjal mesin ATM akhirnya terbongkar. Ditreskrimum Polda Jatim bersama Tim Resmob Bareskrim Polri menangkap lima orang yang diduga terlibat dalam jaringan pencurian lintas provinsi tersebut.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:30 WIB
Irjen Pol Dekananto Eko Purwono Putra Daerah Dipercaya Nahkodai Polda Jatim, Ini Rekam Jejak Kariernya
Sumber :
  • Syamsul Huda

Surabaya, tvOnenews.com - Irjen Pol Dekananto Eko Purwono mendapat kepercayaan baru untuk memimpin Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim). Perwira tinggi Polri kelahiran Bojonegoro tersebut ditunjuk sebagai Kapolda Jawa Timur berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/KEP/2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Dekananto menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto yang mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. 

Penunjukan tersebut sekaligus membawa Dekananto kembali ke Jawa Timur. Sebelumnya, ia memiliki pengalaman cukup panjang di wilayah ini, terutama ketika dipercaya menjabat Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Jatim pada periode 2022-2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dekananto dikenal memiliki latar belakang kuat di bidang intelijen dan keamanan. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya hingga dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis di tingkat kewilayahan maupun Mabes Polri.

Lulusan Akpol 1994

Dekananto Eko Purwono merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Ia lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, pada 8 Agustus 1972.

Kariernya banyak diwarnai penugasan di bidang intelijen dan keamanan. Salah satu penugasan awal yang tercatat dalam rekam jejak publiknya adalah ketika dipercaya menjadi Kapolres Tabanan, Polda Bali, pada 2012 dengan pangkat AKBP. 

Pada 2018, ia mendapat penugasan sebagai Kasubdit Kehidupan Bernegara Ditsosbud Baintelkam Polri. Pengalaman di bidang intelijen kemudian membawanya kembali ke wilayah Jawa Timur. 

Pada 2022, Dekananto dipercaya menjadi Dirintelkam Polda Jawa Timur, menggantikan Brigjen Pol Yuda Gustawan. Selama sekitar dua tahun menjalankan tugas tersebut, ia banyak terlibat dalam pemetaan dan penanganan potensi gangguan keamanan di Jawa Timur.

Salah satu program yang menonjol saat dirinya menjabat Dirintelkam Polda Jatim adalah penertiban ratusan tugu perguruan pencak silat. Sebanyak 686 tugu silat disebut dibongkar dan dialihfungsikan menjadi Tugu Pancasila sebagai bagian dari upaya meredam potensi konflik antarkelompok perguruan silat.

Selain persoalan perguruan silat, Dekananto juga cukup intens dalam membangun komunikasi, dan dekat dengan berbagai kelompok masyarakat, dari berbagai element yang ada di Jawa Timur.

Pada 2024 Dekananto dipercaya menduduki posisi Dirintelkam Polda Metro Jaya. Kariernya kemudian berlanjut ke tingkat Mabes Polri. Pada Mei 2025, Dekananto mendapat amanah sebagai Direktur Politik Baintelkam Polri.

Tidak lama berselang, Agustus 2025, ia ditunjuk menjadi Wakapolda Metro Jaya, menggantikan Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy yang mendapat tugas sebagai Kapolda Kalimantan Utara.

Karier Dekananto kembali memasuki fase baru pada September 2026. Ia resmi menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) atau jenderal bintang dua berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 82/POLRI/TAHUN 2026 tertanggal 1 September 2026. Upacara kenaikan pangkat berlangsung di Mabes Polri pada 2 September 2026.

Kini, Irjen Pol Dekananto mendapat kepercayaan untuk kembali ke tanah kelahirannya dan memimpin Polda Jatim. Penunjukan ini menempatkan perwira lulusan Akpol 1994 tersebut sebagai orang nomor satu di kepolisian Jawa Timur, setelah sebelumnya memiliki pengalaman langsung menangani dinamika keamanan dan sosial di wilayah tersebut.

Berikut rekam Karier Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

• Akpol 1994
• Kapolres Tabanan, Polda Bali – 2012
• Kasubdit Kehidupan Bernegara Ditsosbud Baintelkam Polri – 2018
• Dirintelkam Polda Jawa Timur – 2022-2024
• Dirintelkam Polda Metro Jaya – 2024-2025
• Direktur Politik Baintelkam Polri – Mei 2025
• Wakapolda Metro Jaya – 5 Agustus 2025
• Naik pangkat menjadi Irjen Pol – 2 September 2026
• Kapolda Jawa Timur – ditunjuk melalui ST/2205/KEP/2026 tertanggal 2 Oktober 2026. (sha/far)

 
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil Baila Fauri no na, Penyanyi "Rollerblade" yang Disebut-sebut Pacar Baru Ivar Jenner

Profil Baila Fauri no na, Penyanyi "Rollerblade" yang Disebut-sebut Pacar Baru Ivar Jenner

Kedua, Baila kembali tampak datang ke GBK untuk mendukung Ivar Jenner pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia vs Bangladesh, pada Kamis (1/10/26) kemarin.
Terkait Kasus Menyeret Betrand Peto, Sarwendah Serba Salah dan Pilih Tidak Banyak Berkomentar

Terkait Kasus Menyeret Betrand Peto, Sarwendah Serba Salah dan Pilih Tidak Banyak Berkomentar

Mantan istri Ruben Onsu, Sarwendah dalam posisi serba salah hingga memutuskan untuk pilih diam dan tidak banyak komentar terkait kasus dugaan TPKS Betrand Peto.
Kazakhstan Buat Farhan Halim Cs Gigit Jari! Timnas Voli Indonesia Mengakhiri Asian Games 2026 di Peringkat ke-12

Kazakhstan Buat Farhan Halim Cs Gigit Jari! Timnas Voli Indonesia Mengakhiri Asian Games 2026 di Peringkat ke-12

Timnas Voli Indonesia harus mengakhiri gelaran Asian Games 2026 dengan hasil yang sangat mengecewakan setelah kalah dari Kazakhstan di pertandingan terakhir.
FIFA Jatuhkan Sanksi Denda hingga Larangan Bermain Seumur Hidup kepada Singapura dan Malaysia Jika Terbukti 'Main Mata' Demi Jegal Timnas Indonesia

FIFA Jatuhkan Sanksi Denda hingga Larangan Bermain Seumur Hidup kepada Singapura dan Malaysia Jika Terbukti 'Main Mata' Demi Jegal Timnas Indonesia

Malaysia dan Singapura terancam sanksi berat FIFA jika terbukti mengatur pertandingan, mulai denda, larangan bermain, hingga diskualifikasi dari kompetisi.
Dorong Program Gentengisasi, Menteri PKP Lepas 500 Ribu Keping Genteng di Purwakarta

Dorong Program Gentengisasi, Menteri PKP Lepas 500 Ribu Keping Genteng di Purwakarta

Maruarar Sirait menyampaikan program Gentengisasi bukan sekadar pemenuhan kebutuhan material bangunan, tapi jadi momentum kebangkitan ekonomi pelaku UMKM lokal.
Tiket Final Timnas Indonesia Vs Thailand Meledak, 55 Ribu Lebih Ludes Jelang Duel Panas di SUGBK

Tiket Final Timnas Indonesia Vs Thailand Meledak, 55 Ribu Lebih Ludes Jelang Duel Panas di SUGBK

Antusiasme suporter melonjak jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Lebih dari 55 ribu tiket Indonesia vs Thailand sudah terjual dua hari jelang laga final digelar.

Trending

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Lolos ke final bukan sekadar prestasi, juga membawa 'angin tenang' di luar lapangan.
Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gol debut itu pun memastikan kemenangan 4-2 Vietnam atas Pakistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 
Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Thailand sudah lebih dahulu memastikan finis sebagai juara grup dan menantang Timnas Indonesia di babak final FIFA ASEAN Cup sebelum akhirnya kalah dari Filipina
FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Malaysia yang sama-sama berjuang ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dijegal Timnas Indonesia di detik terakhir dalam penyisihan Grup A. 
88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

Sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kapolri, Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 pati dan pamen.
Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Jelang final kontra Thailand, Timnas Indonesia menempatkan sembilan pemain dalam daftar 10 termahal, dipimpin Kevin Diks dengan nilai sekitar Rp100 miliar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT