News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Itu Ekoteologi? Gerakan Santri Menanam 1.000 Pohon Ini Ternyata Punya Makna Lebih Dalam

Apa itu ekoteologi dan bagaimana agama mendorong kepedulian lingkungan? Secara sederhana, ekoteologi adalah cara pandang yang menempatkan hubungan manusia
Minggu, 4 Oktober 2026 - 01:43 WIB
Ilustrasi Apa Itu Ekoteologi Gerakan Santri Menanam 1.000 Pohon Ini Ternyata Punya Makna Lebih Dalam
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

tvOnenews.com - Ketika berbicara tentang menjaga lingkungan, pembahasan biasanya langsung mengarah pada perubahan iklim, sampah, deforestasi atau penghijauan. Namun, ada pendekatan lain yang menghubungkan persoalan ekologis dengan nilai keagamaan, yakni ekoteologi.

Secara sederhana, ekoteologi adalah cara pandang yang menempatkan hubungan manusia dengan alam sebagai bagian dari refleksi dan tanggung jawab keagamaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam perspektif ini, menjaga bumi tidak hanya dipandang sebagai tindakan sosial atau ekologis, tetapi juga sebagai bagian dari tanggung jawab moral manusia terhadap ciptaan. United Nations Environment Programme (UNEP) menyebut komunitas agama memiliki peran penting karena nilai dan ajaran keagamaan dapat mendorong perubahan perilaku sekaligus aksi untuk melindungi alam.

Karena itu, ekoteologi tidak berhenti pada pembahasan konsep. Nilai tersebut dapat diterjemahkan menjadi tindakan konkret seperti mengurangi sampah, menghemat air, menanam pohon, menjaga hutan, menggunakan energi secara bijak hingga membangun pola hidup yang lebih berkelanjutan. 

Dalam konteks Islam, gagasan manusia sebagai khalifah dan pemegang amanah atas bumi sering menjadi salah satu landasan untuk menghubungkan ajaran agama dengan kepedulian ekologis.

Ekoteologi Sudah Menjadi Gerakan di Berbagai Negara

Hubungan antara agama dan gerakan lingkungan bukan fenomena yang hanya berkembang di Indonesia. Di berbagai negara, komunitas keagamaan ikut terlibat dalam kampanye perubahan iklim, konservasi alam, penghijauan hingga pendidikan lingkungan.

Salah satu contohnya adalah GreenFaith, gerakan lintas agama yang berawal dari New Jersey, Amerika Serikat, pada 1992. Kini organisasi tersebut memiliki lebih dari 100 GreenFaith Circles dan bekerja bersama mitra keagamaan di lebih dari 40 negara. Kegiatannya mencakup pendidikan lingkungan, kampanye iklim, pengembangan energi bersih hingga aksi komunitas.

Di Inggris, pendekatan serupa juga berkembang melalui IFEES/EcoIslam yang melibatkan anak muda Muslim dalam isu lingkungan. Sebuah kajian mengenai gerakan tersebut mencatat berbagai bentuk aksi, termasuk pelatihan imam dan kampanye gaya hidup yang lebih ramah lingkungan seperti iftar bebas plastik.

UNEP sendiri secara khusus mendorong keterlibatan komunitas agama dalam pemulihan ekosistem. Dalam strategi Faith-based Engagement under the UN Decade on Ecosystem Restoration, organisasi keagamaan disebut memiliki pengaruh sosial dan moral yang dapat membantu mengatasi berbagai hambatan dalam upaya restorasi lingkungan.

Artinya, agama dapat menjadi pintu masuk pendidikan lingkungan karena pesan mengenai menjaga alam diterjemahkan ke dalam kebiasaan sehari-hari. Pendekatan ini juga membuka ruang bagi generasi muda untuk tidak hanya mengetahui persoalan lingkungan, tetapi ikut mengambil tindakan.

Ketika Santri Turun Langsung Merawat Lingkungan

Melansir dari laman Dispora Malang, konsep tersebut memiliki relevansi kuat dengan kehidupan pesantren. Pesantren bukan hanya tempat mempelajari ilmu agama, tetapi juga ruang pembentukan karakter, kedisiplinan dan kebiasaan hidup bersama.

Di Indonesia, gagasan pesantren sebagai bagian dari gerakan lingkungan bahkan mulai mendapatkan perhatian dalam kebijakan. Kementerian Agama telah menetapkan Keputusan Menteri Agama Nomor 442 Tahun 2025 tentang Pedoman Pesantren Ramah Lingkungan. Pedoman tersebut menjadi acuan bagi para pemangku kepentingan dalam menerapkan konsep pesantren ramah lingkungan.

Keterlibatan peserta didik dalam kegiatan ekologis juga telah dilakukan melalui berbagai program. Pada 2025, Kementerian Agama melibatkan 4.085 madrasah negeri dan 714 madrasah swasta penerima Adiwiyata dalam gerakan penanaman pohon.

Penelitian mengenai pesantren ath-Taariq di Jawa Barat juga menemukan praktik konservasi yang menggabungkan pendidikan ekologi dengan nilai sufistik. Para santri antara lain mempelajari ekologi, memproduksi bibit tanaman dan mengolah limbah menjadi pupuk organik. Upaya penghijauan dan konservasi alam dikaitkan dengan nilai seperti zuhud, rasa syukur, gotong royong dan tafakkur.

Model semacam ini membuat aksi lingkungan tidak berdiri sendiri. Menanam pohon, misalnya, dapat menjadi bagian dari proses pendidikan karakter sekaligus pembelajaran mengenai tanggung jawab manusia terhadap alam.

1.000 Pohon dan Makna “Sedekah Oksigen” di Malang

Semangat tersebut kemudian terlihat dalam rangkaian Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 di Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Malang, Jawa Timur.

Sebanyak 1.000 pohon ditanam pada Sabtu (3/10/2026) dengan melibatkan santri dan peserta PPSN. Jenis pohon yang dipilih meliputi Pule, Mangga, Maja dan Tabebuya. Pemilihannya disesuaikan dengan kondisi tanah di kawasan pesantren agar tanaman dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan persiapan penanaman dilakukan dengan mempertimbangkan jenis pohon, lokasi hingga teknis pelaksanaan.

"Kita siapkan bibit 1000 pohon untuk ditanam bersama di berbagai titik di kawasan pesantren dan sekitar Kabupaten Malang. Dimana Ini adalah ikhtiar kita bersama. Intinya, cinta lingkungan salah satunya diwujudkan dengan menanam pohon," ujar Khofifah, yang dalam kegiatan tersebut didampingi Direktur Bina Dakwah dan Pendidikan Non-Formal Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama RI, Mahrus.

"Menanam pohon adalah sedekah oksigen jangka panjang. Apa yang kita tanam hari ini, akan memberikan manfaat oksigen, keteduhan, dan kehidupan bagi generasi ke depan. Ini adalah amal jariyah lingkungan," imbuh Gubernur Jatim.

Khofifah memaknai penanaman tersebut sebagai bentuk “sedekah oksigen” bersama. Pohon yang ditanam diharapkan bukan sekadar mempercantik kawasan pesantren, tetapi memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang.

Apa Itu Ekoteologi? Gerakan Santri Menanam 1.000 Pohon Ini Ternyata Punya Makna Lebih Dalam
Apa Itu Ekoteologi? Gerakan Santri Menanam 1.000 Pohon Ini Ternyata Punya Makna Lebih Dalam
Sumber :
  • Laman Resmi

Mahrus menilai kegiatan tersebut sejalan dengan penguatan ekoteologi di lingkungan pesantren. “Menanam pohon adalah dakwah bil hal, dakwah melalui perbuatan nyata. Santri tidak hanya mempelajari dalil tentang menjaga bumi, tetapi langsung mempraktikkannya,” ujar Mahrus.

Keberhasilan gerakan lingkungan tidak ditentukan oleh seremoni penanaman saja. “Seribu pohon ini baru permulaan, yang lebih penting adalah merawatnya. Kami berharap para peserta membawa semangat ini pulang dan melanjutkannya di pesantren masing-masing,” katanya.

Pada akhirnya, inti dari ekoteologi bukan sekadar menghubungkan agama dengan isu lingkungan, tetapi mengubah nilai tersebut menjadi perilaku nyata. Tantangan berikutnya justru lebih panjang: memastikan pohon-pohon tersebut dirawat dan semangat menjaga alam benar-benar dibawa pulang oleh para santri ke pesantren dan masyarakat masing-masing. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ungkapan Heran John Herdman Malaysia Bisa Bantai Singapura 6-0: Laga Paling Gila dalam Kariernya

Ungkapan Heran John Herdman Malaysia Bisa Bantai Singapura 6-0: Laga Paling Gila dalam Kariernya

Pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman mengaku dibuat sangat kaget dengan hasil laga lain di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 saat Malaysia membantai Singapura
Viral Video Dugaan Pesta hingga Joget-Joget diiringi Musik, Pihak Rutan Depok Belum Beri Penjelasan

Viral Video Dugaan Pesta hingga Joget-Joget diiringi Musik, Pihak Rutan Depok Belum Beri Penjelasan

Video yang dinarasikan sebagai dugaan pesta di Rutan Depok viral di media sosial. Terlihat sejumlah orang berjoget diiringi musik, sementara kebenaran lokasi
Erick Thohir Ungkapkan Isi Hatinya soal Hujan 9 Gol dan Tembus Final

Erick Thohir Ungkapkan Isi Hatinya soal Hujan 9 Gol dan Tembus Final

Ketua Umum PSSI Erick Thohir tak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukurnya usai Timnas Indonesia melewati laga penentuan tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 ...
Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson mulai memetakan kekuatan Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung Senin (5/10/2026) di GBK.
Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Keberhasilan fantastis Timnas Indonesia menembus partai final FIFA ASEAN Cup 2026 usai membantai Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) meny-
3 Teknologi AI yang Diam-Diam Mengubah Dunia Rumah Sakit, Ada yang Bisa Analisis Retina

3 Teknologi AI yang Diam-Diam Mengubah Dunia Rumah Sakit, Ada yang Bisa Analisis Retina

Teknologi AI semakin digunakan dalam layanan kesehatan, mulai dari analisis retina hingga operasi robotik. Bayangkan pemeriksaan kesehatan tidak lagi

Trending

Sumardji Konfirmasi Thom Haye Terbebas dari Sanksi FIFA? Sebut Semua Pemain Timnas Indonesia Bisa Diturunkan di Laga Final FIFA ASEAN Cup

Sumardji Konfirmasi Thom Haye Terbebas dari Sanksi FIFA? Sebut Semua Pemain Timnas Indonesia Bisa Diturunkan di Laga Final FIFA ASEAN Cup

Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand di partai final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Dua Pria Diduga Pasangan Gay Ngamuk di Stasiun Manggarai Usai Aksi 'Main' dalam Bilik Toilet Dipergoki

Dua Pria Diduga Pasangan Gay Ngamuk di Stasiun Manggarai Usai Aksi 'Main' dalam Bilik Toilet Dipergoki

Dari video yang dilihat tim tvOnenews.com, dua pria tersebut tengah diciduk petugas keamanan usai kedapatan masuk ke dalam satu bilik toilet secara bersamaan.
Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Keberhasilan fantastis Timnas Indonesia menembus partai final FIFA ASEAN Cup 2026 usai membantai Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) meny-
John Herdman Rotasi Pemain di Final FIFA ASEAN Cup Vs Thailand? Ketua BTN PSSI Sumardji Ungkap Kans Starting Eleven

John Herdman Rotasi Pemain di Final FIFA ASEAN Cup Vs Thailand? Ketua BTN PSSI Sumardji Ungkap Kans Starting Eleven

Tampil di partai final, John Herdman tentu akan menurunkan skuad terbaiknya ketika Timnas Indonesia menjamu Thailand di Stadion Utama Gelora BUng Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
GEN Z Merapat! Cuma Modal 1 Prompt, Selfie Bisa Jadi Foto Cinematic di Subway Modern! Begini Cara Bikin di Gemini

GEN Z Merapat! Cuma Modal 1 Prompt, Selfie Bisa Jadi Foto Cinematic di Subway Modern! Begini Cara Bikin di Gemini

Mau mengubah selfie biasa menjadi foto cinematic di subway modern? Cukup gunakan Google Gemini dan satu prompt. Simak langkah dan prompt lengkapnya.
3 Teknologi AI yang Diam-Diam Mengubah Dunia Rumah Sakit, Ada yang Bisa Analisis Retina

3 Teknologi AI yang Diam-Diam Mengubah Dunia Rumah Sakit, Ada yang Bisa Analisis Retina

Teknologi AI semakin digunakan dalam layanan kesehatan, mulai dari analisis retina hingga operasi robotik. Bayangkan pemeriksaan kesehatan tidak lagi
Apa Itu Ekoteologi? Gerakan Santri Menanam 1.000 Pohon Ini Ternyata Punya Makna Lebih Dalam

Apa Itu Ekoteologi? Gerakan Santri Menanam 1.000 Pohon Ini Ternyata Punya Makna Lebih Dalam

Apa itu ekoteologi dan bagaimana agama mendorong kepedulian lingkungan? Secara sederhana, ekoteologi adalah cara pandang yang menempatkan hubungan manusia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT